Untuk sebagian wanita penderita kanker serviks, pengobatan dapat mengurangi atau menghancurkan kanker. Setelah pengobatan, Anda mungkin mengalami perasaan yang campur aduk. Anda mungkin merasa lega telah berhasil menyelesaikan pengobatan, tetapi juga cemas mengenai kemungkinan kambuhnya kanker.

Apa yang terjadi setelah pengobatan kanker serviks?

Mungkin diperlukan waktu sampai kecemasan Anda dapat berkurang. Namun, mengetahui bahwa ada banyak pasien kanker yang telah belajar untuk hidup dengan ketidakpastian ini dan menjalani hidup seutuhnya mungkin dapat membantu.

Untuk sebagian wanita lainnya, kanker mungkin tidak akan pernah bisa hilang sepenuhnya. Wanita-wanita ini mungkin menjalani pengobatan rutin dengan kemoterapi, terapi radiasi, atau terapi lainnya untuk mengupayakan membantu kanker tetap terkendali. Belajar untuk hidup dengan kanker yang menetap bisa jadi hal yang sulit dan sangat membuat stres. Kasus ini memiliki jenis ketidakpastiannya sendiri. Konsultasikan pada penyedia layanan kesehatan Anda untuk mengetahui informasi lebih lanjut.

Perawatan tindak lanjut

Setelah pengobatan Anda selesai, dokter masih akan ingin melakukan pemeriksaan. Tanyakan perawatan tindak lanjut seperti apa yang bisa Anda dapatkan. Sangat diperlukan untuk memenuhi semua janji tindak lanjut Anda. Selama kunjungan ini, dokter akan mengajukan pertanyaan mengenai setiap masalah yang mungkin Anda alami dan memeriksa perkembangan Anda. Anda akan menjalani pemeriksaan panggul rutin. Kebanyakan dokter menganjurkan supaya wanita yang telah diobati kanker serviksnya untuk tetap menjalani tes Pap secara rutin terlepas bagaimana cara pengobatan mereka dahulu (biopsi kerucut, histerektomi, trakelektomi, atau radiasi). Meskipun biasanya sel-sel untuk tes Pap diambil dari serviks, jika Anda tidak lagi memiliki serviks (setelah trakelektomi atau histerektomi), sel akan diambil dari bagian atas vagina. Tes lab dan x-ray atau tes pencitraan lainnya juga dapat direkomendasikan untuk mendeteksi tanda-tanda kanker dan efek jangka panjang dari pengobatan.

Hampir semua pengobatan kanker dapat memberikan efek samping. Sebagian dapat berlangsung untuk jangka waktu yang pendek; beberapa minggu hingga berbulan-bulang. Lainnya dapat bertahan hingga sepanjang hidup Anda. Check-up adalah waktu untuk Anda memberi tahu dokter mengenai setiap perubahan atau masalah yang Anda sadari dan setiap pertanyaan atau kekhawatiran yang Anda miliki. Pemeriksaan ini juga memungkinkan dokter untuk memeriksa tanda-tanda dan gejala kanker yang kambuh kembali atau kanker baru. Wanita yang pernah terkena kanker serviks memiliki resiko lebih tinggi untuk terkena kanker vagina, dan juga beresiko untuk terkena HPV yang berkaitan dengan kanker atau, lebih jarang, kanker sebagai efek samping pengobatan.

Penting untuk selalu update dengan asuransi kesehatan Anda. Tes dan check-up dokter memerlukan banyak biaya, dan meski tidak ada yang menginginkan kanker mereka untuk kembali kambuh, tak menutup kemungkinan hal ini bisa saja terjadi.

Mencari dokter baru

Di suatu saat setelah diagnosis dan pengobatan kanker Anda, Anda mungkin akan mengunjungi dokter lain yang tidak memiliki akses ke riwayat medis Anda. Penting bagi Anda untuk dapat memberikan dokter baru Anda semua rincian diagnosis dan pengobatan Anda sebelumnya. Kumpulkan berkas-berkas dari rincian ini segera setelah pengobatan akan lebih mudah dilakukan daripada mencoba mengumpulkannya di suatu saat kelak. Pastikan informasi berikut ini siap setiap saat:

  • Salinan laporan patologi Anda dari setiap biopsi atau operasi
  • Jika Anda melakukan operasi, salinan laporan operasi Anda
  • Jika Anda pernah dirawat inap, salinan ringkasan pelepasan Anda yang disiapkan dokter ketika pasien akan pulang ke rumah
  • Jika Anda melakukan radioterapi, salinan ringkasan pengobatan Anda
  • Jika Anda melakukan kemoterapi, daftar obat, dosis obat, dan kapan Anda menggunakannya
  • Salinan x-ray dan studi pencitraan Anda lainnya (seringkali ini dapat disimpan dalam DVD)

Dokter mungkin menginginkan salinan informasi tersebut untuk laporannya, tetapi selalu simpan salinan untuk diri Anda.

Kekhawatiran mengenai kambuhnya kanker sangatlah umum dimiliki oleh orang-orang yang pernah terkena kanker. Konsultasikan pada dokter jika Anda ingin tahu mengenai informasi lebih lanjut.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca