Mengenal Cara Kerja Hormon Glukagon dan Insulin dalam Mengatur Gula Darah

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Insulin dan glukagon adalah hormon yang membantu tubuh dalam mengatur kadar gula darah (glukosa). Kedua hormon ini berfungsi dalam mengatasi masalah kadar glukosa yang tinggi (hiperglikemia) dan kadar glukosa yang rendah (hipoglikemia). Lantas, bagaimana fungsi hormon insulin dan glukosa dalam mengatur kadar gula darah?

Fungsi hormon insulin dan glukagon sama pentingnya untuk tubuh

Glukosa atau gula darah adalah sumber energi yang didapatkan dari makanan yang Anda makan. Nah, untuk mengatur jumlahnya agar tetap normal, terdapat hormon insulin dan glukagon.

Cara kerja dan fungsi hormon insulin dan glukagon bagaikan yin- yang dalam mengatur kadar glukosa darah. Hormon ini bekerja bersama untuk menyeimbangkan gula darah Anda, menjaganya agar tetap berada pada tingkat yang dibutuhkan oleh tubuh.

Ketika Anda makan, pankreas Anda mengeluarkan insulin untuk membantu menurunkan gula darah. Di antara waktu makan tersebut, pankreas juga mengeluarkan glukagon untuk menjaga kadar gula darah agar seimbang.

Bila Anda menderita diabetes atau pradiabetes, tubuh Anda tidak bisa menggunakan insulin, tidak memproduksi cukup insulin,atau tidak memproduksi sama sekali. Sebagai gantinya, jumlah glukagon yang tidak sesuai dikeluarkan dari tubuh. Ketika sistem kehilangan keseimbangan, kondisi ini bisa mengarah pada kadar glukosa darah yang berbahaya.

hormon adalah

Apa fungsi hormon insulin?

Insulin adalah hormon utama yang diproduksi oleh sel dalam pankreas Anda. Fungsi hormon insulin adalah bekerja dengan memindahkan glukosa dari darah ke dalam sel sebagai energi atau penyimpanan energi untuk nanti.

Selama proses pencernaan, makanan yang mengandung karbohidrat dicerna dan diubah menjadi glukosa. Hal ini menyebabkan peningkatan glukosa dalam darah. Peningkatan gula ini tanda bagi pankreas untuk mengeluarkan insulin, agar gula darah cepat dibawa ke dalam sel-sel dan tidak menumpuk di aliran darah. 

Ketika insulin diproduksi, hormon glukagon ditekan. Insulin merangsang sel di seluruh tubuh Anda untuk mengambil glukosa dari aliran darah Anda. Sel-sel tersebut kemudian mengubahnya glukosa sebagai energi.

Untuk membantu menjadikannya sumber tenaga di antara waktu makan, glukosa lebih akan disimpan dalam sel hati dan otot sebagai glikogen. Saat glukosa diubah menjadi energi atau disimpan di hati dan otot, tingkatnya dalam darah Anda berkurang.

Apa fungsi hormon glukagon?

Kebalikan dari fungsi hormon insulin, glukagon adalah hormon protein yang diproduksi dalam pankreas. Glukagon merupakan penyeimbang insulin.

Kurang lebih empat sampai enam jam setelah Anda makan, tingkat glukosa dalam darah berkurang. Hal ini memicu produksi glukagon dalam pankreas. Ketika pankreas mengeluarkan glukagon, insulin akan ditekan.

Fungsi hormon glukagon adalah memberi tanda pada hati dan otot untuk memecah glikogen menjadi glukosa dan mengeluarkannya kembali ke dalam aliran darah. Hal ini menjaga kadar gula darah Anda agar tidak turun terlalu rendah.

Berapa banyak normalnya glukosa ditemukan dalam darah?

National Health Institute menyediakan panduan untuk kadar glukosa darah. Kadar glukosa darah normal pada orang-orang yang tidak menderita diabetes adalah:

  • puasa: 70 sampai 99 miligram/desiliter (mg/dL)
  • setelah makan: 70 sampai 120 mg/dL

Target kadar glukosa darah pada penderita diabetes adalah:

  • sebelum makan: 70 sampai 110-130 mg/dL
  • satu sampai dua jam setelah waktu makan dimulai: di bawah 180 mg/dL

Kondisi yang disebabkan oleh ketidakseimbangan insulin

Diabetes tipe 1

penyakit diabetes tipe 2

Diabetes tipe 1 merupakan bentuk diabetes yang tidak banyak terjadi. Hal ini kemungkinan adalah gangguan autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menghancurkan sel-sel di pankreas yang membuat insulin.

Sebelumnya dikenal sebagai “diabetes ketergantungan insulin”, penderita diabetes tipe 1 harus mendapatkan insulin untuk bertahan hidup.

Diabetes tipe 2

diabetes tipe 1 dan 2

Diabetes tipe 2 terjadi ketika sel Anda tidak merespon insulin. Seiring waktu, tubuh Anda mengurangi produksi insulin dan kadar gula darah meningkat.

Terkait kuat dengan obesitas, diabetes tipe 2 tercatat sebagai kasus diagnosis paling banyak dengan jumlah 90 hingga 95 persen, menurut Badan Informasi Nasional Diabetes. Diabetes tipe 2 bisa dikontrol dengan obat dan perubahan gaya hidup, seperti kehilangan berat badan, nutrisi baik, dan olahraga.

Diabetes gestasional

tensi rendah saat hamil

Beberapa wanita terkena diabetes gestasional pada akhir kehamilannya. Penyebabnya diduga karena hormon yang berhubungan dengan kehamilan mengganggu fungsi insulin. Diabetes gestasional normalnya menghilang setelah kehamilan selesai, tetapi wanita yang berada pada kondisi ini memiliki risiko besar terkena diabetes tipe 2 di waktu mendatang.

Pradiabetes

obesitas pada anak

Bila Anda menderita pradiabetes, tubuh Anda membuat insulin tetapi tidak bisa digunakan dengan baik. Sebagai hasilnya, kadar glukosa darah naik, tetapi tidak terlalu tinggi untuk diklasifikasikan sebagai diabetes tipe 2.

Banyak orang yang menderita pradiabetes berlanjut ke diabetes tipe 2. Namun, dengan perubahan gaya hidup, termasuk menjaga berat badan, olahraga, dan diet sehat, diabetes tipe 2 bisa dicegah.

Bagaimana cara saya mencegah diabetes?

Tidak semua bentuk diabetes bisa dicegah. Namun, menjaga gaya hidup sehat, termasuk olahraga dan diet sehat, bisa mencegah atau menunda pradiabetes dan diabetes tipe 2.

Gaya hidup sehat juga penting untuk hidup sehat dari segala penyakit yang berhubungan dengan insulin. Olahraga cukup dan sadar akan diet Anda adalah hal penting dalam mempertahankan kondisi yang disebabkan oleh diabetes.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Januari 1, 1970 | Terakhir Diedit: Januari 15, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca