7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Bila Pasangan Anda Kena Herpes Genital

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . 5 menit baca
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Herpes genital adalah penyakit kelamin yang sangat menular. Penyakit ini dapat menyebar melalui sentuhan, namun lebih sering menyebar melalui hubungan seksual. Ketika Anda mengetahui pasangan kena herpes genital, Anda mungkin terkejut pada awalnya dan kemudian memiliki banyak sekali pertanyaan yang menumpuk di kepala. Berikut ini beberapa jawaban dari pertanyaan yang paling sering ditanyakan apabila seseorang baru mengetahui pasangannya kena herpes genital.

Seberapa besar risiko saya tertular herpes genital dari pasangan?

Pada dasarnya hal ini tergantung pada kebiasaan seks yang Anda lakukan dengan pasangan. Jika Anda menerapkan seks yang aman dengan selalu menggunakan kondom, tidak menggunakan sex toy secara bergantian, dan juga setia pada satu pasangan saja, risiko Anda kena herpes genital akan lebih rendah. Sebaliknya, jika Anda melakukan sering kali melakukan seks berisiko bersama pasangan, peluang Anda kena herpes genital tentu akan jauh lebih besar.

Bagaimana cara aman berhubungan seksual jika pasangan saya kena herpes genital?

Cara paling aman dan mudah untuk dilakukan supaya Anda tak tertular herpes genital dari pasangan adalah dengan selalu pakai kondom saat berhubungan seksual. Dalam banyak kasus, orang yang kena herpes genital tidak tahu kalau dirinya sudah terinfeksi. Pasalnya, gejala dari penyakit ini sangat samar dan mirip sekali dengan gejala penyakit lain, seperti jerawat, gigitan serangga, wasir, dan lain sebagainya. Ingat, virus herpes genital dapat menular bahkan meski pasangan Anda tidak menunjukkan gejala apapun.

Karenanya, selalu berhubungan seks dengan kondom bisa jadi cara pencegahan yang efektif supaya tidak tertular herpes genital. Sebaiknya Pria juga tetap menggunakan kondom saat menerima seks oral dari pasangannya.

Bisakah pasangan saya sembuh?

Herpes genital merupakan infeksi virus yang sangat menular. Seseorang yang telah terinfeksi herpes genital akan selamanya memiliki virus ini dalam tubuhnya. Meski begitu, virus herpes tidak selamanya aktif. Virus bisa “tertidur” dan bersembunyi untuk sementara, tapi bisa aktif kembali apabila dipicu oleh sesuatu. Penyakit ini bisa saja kambuh sewaktu-waktu, misalnya saat daya tahan tubuh turun.

Bagaimana saya bisa mengetahui apakah saya telah terinfeksi herpes genital atau tidak?

Pergi ke dokter dan segera lakukan tes penyakit kelamin untuk memastikan kondisi Anda yang sebenarnnya. Dokter Anda akan mengambil sampel jika mencurigai gejala luka yang menyerupai herpes genital di kulit Anda dan segera mengeceknya di laboratorium untuk proses pengujian lebih lanjut.

Tes darah juga mungkin akan dilakukan untuk melihat antibodi yang akan dibuat oleh sistem kekebalan tubuh Anda ketika Anda terinfeksi. Jenis virus herpes simpleks kedua, HSV-2, hampir selalu menginfeksi area genital. Jadi jika hasil tes menunjukkan antibodi terhadap HSV-2 terdeteksi dalam darah, ini artinya Anda mungkin terkena herpes genital.

Sementara jika hasil tes darah menunjukkan antibodi terhadap jenis virus herpes lain, seperti HSV-1, maka ada dua kemungkinan yang terjadi. Anda bisa saja terkena herpes genital ataupun herpes oral. Hal ini terjadi karena herpes oral, dapat menyebar ke alat kelamin selama seks oral.

Apa masalah kesehatan yang mungkin terjadi jika pasangan saya kena herpes genital?

Dampak terbesar herpes genital biasanya bersifat emosional dan bahkan dapat menyebabkan seseorang mengalami depresi. Sebenarnya ini adalah hal yang wajar. Sebab menghadapi gejala yang menyakitkan, adanya perubahan aktivitas seksual dengan pasangan, dan menerima kenyataan bahwa kondisi ini tidak bisa disembuhkan merupakan hal yang tak mudah.

Oleh sebab itu, pastikan Anda memberikan dukungan terbaik untuk pasangan Anda agar mereka kuat dalam menghadapi masalah yang sedang dihadapi.

Lantas, apa yang bisa saya lakukan untuk membantu pasangan?

Sebagai permulaan, Anda dapat memahami bahwa memiliki herpes genital bukanlah kondisi yang  mudah untuk dihadapi. Anda dapat menyarankan pasangan untuk ikut bergabung dengan mereka yang sama-sama menghadapi kondisi ini dalam kelompok pendukung.

Jika Anda berpikir herpes genital merusak hubungan, Anda bisa mencoba terapi pasangan. Ingat, jika Anda meninggalkan pasangan Anda untuk mencari orang lain, Anda tetap akan memiliki peluang bertemu pasangan lain dengan penyakit yang sama. Jadi, bijaklah dalam mengambil keputusan.

Mungkinkah pasangan menularkan herpes genital dari dudukan toilet?

Virus menular lewat cairan tubuh dan sentuhan kulit langsung dengan luka herpes. Virus biasanya cepat mati di luar tubuh, maka penularannya tidak mungkin terjadi melalui benda perantara seperti duduk di toilet, handuk, alat makan, dan sikat gigi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kaitan Kasus Positif COVID-19 dengan Gejala Meningitis

Peneliti Jepang dari Rumah Sakit University of Yamanashi melaporkan kasus infeksi COVID-19 dengan gejala penyakit meningitis.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 10/04/2020 . 4 menit baca

Bagaimana COVID-19 Menyerang Organ Vital di Tubuh Manusia?

Wabah covid-19 telah menelan ribuan korban jiwa karena menyerang berbagai organ di tubuh manusia. Apa saja organ yang terdampak?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 03/03/2020 . 7 menit baca

Coronavirus Penyebab COVID-19 Sempat Disebut Virus Buatan, Ini Faktanya

Coronavirus penyebab COVID-19 sempat disebut-sebut sebagai virus buatan. Apakah hal ini benar, dan adakah beda antara virus alami dengan buatan?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 26/02/2020 . 5 menit baca

Virus Baru Ditemukan di Brasil, Dipastikan Tidak Menginfeksi Manusia

Beberapa ilmuwan di Brasil telah mengidentifikasi yaravirus yang disebut-sebut menjadi temuan baru dalam dunia sains. Apakah virus ini berbahaya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Berita Luar Negeri, Berita 13/02/2020 . 6 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

puasa saat flu saat puasa

Kena Flu Saat Puasa Itu Baik! Kok Bisa? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 04/05/2020 . 3 menit baca
memilih terapis seks

Jangan Asal Pilih, Begini Cara Menentukan Terapis Seks yang Cocok untuk Anda

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 28/04/2020 . 6 menit baca
kebiasaan menyentuh wajah

Sulit Dihentikan, Ini 3 Tips Mengurangi Kebiasaan Menyentuh Wajah

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 23/04/2020 . 5 menit baca
dokter melawan COVID-19

Melawan COVID-19: Jangan Ada Lagi Tenaga Medis yang Gugur

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 13/04/2020 . 5 menit baca