Masalah Hormon Tiroid dan Kadar Kolesterol Tinggi, Apa Hubungannya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ketika mengetahui seseorang memiliki kadar kolesterol tinggi, hal apa yang pertama kali terlintas di benak Anda? Anda mungkin mengira bahwa faktor keturunan keluarga, pola makan, serta gaya hiduplah yang menjadi dalang utamanya. Padahal tidak selalu, lho. Mungkin saja orang tersebut mengalami masalah dengan kadar hormon tiroid di dalam tubuhnya. Memangnya, produksi hormon tiroid bisa menjadi penyebab kolesterol tinggi?

Apa kaitan antara hormon tiroid dan kadar kolesterol tubuh?

Tiroid adalah sebuah kelenjar berbentuk kupu-kupu kecil yang terletak di leher. Fungsi kelenjar ini yakni sebagai penghasil hormon tiroid yang nantinya bertugas untuk mengatur proses metabolisme tubuh.

Bukan hanya itu, hormon tiroid juga dibutuhkan untuk mengatur suhu tubuh, suasana hati, pertumbuhan tubuh, perkembangan otak anak, serta membantu kerja jantung, otak, dan organ tubuh lainnya.

Demi menunjang tugasnya, kelenjar tiroid dibantu oleh kelenjar hipofisis yang ada di otak. Kelenjar hipofisis akan mengatur seluruh aktivitas kelenjar tiroid, sekaligus mendeteksi ketika produksi hormon tiroid di dalam tubuh rendah.

Jika ini terjadi, maka kelenjar hipofisis akan melepaskan hormon perangsang tiroid (thyroid-stimulating hormone/TSH). Tujuannya agar kelenjar tiroid bisa menghasilkan hormon tiroid dalam jumlah yang lebih banyak.

Sementara kolesterol adalah zat lilin menyerupai lemak, yang hadir di semua sel-sel tubuh. Meski sering dipandang sebelah mata karena berbahaya, tapi sebenarnya tubuh membutuhkan kolesterol untuk menghasilkan hormon dan asam empedu yang akan membantu proses pencernaan lemak.

Namun, kadar kolesterol yang terlalu tinggi dapat berakibat buruk sehingga mengakibatkan penyakit jantung. Artinya, kadar kolesterol “jahat”LDL Anda lebih banyak daripada kadar kolesterol “baik” HDL.

Setelah melihat perbedaan antara kelenjar tiroid dan kadar kolesterol ini, mungkin akan semakin banyak pertanyaan muncul di benak Anda. Khususnya terkait cara kelenjar tiroid memengaruhi peningkatan kadar kolesterol tubuh.

cara mengatasi hipotiroid

Benarkah hormon tiroid menjadi penyebab kolesterol tinggi?

Selain yang telah disebutkan sebelumnya, hormon tiroid juga memiliki peran penting untuk menyingkirkan kelebihan kolesterol yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Ketika tubuh tidak memproduksi hormon tiroid dalam jumlah yang cukup, maka otomatis proses metabolisme tubuh akan menurun.

Di sini, tubuh akan kesulitan untuk memecah dan mengeluarkan kelebihan kolesterol sehingga terjadilah penumpukan kolesterol LDL atau “jahat”. Inilah yang menjadi penyebab kadar kolesterol tinggi dalam darah.

Hal ini pun turut dibuktikan oleh sebuah penelitian yang dimuat dalam JAMA Internal Medicine, bahwa sekitar 13 persen orang dengan kadar kolesterol tinggi memiliki kerja kelenjar tiroid yang kurang aktif.

Kondisi yang sama berlaku juga untuk peningkatan kadar TSH. Berdasarkan Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism, kadar TSH yang tinggi secara langsung dapat meningkatkan kadar kolesterol, meskipun hormon tiroid dalam darah tidak tinggi.

minum obat kolesterol

Apa pengobatan yang tepat untuk kondisi ini?

Jika diduga memiliki masalah dengan kelenjar tiroid atau kadar kolesterol tubuh, dokter akan melakukan tes darah guna mengukur tingkat TSH dan hormon tiroid. Tujuannya untuk menilai apakah kelenjar tiroid bekerja dengan aktif atau tidak.

Ada beberapa obat yang akan diberikan bila ternyata kelenjar tiroid tidak bekerja aktif, seperti Levothyroxine, Levoxyl, Novothyrox, dan Synthroid.

Tidak hanya itu, obat penurun kolesterol seperti statin juga akan diberikan guna menurunkan kadar kolesterol yang tinggi.

Lain halnya jika kerja kelenjar tiroid terlalu aktif, dokter dapat memberikan yodium radioaktif untuk membantu mengecilkan kelenjar serta obat-obatan untuk mengurangi produksi hormon tiroid.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Manfaat Cumi-cumi untuk Kesehatan Tubuh (dan Bahayanya Jika Kebanyakan)

Cumi-cumi merupakan menu favorit banyak pecinta seafood. Apa saja manfaat cumi-cumi untuk kesehatan, kalau tidak dimakan kebanyakan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Fakta Gizi, Nutrisi 8 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Terapkan 4 Kebiasaan Ini untuk Mencegah Batu Empedu

Semua orang bisa menderita penyakit batu empedu. Jika Anda ingin mencegah batu empedu, sebaiknya terapkan kebiasaan pola hidup sehat berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan Pencernaan, Gangguan Pencernaan Lainnya 27 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Beragam Jenis Makanan Penurun Kolesterol, Plus Cara Memasak yang Tepat

Anda termasuk orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi? Berikut makanan sehat yang dapat berfunsi sebagai makanan penurun kolesterol. Yuk, cari tahu.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Jantung, Kolesterol 24 September 2020 . Waktu baca 8 menit

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi bisa menghantui siapa pun. Pelajari sekarang juga apa itu kolesterol dan semua pertanyaan seputar kolesterol yang sering diajukan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 22 Juni 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

minuman penurun kolesterol

7 Minuman Penurun Kolesterol yang Baik untuk Kesehatan dan Nikmat Dikonsumsi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 31 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Sarcoidosis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 24 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
Penyebab mata menonjol keluar

Proptosis, Kondisi Ketika Mata Menonjol Secara Abnormal

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 21 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
daging kambing

Daging Kambing vs Daging Domba: Mana yang Lebih Sehat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 20 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit