home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Masalah Hormon Tiroid dan Kadar Kolesterol Tinggi, Apa Hubungannya?

Masalah Hormon Tiroid dan Kadar Kolesterol Tinggi, Apa Hubungannya?

Ketika mengetahui seseorang memiliki kadar kolesterol tinggi, hal apa yang pertama kali terlintas di benak Anda? Anda mungkin mengira bahwa faktor keturunan keluarga, pola makan, serta gaya hiduplah yang menjadi dalang utamanya. Padahal tidak selalu, lho. Mungkin saja orang tersebut mengalami masalah dengan kadar hormon tiroid di dalam tubuhnya. Memangnya, produksi hormon tiroid bisa menjadi penyebab kolesterol tinggi?

Apa kaitan antara hormon tiroid dan kadar kolesterol tubuh?

Tiroid adalah sebuah kelenjar berbentuk kupu-kupu kecil yang terletak di leher. Fungsi kelenjar ini yakni sebagai penghasil hormon tiroid yang nantinya bertugas untuk mengatur proses metabolisme tubuh.

Bukan hanya itu, hormon tiroid juga dibutuhkan untuk mengatur suhu tubuh, suasana hati, pertumbuhan tubuh, perkembangan otak anak, serta membantu kerja jantung, otak, dan organ tubuh lainnya.

Demi menunjang tugasnya, kelenjar tiroid dibantu oleh kelenjar hipofisis yang ada di otak. Kelenjar hipofisis akan mengatur seluruh aktivitas kelenjar tiroid, sekaligus mendeteksi ketika produksi hormon tiroid di dalam tubuh rendah.

Jika ini terjadi, maka kelenjar hipofisis akan melepaskan hormon perangsang tiroid (thyroid-stimulating hormone/TSH). Tujuannya agar kelenjar tiroid bisa menghasilkan hormon tiroid dalam jumlah yang lebih banyak.

Sementara kolesterol adalah zat lilin menyerupai lemak, yang hadir di semua sel-sel tubuh. Meski sering dipandang sebelah mata karena berbahaya, tapi sebenarnya tubuh membutuhkan kolesterol untuk menghasilkan hormon dan asam empedu yang akan membantu proses pencernaan lemak.

Namun, kadar kolesterol yang terlalu tinggi dapat berakibat buruk sehingga mengakibatkan penyakit jantung. Artinya, kadar kolesterol “jahat”LDL Anda lebih banyak daripada kadar kolesterol “baik” HDL.

Setelah melihat perbedaan antara kelenjar tiroid dan kadar kolesterol ini, mungkin akan semakin banyak pertanyaan muncul di benak Anda. Khususnya terkait cara kelenjar tiroid memengaruhi peningkatan kadar kolesterol tubuh.

cara mengatasi hipotiroid

Benarkah hormon tiroid menjadi penyebab kolesterol tinggi?

Selain yang telah disebutkan sebelumnya, hormon tiroid juga memiliki peran penting untuk menyingkirkan kelebihan kolesterol yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Ketika tubuh tidak memproduksi hormon tiroid dalam jumlah yang cukup, maka otomatis proses metabolisme tubuh akan menurun.

Di sini, tubuh akan kesulitan untuk memecah dan mengeluarkan kelebihan kolesterol sehingga terjadilah penumpukan kolesterol LDL atau “jahat”. Inilah yang menjadi penyebab kadar kolesterol tinggi dalam darah.

Hal ini pun turut dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dimuat dalam JAMA Internal Medicine, bahwa sekitar 13 persen orang dengan kadar kolesterol tinggi memiliki kerja kelenjar tiroid yang kurang aktif.

Kondisi yang sama berlaku juga untuk peningkatan kadar TSH. Berdasarkan Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism, kadar TSH yang tinggi secara langsung dapat meningkatkan kadar kolesterol, meskipun hormon tiroid dalam darah tidak tinggi.

minum obat kolesterol

Apa pengobatan yang tepat untuk kondisi ini?

Jika diduga memiliki masalah dengan kelenjar tiroid atau kadar kolesterol tubuh, dokter akan melakukan tes darah guna mengukur tingkat TSH dan hormon tiroid. Tujuannya untuk menilai apakah kelenjar tiroid bekerja dengan aktif atau tidak.

Ada beberapa obat yang akan diberikan bila ternyata kelenjar tiroid tidak bekerja aktif, seperti Levothyroxine, Levoxyl, Novothyrox, dan Synthroid.

Tidak hanya itu, obat penurun kolesterol seperti statin juga akan diberikan guna menurunkan kadar kolesterol yang tinggi.

Lain halnya jika kerja kelenjar tiroid terlalu aktif, dokter dapat memberikan yodium radioaktif untuk membantu mengecilkan kelenjar serta obat-obatan untuk mengurangi produksi hormon tiroid.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

What Effect Does My Thyroid Have on My Cholesterol? https://www.healthline.com/health/thyroid-issues-and-cholesterol Diakses pada 8 Februari 2019.

How Are Thyroid and Cholesterol Related? https://www.medicalnewstoday.com/articles/322618.php Diakses pada 8 Februari 2019.

The Link Between Thyroid Disease and Cholesterol? https://www.verywellhealth.com/combatting-high-cholesterol-with-hypothyroidism-3231719 Diakses pada 8 Februari 2019.

JAMA Internal Medicine. Thyroid Function Testing in Patients With Newly Diagnosed Hyperlipidemiahttps://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3976233/ Diakses pada 8 Februari 2019.

Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism. Thyroid-Stimulating Hormone Levels Within the Reference Range Are Associated With Serum Lipid Profiles Independent of Thyroid Hormoneshttps://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22730515 Diakses pada 8 Februari 2019.


Foto Penulis
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri Diperbarui 28/09/2020
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x