6 Kriteria Kacamata Hitam yang Baik untuk Kesehatan Mata

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Cahaya silau atau paparan sinar matahari sering kali menjadi kendala saat Anda mengemudi ataupun saat berkegiatan di luar rumah. Sunglasses atau kacamata hitam menjadi aksesoris yang wajib Anda kenakan untuk melindungi mata Anda dari sinar ultraviolet (UV) yang berbahaya. Paparan sinar UV yang berkepanjangan dapat merusak mata, baik bagian luar maupun dalam mata yang dapat menyebabkan katarak dan degenerasi makula (terletak di bagian belakang retina).

Dokter mata merekomendasikan untuk menggunakan kacamata hitam jika Anda terpapar sinar matahari dalam waktu yang cukup lama. Kacamata yang dipilih tidak harus mahal untuk melindungi mata Anda, karena harga yang mahal belum tentu berkualitas. Berikut merupakan tips untuk membantu Anda dalam memilih kacamata hitam yang berkualitas.

Seperti apa kacamata hitam yang berkualitas baik untuk kesehatan mata?

1. 100% UV Protection

Agar terhindari dari radiasi UVA dan UVB, sunglasses Anda harus memiliki lapisan UV protection dengan kadar perlindungan 100%. Pastikan label UV 400nm atau 100% UV protection tertera pada kacamata hitam yang akan Anda pilih.

2. Bahan lensa

Anda dapat memilih bahan lensa kacamata hitam sesuai dengan kebutuhan Anda. Ada 3 jenis bahan yang biasa digunakan untuk lensa kacamata hitam, yaitu:

  • Polycarbonate: lensa yang sangat tipis, paling ringan, paling kuat
  • CR-39: terbuat dari polimer plastik, memiliki lapisan anti-gores dan tahan terhadap bahan kimia
  • Kaca: paling tahan gores tanpa harus diberi lapisan tambahan, namun mudah pecah dan lebih berat saat dipakai

3. Warna lensa

Anda bebas dalam memilih warna lensa kacamata Anda. Lensa berwarna hitam tidak berarti menghalangi sinar UV. Saat Anda memakai lensa berwarna gelap, pupil akan terbuka lebih besar sehingga cahaya yang masuk ke dalam mata juga lebih banyak. Jika kacamata Anda tidak UV protection, Anda justru akan membiarkan sinar UV masuk ke dalam mata Anda lebih banyak.

4. Lensa polarized dan photo-chromatic

Lensa terpolarisasi berfungsi untuk mengurangi silau di pantai, permukaan air, jalanan beraspal, dan permukaan datar lain yang memantulkan cahaya. Sedangkan, lensa photo-chromatic akan mengubah cahaya terang menjadi lebih redup saat terpapar sinar UV. Namun, lensa-lensa ini tetap tidak bisa menggantikan fungsi dari UV protection.

5. Komposisi frame atau bingkai kacamata

Frame kacamata hitam yang sering dipakai biasanya terbuat dari titanium, aluminium, plastik, serta beberapa bahan dasar lainnya. Bahan dari frame tersebut mempengaruhi berat kacamata hitam saat dikenakan.

6. Kecocokan ukuran

Kacamata yang tidak pas atau tidak sesuai ukurannya saat dipakai dapat membiarkan sinar UV masuk ke mata Anda. Kacamata hitam yang sesuai dapat melindungi mata Anda dari sinar UV, pasir, dan debu. Style atau model kacamata yang Anda juga pilih tentunya harus yang Anda sukai dan cocok untuk bentuk wajah Anda.

Jadi, sebelum membeli kacamata hitam, Anda harus memperhatikan apakah lensa terserbut 100% UV protection (biasanya tertera pada label), serta pilihlah bahan material lensa dan warna lensa yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Jangan lupa ketika Anda memilih kacamata, Anda harus mencobanya untuk memastikan ukuran, model, dan frame kacamata tersebut sesuai dengan wajah Anda!

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca