Apakah Semua Pria Pasti Mengalami Impotensi di Usia Tua?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Selain masalah hidup, pertambahan usia ternyata juga mampu menghadirkan kekhawatiran lain bagi sejumlah besar pria. Salah satunya adalah, apakah pria usia tua pasti impotensi?

Impotensi atau disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan pria mencapai dan mempertahankan ereksi yang memadai untuk mendapatkan hubungan intim yang memuaskan.

Faktanya, jumlah kasus pria dengan impotensi memang meningkat seiring bertambahnya usia. Namun, tahukah Anda bahwa bahkan pria usia muda pun bisa mengalami disfungsi ereksi?

Faktor-faktor yang mempengaruhi impotensi

Ereksi dan kepuasan seksual terjadi karena dipengaruhi banyak faktor. Begitu pula dengan disfungsi ereksi. Suatu literatur memang mengatakan bahwa impotensi berkaitan dengan usia seseorang. Hal ini didukung oleh suatu penelitian yang mengungkapkan bahwa sensitivitas penis turut dipengaruhi usia.

Beberapa literatur lain mengatakan bahwa, yang terpenting dari pemeliharaan aktivitas seksual seseorang adalah kesehatan fisik, ketersediaan pasangan, dan pengaruh pola aktivitas seksual sebelumnya. Kesehatan fisik juga menjadi faktor internal yang dapat memicu disfungsi ereksi, contohnya keberadaan penyakit seperti hipertensi, kanker prostat, jantung, diabetes.

Sedangkan penelitian di lapangan mengungkapkan bahwa beberapa hal yang sering kali menyebabkan terjadinya perubahan fungsi seksualitas pada lanjut usia, antara lain:

  • Orang yang memperoleh kepuasan dari perilaku seksualnya, dan orang yang cenderung secara seksual aktif pada masa-masa awal tahun pernikahannya, cenderung akan tetap memilki fungsi seksualitas yang terus aktif pada masa lanjut usianya.
  • Bagaimana pandangan sosialnya terhadap seks. Orang yang menganggak aktivitas seksual tidak layak lagi dilakukan oleh orang lanjut usia terkadang menyebabkan seseorang menekan keinginan seksual dari dalam dirinya.
  • Pada beberapa kasus, terdapat penurunan fungsi seksualitas seseorang di usia lanjut, saat dirinya ditinggal (meninggal maupun bercerai) oleh pasangannya dan tidak memiliki dorongan yang cukup kuat untuk mencari pasangan baru.
  • Masalah hidup, seperti masalah keuangan, juga terkadang mampu memperlemah aktivitas seksual seseorang. Beberapa orang dengan masalah seperti ini biasanya cenderung menghindari masalahnya dengan cara merokok dan konsumsi alkohol, yang merupakan faktor risiko pemicu disfungsi ereksi. Beberapa penelitan mengungkapkan bahwa nikotin memiliki efek merugikan terhadap fungsi seksualitas seseorang; karena mampu memicu penyakit penyerta dan mengganggu peredaran darah ke organ seksual.

Apa dampak dari impotensi?

Keadaan impotensi pada pria, mampu mempengaruhi keadaan jasmani dan rohaninya sehingga turut mempengaruhi kualitas sumber dayanya pula. Hal ini dikarenakan, impotensi pada pria memiliki peranan besar dalam pembentukan rasa percaya diri seorang pria.

Bagaimana mengatasi impotensi?

Bila impotensi memang benar Anda alami, melakukan tindakan medis lewat pemberian Viagra bisa dilakukan. Belakangan juga terdapat beberapa terapi yang diperuntukkan penanganan masalah ini. Perlu diperhatikan bahwa tindakan-tindakan ini sebaiknya dilakukan setelah berkonsultasi dengan dokter.

Perlu dicatat bahwa perubahan aktivitas seksual bukan merupakan bagian normal dari proses penuaan. Hasrat seksual Anda tentu akan terus berlanjut. Meskipun akan ada penurunan kuantitas aktivitas seksual, tapi aktivitas seksual takkan berhenti begitu saja. Hal ini didukung dengan sebuah penelitian yang mengungkapkan bahwa sekitar 70 persen pria lanjut usia dengan usia rata-rata 68 tahun masih tetap melakukan aktivitas seksualnya.

BACA JUGA:

Berapa Pengeluaran Rokok Anda Sehari?

Hitung dan coba alihkan uang itu untuk aktivitas lain yang membantu kesehatan Anda.

Cek Sekarang!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Fakta Unik Viagra, Bukan Sekadar Obat Kuat Pria

Obat viagra kini dikenal sebagai obat kuat pria. Padahal, ada beragam fakta obat viagra yang mungkin tidak Anda sangka. Yuk, ketahui info lengkapnya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Sarmoko, Apt.
Kesehatan Pria, Impotensi 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Azoospermia (Air Mani Tidak Mengandung Sperma)

Sekiranya 15% pria yang tidak subur disebabkan oleh azoospermia. Jika Anda belum juga punya momongan setelah tahunan berusaha, bisa jadi ini penyebabnya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Masalah Kesuburan, Kesuburan, Kehamilan 4 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Pedofilia

Pedofil adalah gangguan seksual yang dialami pria. Simak info tentang apa itu pedofil, gejala, ciri, arti, penyebab, dan bagaimana cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 2 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Trikomoniasis

Berapa Pengeluaran Rokok Anda Sehari? Hitung dan coba alihkan uang itu untuk aktivitas lain yang membantu kesehatan Anda. Cek Sekarang! ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Seksual, Trikomoniasis 2 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
penis terjepit

Pertolongan Pertama Saat Penis Terjepit Ritsleting

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
makanan minuman manis penyebab impotensi

Betulkah Makanan dan Minuman Manis Bisa Bikin Pria Impoten?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
setelah seks

4 Hal yang Harus Langsung Dilakukan Wanita Setelah Seks

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit