7 Bahan Alami untuk Mengatasi Nyeri Sendi Akibat Rematik

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Untuk  mengobati rematik, umumnya dokter akan memberikan obat antiradang, pereda nyeri, dan obat-obatan lain yang dapat memperlambat atau menghentikan penyakit. Anda biasanya perlu mengonsumsi lebih dari satu jenis obat. Nah, untuk mendukung pengobatan dari dokter, Anda bisa melengkapinya dengan obat rematik alami dari bahan-bahan yang mungkin tersedia di dapur Anda.

Apa saja obat rematik alami yang bisa dicoba?

Rematik atau disebut juga dengan istilah rheumatoid arthritis biasanya ditandai dengan kekakuan sendi, terutama di pagi hari. Gejalanya paling terasa pada pergelangan tangan, lutut, atau tangan. Peradangan ini disertai dengan rasa nyeri, panas, dan biasanya disertai dengan pembengkakan pada bagian yang terkena.

Berikut beberapa pilihan obat rematik alami yang bisa digunakan untuk meredakan peradangan serta meredakan gejala rematik.

1. Minyak ikan

Komponen utama dalam minyak ikan adalah lemak sehat yang dibutuhkan tubuh, yakni omega 3. Kim Larson, RD, ahli gizi di Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa asam lemak omega 3 paling banyak ditemukan pada ikan tuna dan mackerel. Omega 3 dapat membantu mencegah peradangan kronis dan mengurangi gejala yang berhubungan dengan nyeri sendi.

Asam lemak omega 3 dalam suplemen ini memiliki beberapa efek yang serupa dengan obat antiradang nonsteroidal atau NSAID. Sebuah studi tahun 2013 membuktikan bahwa kelompok peserta yang mengonsumsi minyak ikan mengalami penurunan tingkat rematik yang lebih besar daripada kelompok yang tidak mengonsumsi minyak ikan. Arthritis Foundation merekomendasikan 2,6 gram minyak ikan sebanyak dua kali sehari.

Namun, beberapa minyak ikan mengandung kadar merkuri yang tinggi, jadi konsultasikan pada dokter sebelum memilih suplemen ini. Asam lemak omega 3 juga dapat memperlambat penggumpalan darah, jadi bicarakan dengan dokter Anda tentang pemakaiannya jika Anda sudah memakai obat pengencer darah atau obat tekanan darah.

2. Kunyit

Bahan aktif dalam kunyit, yakni kurkumin, telah terbukti mampu mengurangi pembengkakan dan nyeri pada rematik. Sebuah studi yang dipublikasikan di AAPS Journal menemukan bahwa produk yang terbuat dari kunyit, yang disebut BCM-95, lebih efektif dalam mengurangi rasa sakit dan pembengkakan pada pasien rematik daripada menggunakan obat diklofenak atau obat antiradang yang digunakan untuk meredakan nyeri sendi. 

3. Jahe

Jahe sudah banyak digunakan untuk mengatasi segala keluhan dari mulai pilek, gangguan pencernaan, migrain, hingga hipertensi. Jahe dikenal memiliki efek anti peradangan seperti ibuprofen. Jika Anda mengalami mual atau muntah karena pengobatan saat ini, jahe dapat digunakan sebagai obat rematik alami untuk membantu meringankan efek samping tersebut. 

4. Ekstrak teh hijau

Teh hijau kaya akan katekin, senyawa yang penting dalam melawan rematik. Studi terbaru dilakukan dengan memantau orang-orang yang menderita rematik mengonsumsi teh hijau selama enam bulan. Para peserta juga mengikuti program latihan yang cukup intensif di mana mereka berjalan di atas treadmill selama 45-60 menit, tiga kali sehari.

Studi tersebut menemukan bahwa teh hijau dan olahraga efektif menurunkan gejala rematik. Akan tetapi, teh hijau bisa bereaksi atau mengurangi kerja obat-obatan tertentu. Karena itu, jangan mengonsumsi obat rematik alami, termasuk teh hijau, di luar pengawasan dokter. 

5. Kayu manis

Kayu manis memiliki khasiat melawan peradangan. Biasanya kulit kayu manis dimasukkan dalam makanan atau dibuat teh. Bahan ini bisa mengobati rasa sakit dan nyeri terutama saat cuaca dingin.

Roofener, peneliti analisis fitkomia pada kayu manis, mengatakan kayu manis dapat membantu mengurangi peradangan jika digunakan dalam dosis yang tepat. Penggunaan berlebih yang lebih bisa mengakibatkan penggumpalan darah dan mengganggu kerja obat pengencer darah.

6. Bawang putih

Sebuah penelitian yang diterbitkan di Food and Chemical Toxicology mencatat bahwa bawang putih memiliki efek antiradang yang cukup baik karena menghambat produksi sitokin, yaitu zat yang berperan dalam peradangan. 

7. Lada hitam

Lada hitam digunakan untuk meredakan nyeri dan pembengkakan secara alami. Menurut data dari Arthritis Foundation, capsaicin, zat yang memberi rasa panas pada cabai digunakan dalam gel dan krim sebagai pengobatan radang sendi. Penelitian yang dipublikasikan pada 2010 dalam jurnal Natural Product Communications menemukan bahwa banyak sifat antiradang yang ditemukan di capsaicin juga ditemukan dalam lada hitam.

Yang harus dicatat sebelum mencoba obat rematik alami

Semua obat rematik alami yang telah disebutkan di atas tidak boleh dikonsumsi jika Anda belum berkonsultasi dengan dokter Anda. Hal ini dikarenakan beberapa bahan alami dapat memiliki efek samping jika digunakan bersamaan dengan obat-obatan lain. Tidak semua bahan alami cocok dikonsumsi untuk tubuh Anda. Oleh karena itu, mintalah saran dokter Anda sebelum menggunakan bahan-bahan alami sebagai pengobatan untuk memastikan bahan tersebut aman untuk Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

Suka menggerak-gerakan kaki saat tidur? Tidak nyaman jika tubuh berdiam diri? Mungkin Anda mengidap restless leg syndrome. Mari simak penjelasannya.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit

7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

Poliuria membuat Anda sering buang air kecil sehingga bisa mengganggu kegiatan sehari-hari. Ini cara mudah mengatasi sering buang air kecil akibat poliuria.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Nokturia, Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari

Nokturia adalah kondisi yang membuat Anda sering kencing pada malam hari. Pelajari gejala, penyebab, dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ingus

Memahami dari Mana Asal Ingus dan Ciri-Ciri Ingus yang Berbahaya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 14/08/2020 . Waktu baca 5 menit
sarang nyamuk

4 Tips Mencegah Rumah Menjadi Sarang Nyamuk

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 13/08/2020 . Waktu baca 4 menit
obat herbal dan alami untuk kanker prostat

Beragam Obat Herbal dan Pengobatan Alami untuk Kanker Prostat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 13/08/2020 . Waktu baca 6 menit
rileksasi tubuh

5 Cara Sederhana untuk Relaksasi Sehabis Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 4 menit