Apa Bedanya Migrain Kronis Dengan Migrain Episodik? Mana yang Lebih Berbahaya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 10 April 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mungkin Anda salah satu orang yang sering mengalami sakit kepala sebelah atau migrain. Namun, tahukah Anda jika tak semua migrain sama? Ya, ada dua jenis migrain yaitu migrain episodik dengan migrain kronis. Lantas, jenis migrain apa yang Anda alami?

Mengenal perbedaan migrain kronis dan migrain episodik

Migrain kronis dan migrain episodik akan menimbulkan gejala sakit kepala sebelah yang sama. Namun yang membedakan adalah seberapa sering gejala tersebut muncul.

Pada migrain episodik, gejala sakit kepala akan muncul kurang dari 15 kali dalam sebulan hingga tiga bulan. Migrain jenis ini yang paling banyak dialami.

Sementara orang dengan migrain kronis akan merasakan sakit kepala lebih dari 15 kali dalam sebulan. Biasanya, orang dengan migrain episodik memiliki peluang untuk mengalami migrain kronis dalam kurun waktu hitungan bulan bahkan tahun.

Diduga migrain disebabkan karena adanya peradangan yang menyebabkan pembuluh darah di otak membengkak dan akhirnya menyerang saraf-saraf di sekitarnya. Namun hal ini bukanlah penyebab utama, serangan migrain banyak dikaitkan dengan turunan.

Jenis migrain apa yang saya alami selama ini?

Ciri migrain episodik

Coba ingat-ingat lagi bagaimana dan seberapa sering migrain yang Anda alami. Bila Anda mengalami lima kali serangan migrain dalam waktu 24 jam dan terjadi kurang dari 15 kali dalam sebulan, maka mungkin Anda mengalami migrain episodik.

Serangan migrain episodik sering disertai dengan mual, muntah, atau sensitivitas terhadap suara bising atau cahaya selama migrain terjadi. Biasanya, beberapa hal yang memicu terjadinya migrain episodik, yakni stres, menstruasi, perubahan cuaca, adanya gejala gangguan pada mata atau otak, maupun karena adanya efek samping dari konsumsi obat-obatan.

Ciri migrain kronis

Tanda yang paling mewakili kejadian migrain kronis adalah serangan migrain yang terjadi lebih dari 4 jam dalam satu waktu dan akan berlangsung lebih dari 15 hari sebulan. Biasanya, migrain jenis ini akan menimbulkan gejala yang durasinya lebih lama dan lebih sering ketimbang dengan migrain episodik.

Sebuah penelitian di Current Pain and Headache Reports, menemukan bahwa individu yang menderita migrain kronis mengalami nyeri kepala yang berlangsung selama rata-rata 65,1 jam bila tanpa pengobatan, dan 24,1 jam disertai dengan pengobatan.

Bila dibandingkan dengan individu yang mengalami migrain episodik, mampu bertahan rata-rata 38,8 jam tanpa pengobatan dan 12,8 jam dengan pengobatan, dikutip dari Healthline.

Bagaimana penanganan untuk kedua jenis migrain ini?

Kedua jenis migrain ini dapat diobati dengan jenis obat yang hampir sama, biasanya dokter akan merekomendasikan obat-obat yang sering digunakan untuk meredakan nyeri kepala.

Dokter biasanya juga akan menyarankan obat untuk mengobati gejala-gejala lain yang timbul, seperti mual dan muntah. Pemberian obat-obatan pencegahan juga sering dilakukan untuk mencegah terjadinya gejala migrain kronis.

Jenis obat-obatan seperti obat antidepresan, antiseizure, onabotulinumtoxinA (botox), dan obat pereda rasa sakit, yang dapat membantu mengurangi frekuensi, durasi, serta keparahan nyeri kepala Anda.

Cara mencegah terserang migrain kronis

Jika Anda telah menderita migrain sebelumnya, beberapa hal berikut ini bisa mencegah kemungkinan terjadinya migrain kronis:

  • Kelelahan bisa memicu terjadinya migrain, maka usahakan untuk mendapatkan tidur yang cukup sekitar tujuh sampai delapan jam setiap malam.
  • Perhatikan jenis makanan yang Anda konsumsi. Pasalnya, beberapa jenis makanan bisa menimbulkan sakit kepala, seperti terlalu banyak kafein serta makanan dan minuman kemasan.
  • Kecemasan dan kekhawatiran yang berlebihan bisa menjadi pemicu utama. Untuk itu, sebaikya kelola stres Anda dengan baik.
  • Olahraga yang dilakukan dengan rutin akan membantu Anda mencapai berat badan yang sehat. Sebab, kegemukan bisa meningkatkan risiko Anda terserang migrain kronis.
  • Perhatikan konsumsi obat Anda karena terlalu banyak mengonsumsi jenis obat tertentu dapat menyebabkan masalah sakit kepala berlebihan. Sebaiknya, patuhi aturan minum obat beserta jenis obat yang dianjurkan oleh dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

9 Bahaya yang Bisa Terjadi Jika Nekat Bikin Tato di Mata

Tertarik ingin mata Anda berwarna tidak hanya warna putih saja? Tato mata bisa jadi jawabannya. Sebelum lakukan, cari tahu dulu bahayanya di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Mata, Penyakit Mata 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Langkah untuk Berhenti Merokok

Berhenti merokok memang bukan perkara mudah. Mulailah dengan 5 langkah berikut.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Berhenti Merokok, Hidup Sehat 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Apakah Produk Pembersih di Rumah Anda Sebabkan Masalah Pernapasan?

Kandungan dalam berbagai produk pembersih rumah bisa menimbulkan masalah kesehatan. Bagaimana cara memilih dan mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 3 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Selain Mempercantik Kamar, 7 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Tidur Nyenyak

Beberapa jenis tanaman untuk kamar membawa efek menenangkan dan mampu membersihkan udara dari polusi, bau, dan jamur. Apa saja jenisnya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gaya pengasuhan

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
minum teh saat hamil

3 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Jika Suka Minum Teh Saat Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
mudah dihipnotis

Mengapa Sebagian Orang Mudah Dihipnotis, Sementara yang Lain Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat buah mangga

7 Manfaat Kesehatan yang Bisa Anda Dapat dari Buah Mangga

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit