Benarkah Rutin Minum Vitamin C Dapat Mencegah Anemia?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12/12/2019
Bagikan sekarang

Anemia defisiensi besi merupakan jenis anemia yang paling umum terjadi di dunia. Penyebabnya adalah kekurangan zat besi sehingga tubuh tidak dapat memproduksi hemoglobin, protein yang merupakan komponen penting dari pembentukan sel darah merah yang sehat. Anemia defisiensi besi bisa membuat Anda lemas, pucat, pusing, sakit kepala, hingga sesak napas. Salah satu cara mengobati anemia adalah dengan minum suplemen vitamin C, meski juga bisa dengan mengonsumsi makanan sumber vitamin C. Kenapa begitu?

Suplemen vitamin C, cara mengatasi anemia yang baik

Vitamin C membantu penyerapan dan penyimpanan zat besi di hati, sehingga konsumsi suplemen vitamin C dapat menaikkan kadar hemoglobin karena zat besi tersebut akan diubah menjadi sel darah.

Konsumsi suplemen vitamin C 25 mg dapat meningkatkan penyerapan zat besi hingga dua kali lipat, sedangkan konsumsi 250 mg vitamin C dapat meningkatkan penyerapan zat besi hingga 5 kali lipat.

Oleh karena itu, sebaiknya selalu cukupi kebutuhan vitamin C tubuh setiap hari, terutama bagi Anda yang memiliki anemia. Kebutuhan vitamin C untuk pria adalah sekitar 90 mg per hari, sementara wanita perlu 75 mg vitamin C setiap hari.

Akan tetapi, sebenarnya lebih baik mendapatkan asupan vitamin C harian Anda dari sumber makanan segar. Pasalnya, vitamin C yang terkandung dalam buah bisa bertahan lebih lama dalam tubuh. Sementara vitamin C dari suplemen dapat cepat terbilas lewat urin.

Makanan apa saja yang kaya akan vitamin C?

Berikut terdapat daftar beberapa makanan yang kaya akan vitamin C. Anda dapat mencoba mengonsumsi makanan-makanan tersebut dengan pengolahan yang tepat.

  • Jambu
  • Paprika
  • Pepaya
  • Kiwi
  • Jeruk
  • Leci
  • Brokoli
  • Stroberi
  • Toge
  • Kol
  • Bayam

Hati-hati, cara mengolah makanan yang salah dapat menurunkan kadar vitamin C

Buah-buahan dan sayuran segar merupakan sumber vitamin C terbaik. Namun, proses memasak yang salah dapat mengurangi hingga 50-80 % kandungan vitamin C dalam makanan tersebut.

Misalnya, saat Anda memasak bayam, memasaknya selama 5 menit akan menghilangkan sebanyak 11 persen. Memasaknya hingga 30 menit bisa menghilangkan sebesar 60% kandungan vitamin C-nya. Contoh lainnya pada wortel, ketika Anda memasak selama 5 menit, kandungan vitamin C akan hilang sebanyak 16 %, namun ketika proses pemasakan mencapai 30 menit, sebanyak 50% vitamin C akan hilang.

Jadi ketika mengolah makanan, Anda perlu mengetahui cara yang tepat. Jangan memasak buah dan sayur yang tinggi vitamin C dalam api yang panas, pastikan suhunya tidak terlalu panas (low heat) dan tambahkan sedikit air untuk mengurangi jumlah vitamin C yang terbuang.

Apakah ada cara mengatasi anemia defisiensi besi yang lain?

  • Mengubah kebiasaan pola makan dengan menambahkan konsumsi pangan yang memudahkan penyerapan besi, misalnya makanan yang kaya akan vitamin C. Anda juga dapat mencoba mengonsumsi suplemen tablet besi.
  • Hindarilah konsumsi makanan yang dapat menghambat penyerapan zat besi, seperti fitat, fosfat dan tanin (misal: anggur, beri dan cokelat).
  • Jangan lupa untuk mengolah makanan dengan cara yang tepat dan tidak terlalu lama mengolahnya.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

5 Hal yang Perlu Dihindari Jika Anda Menderita Anemia Defisiensi G6PD

Penderita anemia G6PD perlu menghindari beberapa pantangan. Pasalnya, sel-sel darah merah yang kekurangan G6PD sangat rentan mengalami kerusakan.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu

5 Penyebab Mulut Anda Terasa Pahit Saat Puasa

Penyebab mulut terasa pahit saat puasa biasanya tidak berbahaya. Bisa jadi, mulut terasa pahit karena Anda lalai melakukan hal yang satu ini! Apa ya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hari Raya, Ramadan 19/05/2020

Rutin Minum Madu Saat Sahur Bisa Memberikan 5 Kebaikan Ini

Katanya, minum madu saat sahur bisa memberikan segudang manfaat baik bagi tubuh selama menjalani puasa. Tertarik ingin coba? Simak beragam khasiatnya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 29/05/2020
resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020