Saat Terkena Cacar Air, Boleh Mandi atau Tidak?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17/04/2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Saat mengalami cacar air, permukaan kulit pada bagian wajah, badan, tangan, dan kaki akan dipenuhi bintik-bintik merah yang menimbulkan rasa gatal. Untuk mencegah gejala cacar air bertambah parah, biasanya penderita dianjurkan untuk menghindari kulit terkena air atau bahkan tidak boleh mandi sama sekali. Benarkah demikian? Padahal, menjaga higienitas tubuh merupakan upaya perawatan yang diperlukan untuk mempercepat masa penyembuhan cacar air.

Hal yang perlu diperhatikan dari gejala cacar air

Karena adanya lenting cacar air ini, terdapat anggapan bahwa penderita perlu berhati-hati agar lenting tidak pecah, tergores, atau bahkan terluka guna membuatnya cepat kering dan mencegah risiko penularan cacar air serta infeksi. Sebisa mungkin penderita dianjurkan untuk tidak boleh menyentuh, menggaruk, atau bahkan mandi untuk membersihkannya.

Ketakutan lainnya apabila cacar air dibersihkan saat mandi adalah penyebaran cacar air akan bertambah ke bagian tubuh yang belum terdampak.

Memang betul lenting cacar yang gatal sebaiknya tidak digaruk atau disentuh terlalu keras. Apabila pecah, cairan lenting yang berisi virus cacar air bisa menyebar ke udara atau terpapar langsung ke orang yang belum pernah terinfeksi. Alhasil, penularan cacar air akan lebih cepat dan meluas.

Menggaruk atau menggosok lenting terlalu keras juga dapat menyebabkan luka terbuka yang mana menjadi pintu masuknya infeksi bakteri atau patogen jenis lainnya. Akan tetapi, hal tersebut tak lantas membuat higenitas kulit yang dipenuhi lenting cacar tidak dijaga dengan baik.

Jadi, boleh mandi atau tidak saat sedang sakit cacar air?

Secara medis, tidak ada larangan mandi untuk penderita cacar air. Bukannya tidak boleh, mandi saat cacar air malah dianjurkan sebagai upaya perawatan kulit untuk meredakan rasa gatal atau mencegah Anda menggaruk ruam cacar air terlalu sering. 

Selain itu, mandi bisa mengangkat kotoran dipermukaan kulit yang berpotensi menambah rasa gatal sehingga kulit yang terdampak bisa terasa lebih nyaman. Akan tetapi, mandi saat cacar air juga dapat memperparah gejala ruam dan rasa gatal apabila tidak mengikuti aturan yang tepat.

Berikut ini adalah aturan berikut tips mandi yang bisa membantu mengatasi gejala cacar air yang mengganggu.

Boleh atau tidak mandi saat cacar air tetap ada aturannya

Ketika mengalami cacar air, selama mandi dianjurkan menggunakan air hangat dan waktu mandi sebaiknya tidak lebih dari 20-30 menit.

Untuk membersihkan tubuh, tidak dianjurkan mandi menggunakan sabun kimia yang mengandung pewangi yang kuat. Kandungan kimia pada sabun seperti ini justru dapat menimbulkan rasa perih pada bagian ruam cacar dan memperparah rasa gatal.

Gunakanlah sabun khusus kulit sensitif atau yang diformulasikan untuk kulit bayi yang baru lahir. Ketika mengaplikasikan sabun, cobalah untuk tidak menggosok kulit terlalu keras guna mencegah terkelupasnya lenting atau ruam yang mengering.

Selain menggunakan sabun, Anda juga bisa menggunakan bahan-bahan alami yang lebih aman dan tidak kalah akan khasiatnya seperti mandi dengan oatmeal atau soda kue.

1. Cara mandi cacar air dengan oatmeal

Dilansir dari Medical News Today, oatmeal memiliki kandungan anti-inflamasi bernama beta glukon yang dapat membantu meringankan rasa gatal cacar air yang kerap tidak tertahankan.

Untuk mencoba mandi dengan oatmeal, Anda dapat menggunakan produk mandi berbahan oatmeal yang biasanya dijual bebas di supermarket atau apotek agar lebih praktis.

Akan tetapi, Anda juga bisa memanfaatkan bahan oatmeal secara langsung dengan mengikuti cara berikut ini:

  • Hancurkan 1 gelas, atau 1/3 gelas oatmeal untuk balita, menggunakan blender hingga menjadi bubuk. Pastikan butir bubuk sudah cukup halus sehingga bisa larut ke dalam air.
  • Setelah bubuk cukup halus, masukan ke dalam bak berisi air hangat lalu aduk hingga merata.
  • Berendamlah di dalam campuran air dan bubuk oatmeal selama 15-20 menit.
  • Selama berendam, usapkan larutan oatmeal secara halus ke permukaan kulit yang terdampak.

2. Cara mandi cacar air dengan soda kue

Sama halnya dengan oatmeal, baking soda atau soda kue juga dapat memberikan efek menenangkan di kulit sehingga membantu mengurangi rasa gatal akibat cacar air. Bedanya, cara mandi menggunakan soda kue akan lebih mudah karena Anda tak perlu menghaluskannya terlebih dahulu.

Soda kue sendiri terdiri dari sodium dan ion biokarbonat yang bisa larut dengan cepat di dalam air. Bahan dapur ini juga dikenal sebagai zat pembersih yang ampuh karena mampu mengangkat kotoran, bakteri penyakit, dan bau tak sedap secara menyeluruh pada permukaan benda. Meskipun begitu, soda kue tetap aman digunakan pada permukaan kulit tanpa kehilangan khasiatnya.

Memanfaatkan soda kue untuk mandi cacar air bisa dilakukan dengan cara:

  • Masukan satu gelas soda kue ke dalam bak berisi air hangat, lalu aduk hingga campuran benar-benar merata.
  • Rendam tubuh di dalam campuran tersebut selama 15-20 menit, sambil mengusap bagian kulit yang terdampak.
  • Mandi dengan soda kue bisa dilakukan 2-3 kali dalam sehari.
  • Campuran air dan soda kue bisa ditambahkan dengan teh chamomile ataupun bubuk oatmeal yang dihaluskan.

Aturan setelah mandi cacar air

Ketika mengeringkan badan, usahakan untuk tidak menggosok kulit dengan handuk. Keringkan dengan cara menepuk-nepuk halus handuk pada permukaan kulit.

Untuk semakin menghilangkan rasa gatal, Anda dapat menggunakan losion calamine sesaat setelah kulit kering. Penggunaan losison setelah mandi juga dapat melembabkan bagian kulit yang terdampak.

Apabila terdapat lenting cacar yang pecah dan diketahui terdapat infeksi sekunder, Anda perlu segera menemui dokter untuk mendapatkan pengobatan antibiotik apabila terinfeksi oleh bakteri.

Untuk mempercepat proses penyembuhan, cobalah untuk menkaga kualitas kekebalan tubuh Anda. dengan cara mengonsumsi makanan yang bergizi, seperti sayuran dan buah-buahan. Selain memastikan gizi seimbang selalu terpenuhi setiap harinya, pastikan juga Anda memperoleh istirahat yang cukup.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Obat Tradisional yang Membantu Penyembuhan Cacar Air Secara Alami

Selain pengobatan medis, obat tradisional yang berasal dari beberapa bahan alami turut membantu proses pemulihan cacar air. Bagaimana cara membuatnya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Health Centers 16/05/2020 . Waktu baca 7 menit

Apa Saja Perbedaan Cacar Air dan Campak?

Cacar air dan campak sama-sama menimbulkan ruam merah di kulit. Meski tampak mirip, keduanya berbeda. Apa saja perbedaan cacar air dan campak?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Penyakit Kulit, Health Centers 15/04/2020 . Waktu baca 4 menit

5 Pilihan Obat untuk Mempercepat Penyembuhan Cacar Air

Dengan minum obat, gejala cacar air yang mengganggu bisa segera diatasi, termasuk lenting lebih cepat mengering tanpa berisiko menyebabkan infeksi bakteri.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Kulit, Health Centers 19/03/2020 . Waktu baca 6 menit

4 Penyakit yang Menimbulkan Bentol Berair pada Kulit Bayi

Bentol berair pada kulit bayi tidak hanya terjadi akibat lecet saja. Namun, pada juga muncul akibat masalah kesehatan tertentu. Apa saja? Baca di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 14/03/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Vaksin cacar air

Vaksin Cacar Air (Varisela), Ketahui Manfaat dan Jadwal Pemberiannya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020 . Waktu baca 8 menit
Salep untuk cacar air

Salep Apa yang Baik untuk Mengatasi Gatal Cacar Air?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020 . Waktu baca 6 menit
Jenis cacar

Setiap Jenis Cacar Berbeda Penyebabnya, Bagaimana Pengobatannya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 21/05/2020 . Waktu baca 8 menit
penyebab cacar air

Waspadai Penyebab Cacar Air dan Berbagai Faktor Risikonya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 20/05/2020 . Waktu baca 6 menit