Kulit kepala gatal, berminyak, berketombe parah hingga berisik? Bisa jadi Anda mengalami dermatitis seboroik. Kondisi ini umumnya dialami oleh anak-anak dan akan membaik seiring dengan pertambahan usia mereka. Namun tak jarang, orang dewasa juga ada yang mengalaminya.

Apa saja penyebab dan cara mengobati dermatitis seboroik pada orang dewasa?

Penyebab dermatitis seboroik

Dermatitis seboroik atau eksim seboroik adalah kondisi bersisik kemerahan, putih, kuning, dan berketombe di kulit kepala.

Kadang-kadang sisik ketombe ini  juga mempengaruhi wajah, dada bagian atas, dan punggung. Meskipun tidak serius, kondisi pada orang dewasa ini bisa berlangsung dalam jangka waktu lama dan membutuhkan perawatan yang rutin.

Penyebab dermatitis seboroik pada orang dewasa tidak diketahui. Beberapa ahli meyakini bahwa kondisi ini disebabkan karena kelebihan produksi minyak di kulit dan folikel rambut. Kondisi ini juga lebih sering dialami oleh pria.

Selain itu, jamur yang disebut Malassezia juga dapat menyebabkan sisik pada kulit kepala. Jamur Malassezia pada umumnya memang ada di dalam minyak kulit Anda. Akan tetapi kadang-kadang dapat tumbuh secara tidak normal dan menyebabkan peradangan.

Faktor risiko yang bisa menyebabkan kondisi ini terjadi:

  • Kegemukan
  • Sedang stres
  • Sering terkena polusi
  • Mengalami masalah kulit lainnya, seperti jerawat
  • Memakai produk perawatan kulit berbasis alkohol
  • Mengalami kondisi medis tertentu, termasuk HIV, stroke, epilepsi, atau penyakit Parkinson

Gejala dermatitis seboroik pada orang dewasa

eksim di kulit kepala

Untuk mengobati dermatitis seboroik, ketahui dulu gejalanya. Gejala dan pengobatan tiap orang berbeda. Namun yang paling sering terjadi antara lain:

  • Muncul bercak bersisik putih atau kuning pada kulit kepala, rambut, alis, atau janggu.
  • Bercak bersisik ini mengelupas dan biasa disebut ketombe
  • Kulit berminyak
  • Kulit menjadi merah dan gatal
  • Rambut rontok di daerah yang terkena sisik
  • Gejala dapat diperburuk oleh stres, iklim dingin dan kering, dan mengonsumsi alkohol berat

Bagaimana cara mengobati dermatitis seboroik?

Mengobati dermatitis seboroik untuk orang dewasa bisa dilakukan dengan beberapa cara.

Ada yang harus pakai sampo khusus, krim khusus, atau bahkan dengan melakukan beberapa pencegahan di rumah. Berikut adalah cara mengobati dermatitis seboroik:

1. Sampo khusus ketombe

Untuk mengobati dermatitis seboroik ringan, dokter mungkin akan menyarankan Anda pakai sampo khusus di rumah. Umumnya, dokter akan menyarankan pakai sampo yang bisa untuk mengurangi pengelupasan dan mengurangi rasa gatal. Berikut kandungan sampo yang disarankan:

  • selenium sulfida
  • asam salisilat
  • zinc pyrithione,
  • tar batubara

Sampo dermatitis seboroik dengan gejala ketombe ini harus digunakan setiap hari. Pastikan untuk mengikuti semua instruksi pada botol sampo. Gosok sampo ke rambut Anda secara menyeluruh dan diamkan selama lima menit sebelum dibilas sepenuhnya.

Setelah gejala ketombe mulai mereda, Anda bisa mengurangi pemakaian sampo. Dari yang setiap hari dipakai, kini bisa 2-3 kali seminggu saja.

2. Pakai sampo antijamur

Selain pakai sampo antiketombe, dokter juga akan menyarankan pakai sampo antijamur. Sampo ini dapat mengobati dermatitis seboroik yang disebabkan oleh jamur Malassezia. Sampo antijamur umumnya mengandung zat yang dikenal sebagai ketoconazole.

3. Pakai krim topikal

Untuk mengobat dermatitis seboroik yang parah, Anda mungkin akan diresepkan dokter dengan obat kortikosteroid ringan untuk meredakan peradangan. Gunakan kortikosteroid topikal hanya sesuai petunjuk resep dokter

Namun, terkadang krim kortikosteroid tidak mempan atau bahkan tidak bisa dipakai dalam jangka waktu lama. Dokter bisa meresepkan krim topikal non-kortikosteroid yang mengandung tacrolimus dan pimecrolimus.

4. Pakai tea tree oil

Untuk mengobati dermatitis seboroik di rumah, Anda bisa menggunakan minyak pohon teh atau tea tree oil. Minyak pohon teh ini terkenal dengan sifat antimikroba, antijamur, dan anti-inflamasinya. Gunakan minyak ini beberapa tetes ke dalam sebaskom air dan dijadikan air bilas sehabis keramas.

Sebelum  menggunakan minyak ini, Anda harus uji coba alergi dulu. Caranya, tuang 2-3 tetes minyak ke tangan, diamkan 1 hari. Apabila timbul reaksi gatal, merah atau kulit melepuh, jangan pakai tea tree oil.

5. Hindari beberapa hal berikut ini

Selain beberapa pengobatan di atas, Anda juga harus mencegah dermatitis seboroik agar tidak semakin semakin parah. Ada beberapa pencegahan sekaligus cara mengobati dermatitis seboroik agar tidak kambuh. Berikut adlaah hal yang harus dilakukan:

  • Hindari iklim dingin dan udara kering
  • Cegah stres
  • Hindari paparan sinar matahari terlalu banyak
  • Hindari memakai deterjen atau sabun dengan bahan yang keras
  • Usahakan sebisa mungkin untuk tidak menggaruk bagian yang gatal. Menggaruk meningkatkan risiko perdarahan atau infeksi yang akan meningkatkan iritasi kulit

Baca Juga:

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca