Apakah Autisme Bisa Disembuhkan? Ini Jawaban dan Panduan Perawatannya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 24 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Semakin banyak anak dan orang dewasa yang didiagnosis dengan gangguan spektrum autisme (GSA). Anak dan orang dewasa dengan autisme mungkin memiliki masalah dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain sehingga sulit bagi mereka untuk menjalani kehidupan normal. Karena itu, banyak orang bertanya-tanya apakah autisme bisa disembuhkan secara total. Yuk, simak jawabannya di bawah ini.

Apa itu autisme?

Gangguan spektrum autisme adalah kelainan perkembangan saraf yang memengaruhi perilaku dan cara seseorang berkomunikasi. Anak atau orang dengan autisme sering terlihat tanpa gejala. Namun, cara mereka berkomunikasi, berinteraksi, belajar, atau berperilaku mungkin berbeda dengan orang-orang pada umumnya.

Cara mereka berpikir atau menyelesaikan masalah mungkin tampak berbakat atau malah terlambat. Sebagian anak dan orang dewasa bisa menjalani hidup mereka sendiri, sementara yang lain membutuhkan banyak bantuan.

Anak dan orang dewasa dengan autisme tampak seperti hidup di dalam dunianya sendiri, di mana mereka kerap tidak mengacuhkan orang lain di sekitar mereka. Mereka cenderung menghabiskan waktu sendiri. Selain itu, umumnya mereka memiliki masalah dalam komunikasi nonverbal (bahasa tubuh, ekspresi wajah, kontak mata, dan nada suara). Karena itu, mereka bisa saja tidak sadar saat orang lain berbicara dengan mereka.

Pengidap autisme bisa tertarik pada seseorang, tapi tidak tahu bagaimana cara bermain atau berbicara dengan orang tersebut. Ini karena mereka kesulitan memahami perasaan dan jalan pemikiran orang lain. Selain itu, anak dan orang dewasa dengan autisme mungkin mengulangi tindakan tertentu secara berulang-ulang.

Apakah autisme bisa disembuhkan?

Faktanya, tidak ada obat atau metode yang dapat menyembuhkan autisme. Selain itu, tidak ada cara untuk mengobati gejala utamanya secara total. Seumur hidupnya, mereka harus hidup dengan autisme.

Namun, tersedia perawatan untuk membantu pengidap autisme menyesuaikan diri dengan kondisinya. Maka, masih sangat memungkinkan bagi orang-orang dengan gangguan spektrum autisme untuk hidup lebih baik dan mandiri. Seiring berjalannya waktu, mereka bisa menjadi lebih baik dengan perawatan yang tepat.

Saat ini para ahli dan peneliti dari seluruh penjuru dunia masih terus bekerja untuk menemukan metode, teknologi, atau pengobatan mutakhir agar autisme bisa disembuhkan sepenuhnya. Akan tetapi, hal ini memang bisa memakan waktu yang lama.

Seperti apa perawatan untuk gangguan spektrum autisme?

Meskipun autisme adalah kelainan seumur hidup dan tidak dapat disembuhkan secara total, obat-obatan dan terapi dapat membantu mengurangi gejala autisme dan mendukung kemampuan fungsionalnya.

Dokter akan menganjurkan jenis-jenis terapi yang memang dibutuhkan pasien. Pasalnya, kondisi autisme pada setiap orang berbeda-beda, begitu juga dengan tingkat keparahannya. Anak Anda mungkin membutuhkan terapi wicara atau terapi okupasi secara rutin. Bisa juga anak tidak membutuhkan terapi secara intensif, hanya perlu pendampingan orangtua di rumah.

Ingatlah, orang dengan autisme masih bisa jatuh sakit, terkena penyakit, atau terluka seperti orang-orang pada umumnya. Maka dari itu, mereka membutuhkan bantuan medis seperti orang lain. Mereka harus dibawa ke dokter dan dokter gigi secara teratur.

Namun, gejala-gejala mereka bisa menjadi penghalang. Misalnya mereka tidak mau berbicara dengan dokter atau mereka tidak bisa duduk tenang di kursi pemeriksaan gigi. Dalam kasus seperti ini, baik kesehatan fisik dan mental harus dipantau. Anda juga sebaiknya mencari dokter yang sudah terbiasa menangani anak atau orang dewasa dengan kebutuhan khusus. 

Meskipun autisme tidak bisa sembuh sepenuhnya, perawatan sejak dini dapat mengendalikan gejala-gejalanya. Dengan begitu, Anda bisa membantu orang terdekat yang mengidap gangguan spektrum autisme belajar keterampilan baru untuk mengatasi kesulitan mereka. Diagnosis autisme dan perawatan harus dilakukan sesegera mungkin.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Anda sering melihat bullying tapi tidak tahu harus berbuat apa? Anda ingin menolong korban tapi takut? Cari tahu di sini apa yang harus Anda lakukan!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Psikologi 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Kencing dengan posisi berdiri kerap dilakukan pria, tapi mereka yang mengidap gangguan saluran kemih justru dilarang. Apa alasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Kandung Kemih 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Kenapa Cuaca Dingin Bikin Rematik Kumat dan Bagaimana Mengatasinya?

Istilah 'dingin sampai menusuk tulang' bisa terjadi pada penderita rematik Nyeri sendi akibat rematik kambuh bisa disebabkan oleh cuaca, bagaimana bisa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 24 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Terapi Urine dengan Minum Air Kencing, Benarkah Efektif?

Terapi urine dengan minum air kencing yang terdengar menjijikkan telah dipercaya sejak berabad-abad lalu. Apakah manfaatnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Urologi, Kandung Kemih 23 September 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat psoriasis alami

Sederet Bahan Herbal yang Berpotensi Sebagai Obat untuk Psoriasis

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 9 menit
obat cacing kremi

Obat Paling Ampuh untuk Menghilangkan Cacing Kremi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 5 menit
ensefalopati uremikum

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit
hubungan suami istri terasa hambar

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit