8 Penyebab Nyeri Saraf yang Sering Terjadi

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 04/03/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Penyebab nyeri saraf bermacam-macam, mulai dari gangguan fungsi saraf, hingga penyakit. Sistem saraf yang terlibat dalam segala tubuh bertugas untuk mengatur dan mengontrol cara kerja otot dan sensitivitas pada tubuh Anda. Saat merasakan panas dan dingin, di sisi tubuh kita terdapat saraf yang bertindak sebagai reseptor sensasi ataupun efektor untuk menggerakkan atau menjalankan fungsi bagian-bagian tubuh tersebut.

Nyeri saraf pada tubuh seharusnya menjadi peringatan bagi tubuh untuk bertindak defensif. Begini cara kerjanya: ketika tangan Anda terlalu dekat dengan kompor, saraf mengirim sinyal rasa sakit ke otak dan Anda menarik tangan sebelum api membakar Anda. Tapi jika Anda memiliki kerusakan saraf, sistem ini tidak bekerja. Saraf yang rusak dapat mengirimkan sinyal palsu dan Anda akan sering kali merasakan nyeri tanpa alasan. Saraf yang rusak juga dapat mengakibatkan Anda tidak merasa sakit ketika Anda cedera.

Kerusakan saraf dapat menyebabkan hilangnya sensasi atau mati rasa di jari, sehingga sulit untuk melakukan hal-hal dengan tangan Anda. Memegang sesuatu, memasak, atau bahkan mengangkat gayung dapat menjadi sulit. Banyak orang dengan kerusakan saraf mengatakan bahwa indera peraba merasa tumpul atau kebas.

Beberapa penyebab nyeri saraf

1. Diabetes

Diabetes merupakan salah satu penyakit sering dikaitkan dengan penyebab nyeri saraf. Jika nyeri saraf muncul pada orang yang menderita diabetes, maka kondisi ini lebih dikenal dengan istilah neuropati diabetik. Kondisi ini akan lebih parah jika diabetes tidak terkendali, penderita mengalami obesitas, atau bahkan hipertensi

2. Penyakit yang menyerang imun tubuh

Misalnya penyakit lupus. Studi menunjukkan bahwa adalah mungkin bagi lupus untuk mempengaruhi sistem saraf. Pasien dengan lupus mungkin mengalami kebingungan kesulitan berkonsentrasi, sakit kepala, kelelahan, stroke atau tanda-tanda lain yang menunjukkan penyebab nyeri saraf dan gangguan sistem saraf pada tubuh.

3. Beberapa infeksi virus maupun bakteri

Misalnya HIV/AIDS. Virus HIV juga dapat mengganggu sistem saraf pusat manusia. Kelainan ini dapat disebabkan virus HIV itu sendiri, atau terdapat infeksi bakteri atau jamur yang menyerang organ otak. Akibat rusaknya sistem imun yang berat, tubuh sama sekali tidak dapat melawan infeksi mikroorganisme yang sebetulnya tidak berbahaya bagi orang normal.

4. Kanker dan tumor lainnya

Ketika tumbuh, tumor dapat menekan saraf di sekitarnya. Kanker juga bisa tumbuh dari saraf sendiri. Kadang-kadang, pengobatan untuk kanker seperti kemoterapi dapat merusak saraf, sehingga menimbulkan rasa nyeri.

5. Stroke

Stroke merupakan salah satu penyebab gangguan saraf yang terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu. Stroke iskemia merupakan stroke yang paling sering terjadi, yang disebabkan karena adanya sumbatan pembuluh darah otak dan adanya hipoperfusi jaringan otak yang signifikan. Pada kondisi ini, saraf tidak bisa mempertahankan sel-selnya sehingga menjadi gagal berfungsi.

6. Obat-obatan

Saat Anda mengonsumsi obat-obatan untuk terapi kanker, seperti vincristine dan antibiotik, kandungannya dapat menimbulkan kerusakan pada bagian saraf.

7. Minuman keras

Jika Anda suka mengonsumsi minuman keras, hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada saraf. Anda akan mengalami kekurangan nutrisi dan vitamin, sehingga akan timbul kerusakan yang menjadi penyebab nyeri saraf tanpa alasan pada bagian tubuh tertentu

8. Racun

Beberapa racun bisa menyebabkan kerusakan pada saraf manusia, misalnya pestisida dan merkuri. Jika kedua zat tersebut dicerna dalam tubuh, akan segera timbul nyeri saraf yang akan menimbulkan keracunan bahkan kelumpuhan.

Cara mengobati nyeri saraf

  • Berikan istirahat yang cukup untuk tubuh Anda. Mandi air hangat atau panas untuk melemaskan otot yang kejang.
  • Kompres panas dan dingin pada tempat yang sakit. Kadang-kadang es akan bekerja lebih baik dari panas.
  • Menghindari otot-otot yang tegang. Anda tidak dianjurkan membawa benda-benda berat. Hindari kegiatan khusus olahraga yang menyebabkan Anda untuk membuat gerakan yang menggerakan seluruh anggota tubuh, seperti sepak bola, basket, dan berenang.
  • Akupuntur, dengan memasukkan jarum kecil ke bagian tubuh (titik saraf) tertentu. Mekanismenya masih belum jelas dan beberapa ahli masih meragukan efektivitasnya.
  • Melakukan pengobatan kognitif (misalnya hipnotis atau distraksi) bisa membantu mengurangi nyeri dengan mengubah rasa nyeri menjadi sesuatu yang bisa dialihkan.
  • Pembedahan yang dilakukan oleh ahli, hal ini dilakukan jika sakit yang diderita sudah melampui tahap yang berbahaya

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Anyang-anyangan alias infeksi saluran kencing membuat Anda sering kebelet dan terasa sakit saat buang air kecil. Apa saja penyebab infeksi saluran kencing?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Urologi Lainnya 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Nokturia, Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari

Nokturia adalah kondisi yang membuat Anda sering kencing pada malam hari. Pelajari gejala, penyebab, dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Ginseng Korea: Benarkah Ampuh Atasi Berbagai Masalah Seksual Pria?

Ginseng Korea diyakini bisa mengatasi masalah pria, dari impotensi hingga ejakulasi dini. Tapi apakah manfaat ginseng ini sudah terbukti dan teruji klinis?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

rileksasi tubuh

5 Cara Sederhana untuk Relaksasi Sehabis Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 4 menit
mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit
cara menghilangkan varises dengan skleroterapi

Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit
sering kencing di malam hari

7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit