Cara Mengobati Cacar Air dengan Minum Obat dan Perawatan Rumahan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16/04/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Cacar air merupakan penyakit kulit akibat infeksi virus yang menimbulkan lenting berair gatal di seluruh tubuh. Penyakit ini sangat mudah menular pada orang lain yang belum pernah terkena. Nah maka dari itu, pengobatan harus segera dimulai sebelum gejala cacar air bertambah parah. Berikut adalah cara mengatasi dan mengobati cacar air di rumah agar bisa cepat sembuh.

Cara mengobati cacar air dengan anjuran dokter

profertil

Penyakit cacar air bisa berangsur sembuh dengan sendirinya. Namun, bukan berarti sama sekali tidak butuh diobati. Mengobati cacar air tetap perlu dilakukan sebagai cara menghindari risiko komplikasi. Pengobatan cacar air diperlukan secepatnya, terutama pada:

  • Orang yang menunjukkan gejala serius, seperti demam tinggi dan lenting cacar air yang hampir memenuhi seluruh bagian kulit tubuh.
  • Orang yang kekebalan tubuhnya lemah, termasuk anak kecil, ibu hamil, dan orang lanjut usia.
  • Orang yang mengalami penyakit yang menyerang sistem imun, seperti HIV.
  • Orang yang sedang menjalani kemoterapi.

Berikut adalah cara yang direkomendasikan dokter untuk mengatasi cacar air:

1. Minum obat penurun demam dan penghilang gatal

Jika demam terus berlangsung lebih dari empat hari dengan suhu di atas 38,8 °C, segera konsultasikan pada dokter. Dokter akan memberikan obat pereda nyeri non-aspirin, seperti paracetamol atau ibuprofen untuk meredakan demam dan gejala nyeri lainnya.

Namun, jangan berikan obat ibuprofen sebagai cara mengatasi cacar air pada anak. Pemberian ibuprofen berisiko menimbulkan sindrom Reye, yaitu penyakit yang menyerang hati dan otak dengan risiko kematian tinggi.

American Academy of Pediatrics juga menganjurkan orangtua tidak memberikan ibuprofen pada anaknya, karena telah dikaitkan dengan peningkatan risiko infeksi bakteri kulit yang mengancam jiwa.

Sementara untuk menghilangkan gatal cacar air, dokter dapat merekomendasikan antihistamin seperti diphenhydramine (Benadryl). Biasanya obat ini tersedia dalam bentuk krim oles atau obat minum.

2. Minum obat antivirus

Pada beberapa kasus, dokter biasanya meresepkan antivirus acyclovir (Zovirax, Sitavig) untuk mengobati cacar air dengan cara mempersingkat masa infeksi virus. Obat ini biasanya diresepkan setelah 24-48 jam munculnya ruam-ruam merah di permukaan kulit.

Obat antivirus lainnya seperti valacyclovir dan famciclovir juga bisa mengurangi tingkat keparahan penyakit. Namun, belum terbukti efektif menyembuhkan cacar air untuk setiap orang.

3. Pemberian infus obat immunoglobulin di rumah sakit

Jika kondisi Anda membutuhkan perawatan di rumah sakit, dokter biasanya akan memberikan obat immunoglobulin Privigen melalui infus. Cara mengobati cacar air lewat infus ini ditujukan untuk orang-orang yang memiliki sistem imun lemah.

Obat immunoglobulin berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh untuk bisa melawan infeksi virus yang sedang berlangsung.

Sama seperti antivirus, cara mengobati cacar air dengan obat immunoglobulin perlu dilakukan dalam 24 jam ruam merah pertama muncul.

Cara mengatasi cacar air dengan perawatan rumahan

Bersamaan dengan pengobatan medis, ada beberapa cara yang juga bisa dilakukan di rumah untuk membantu mengatasi gejala cacar air.

Perawatan rumahan juga bisa mencegah terjadinya penyakit komplikasi yang disebabkan oleh infeksi kulit akibat bakteri.

Inilah beberapa cara dari rekomendasi CDC yang bisa diterapkan untuk mengobati cacar air di rumah.

1. Menggunakan losion calamine secara rutin

cara menghilangkan bekas cacar air

Mengoleskan losion calamine secara rutin bisa menjadi cara mengatasi rasa gatal yang diakibatkan cacar air. Losion ini mengandung seng dioksida yang bisa menenangkan kulit saat cacar.

Cara mengobati cacar air dengan losison adalah mengoleskannya menggunakan jari atau kapas ke area kulit yang gatal. Namun, jangan mengoleskan losion ini di sekitar mata karena bisa menimbulkan sensasi perih.

Anda disarankan untuk terlebih dulu dulu memotong kuku dan hentikan kebisaan menggaruk agar kulit tidak mengalami iritasi karena garukan.

2. Memakai kaus kaki dan sarung tangan

tidur pakai kaus kaki untuk cara mengobati cacar air

Sangat sulit menahan keinginan untuk menggaruk kulit yang terkena cacar. Pasalnya, rasa gatalnya terkadang tak tertahankan dan sangat menyiksa. Dalam keadaan sadar Anda mungkin masih bisa menahannya, tapi saat tidur tentu saja susah.

Saat tidur Anda bisa tanpa sadar menggaruknya. Akibatnya, keesokan paginya bisa-bisa lepuhan Anda telah pecah dan justru menginfeksi bagian kulit lainnya. Untuk mencegah hal ini, gunakan kaus kaki dan sarung tangan lembut saat tidur.

Apalagi pada anak-anak, sarung tangan sangat membantu mencegah si kecil untuk menggaruk area cacar. Jangan lupa, potong kuku si kecil agar kukunya tak melukai kulitnya saat tak sengaja tergaruk.

3. Mandi oatmeal

mandi oatmeal untuk cacar air

Oatmeal tak hanya enak dimakan, tetapi juga bisa membantu menenangkan dan menghilangkan rasa gatal saat terkena cacar. Anda bisa membuat sendiri ramuan untuk mandi oatmeal guna mengobati cacar air dengan cara:

  • Ambil secangkir oatmeal tawar.
  • Haluskan oatmeal agar teskturnya berubah menjadi bubuk.
  • Masukkan oatmeal yang telah dihaluskan ke dalam bak mandi untuk berendam.
  • Berendamlah selama kurang lebih 20 menit di dalamnya.
  • Bilas dengan air bersih.

4. Mandi dengan baking soda

natrium bikarbonat untuk cara mengobati cacar air

Bakin soda seringnya digunakan untuk membuat kue. Namun, mandi dengan baking soda juga bisa menjadi cara mengobati cacar air yang efektif. Bahan dapur yang satu ini memiliki sifat antigatal dan antiradang.

Anda bisa menambahkan satu sendok teh baking soda ke dalam bak mandi yang berisi air hangat. Kemudian, berendamlah selama kurang lebih 15-20 menit di dalamnya.

Jika tidak ingin berendam, Anda bisa mengelap atau mengompres kulit yang gatal dengan baking soda.

Gunakan handuk atau kain yang lembut kemudian basahi dengan air yang sudah dicampur dengan baking soda. Baking soda membantu menetralisir asam yang ada di kulit dan mengurangi iritasi.

5. Kompres kulit yang gatal dengan teh

manfaat teh chamomile

Teh chamomile ternyata dapat membantu menenangkan area cacar yang terasa gatal. Chamomile memiliki efek antiseptik dan antiradang ketika digunakan langsung pada kulit.

Untuk menerapkan cara mengobati cacar air dengan teh chamomile, pertama-tama Anda perlu menyeduh dua hingga tiga kantong teh.

Kemudian, celupkan kapas atau kain lembut ke dalam teh dan taruhlah di atas kulit yang gatal. Tepuk lembut agar air teh terserap sempurna ke kulit.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Obat Tradisional yang Membantu Penyembuhan Cacar Air Secara Alami

Selain pengobatan medis, obat tradisional yang berasal dari beberapa bahan alami turut membantu proses pemulihan cacar air. Bagaimana cara membuatnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Health Centers 16/05/2020 . Waktu baca 7 menit

Apa Saja Perbedaan Cacar Air dan Campak?

Cacar air dan campak sama-sama menimbulkan ruam merah di kulit. Meski tampak mirip, keduanya berbeda. Apa saja perbedaan cacar air dan campak?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Penyakit Kulit, Health Centers 15/04/2020 . Waktu baca 4 menit

5 Pilihan Obat untuk Mempercepat Penyembuhan Cacar Air

Dengan minum obat, gejala cacar air yang mengganggu bisa segera diatasi, termasuk lenting lebih cepat mengering tanpa berisiko menyebabkan infeksi bakteri.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Health Centers 19/03/2020 . Waktu baca 6 menit

4 Penyakit yang Menimbulkan Bentol Berair pada Kulit Bayi

Bentol berair pada kulit bayi tidak hanya terjadi akibat lecet saja. Namun, pada juga muncul akibat masalah kesehatan tertentu. Apa saja? Baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 14/03/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Vaksin cacar air

Vaksin Cacar Air (Varisela), Ketahui Manfaat dan Jadwal Pemberiannya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020 . Waktu baca 8 menit
Salep untuk cacar air

Salep Apa yang Baik untuk Mengatasi Gatal Cacar Air?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020 . Waktu baca 6 menit
Jenis cacar

Setiap Jenis Cacar Berbeda Penyebabnya, Bagaimana Pengobatannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 21/05/2020 . Waktu baca 8 menit
penyebab cacar air

Waspadai Penyebab Cacar Air dan Berbagai Faktor Risikonya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 20/05/2020 . Waktu baca 6 menit