Apakah Autisme Bisa Disembuhkan? Ini Jawaban dan Panduan Perawatannya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Semakin banyak anak dan orang dewasa yang didiagnosis dengan gangguan spektrum autisme (GSA). Anak dan orang dewasa dengan autisme mungkin memiliki masalah dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain sehingga sulit bagi mereka untuk menjalani kehidupan normal. Karena itu, banyak orang bertanya-tanya apakah autisme bisa disembuhkan secara total. Yuk, simak jawabannya di bawah ini.

Apa itu autisme?

Gangguan spektrum autisme adalah kelainan perkembangan saraf yang memengaruhi perilaku dan cara seseorang berkomunikasi. Anak atau orang dengan autisme sering terlihat tanpa gejala. Namun, cara mereka berkomunikasi, berinteraksi, belajar, atau berperilaku mungkin berbeda dengan orang-orang pada umumnya.

Cara mereka berpikir atau menyelesaikan masalah mungkin tampak berbakat atau malah terlambat. Sebagian anak dan orang dewasa bisa menjalani hidup mereka sendiri, sementara yang lain membutuhkan banyak bantuan.

Anak dan orang dewasa dengan autisme tampak seperti hidup di dalam dunianya sendiri, di mana mereka kerap tidak mengacuhkan orang lain di sekitar mereka. Mereka cenderung menghabiskan waktu sendiri. Selain itu, umumnya mereka memiliki masalah dalam komunikasi nonverbal (bahasa tubuh, ekspresi wajah, kontak mata, dan nada suara). Karena itu, mereka bisa saja tidak sadar saat orang lain berbicara dengan mereka.

Pengidap autisme bisa tertarik pada seseorang, tapi tidak tahu bagaimana cara bermain atau berbicara dengan orang tersebut. Ini karena mereka kesulitan memahami perasaan dan jalan pemikiran orang lain. Selain itu, anak dan orang dewasa dengan autisme mungkin mengulangi tindakan tertentu secara berulang-ulang.

Apakah autisme bisa disembuhkan?

Faktanya, tidak ada obat atau metode yang dapat menyembuhkan autisme. Selain itu, tidak ada cara untuk mengobati gejala utamanya secara total. Seumur hidupnya, mereka harus hidup dengan autisme.

Namun, tersedia perawatan untuk membantu pengidap autisme menyesuaikan diri dengan kondisinya. Maka, masih sangat memungkinkan bagi orang-orang dengan gangguan spektrum autisme untuk hidup lebih baik dan mandiri. Seiring berjalannya waktu, mereka bisa menjadi lebih baik dengan perawatan yang tepat.

Saat ini para ahli dan peneliti dari seluruh penjuru dunia masih terus bekerja untuk menemukan metode, teknologi, atau pengobatan mutakhir agar autisme bisa disembuhkan sepenuhnya. Akan tetapi, hal ini memang bisa memakan waktu yang lama.

Seperti apa perawatan untuk gangguan spektrum autisme?

Meskipun autisme adalah kelainan seumur hidup dan tidak dapat disembuhkan secara total, obat-obatan dan terapi dapat membantu mengurangi gejala autisme dan mendukung kemampuan fungsionalnya.

Dokter akan menganjurkan jenis-jenis terapi yang memang dibutuhkan pasien. Pasalnya, kondisi autisme pada setiap orang berbeda-beda, begitu juga dengan tingkat keparahannya. Anak Anda mungkin membutuhkan terapi wicara atau terapi okupasi secara rutin. Bisa juga anak tidak membutuhkan terapi secara intensif, hanya perlu pendampingan orangtua di rumah.

Ingatlah, orang dengan autisme masih bisa jatuh sakit, terkena penyakit, atau terluka seperti orang-orang pada umumnya. Maka dari itu, mereka membutuhkan bantuan medis seperti orang lain. Mereka harus dibawa ke dokter dan dokter gigi secara teratur.

Namun, gejala-gejala mereka bisa menjadi penghalang. Misalnya mereka tidak mau berbicara dengan dokter atau mereka tidak bisa duduk tenang di kursi pemeriksaan gigi. Dalam kasus seperti ini, baik kesehatan fisik dan mental harus dipantau. Anda juga sebaiknya mencari dokter yang sudah terbiasa menangani anak atau orang dewasa dengan kebutuhan khusus. 

Meskipun autisme tidak bisa sembuh sepenuhnya, perawatan sejak dini dapat mengendalikan gejala-gejalanya. Dengan begitu, Anda bisa membantu orang terdekat yang mengidap gangguan spektrum autisme belajar keterampilan baru untuk mengatasi kesulitan mereka. Diagnosis autisme dan perawatan harus dilakukan sesegera mungkin.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Anyang-anyangan alias infeksi saluran kencing membuat Anda sering kebelet dan terasa sakit saat buang air kecil. Apa saja penyebab infeksi saluran kencing?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Urologi Lainnya 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Nokturia, Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari

Nokturia adalah kondisi yang membuat Anda sering kencing pada malam hari. Pelajari gejala, penyebab, dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Ginseng Korea: Benarkah Ampuh Atasi Berbagai Masalah Seksual Pria?

Ginseng Korea diyakini bisa mengatasi masalah pria, dari impotensi hingga ejakulasi dini. Tapi apakah manfaat ginseng ini sudah terbukti dan teruji klinis?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

rileksasi tubuh

5 Cara Sederhana untuk Relaksasi Sehabis Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 4 menit
mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit
cara menghilangkan varises dengan skleroterapi

Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit
sering kencing di malam hari

7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit