home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Penyebab Kumis dan Jenggot Tidak Tumbuh pada Sebagian Pria

Penyebab Kumis dan Jenggot Tidak Tumbuh pada Sebagian Pria

Apakah Anda berkeinginan untuk menumbuhkan jenggot dan kumis tapi belum terwujud juga? Setiap orang memang punya karakteristik wajah dan kulit yang berbeda-beda. Kalau ada pria yang jenggot dan kumisnya bisa tumbuh lebat, Anda mungkin sulit sekali untuk menumbuhkan sehelai saja rambut wajah itu. Cari tahu penyebabnya di bawah ini, yuk.

Mengapa tidak tumbuh jenggot dan kumis di wajah saya?

Ada beberapa faktor yang bisa memengaruhi pertumbuhan jenggot dan kumis pada wajah seseorang. Salah satunya adalah kadar testosteron yang rendah. Ya, hormon testosteron berperan penting dalam pertumbuhan rambut wajah pada pria. Pria yang kekurangan hormon testosteron jadi lebih sulit menumbuhkan rambut di wajah. Inilah mengapa wanita yang memiliki kadar testosteron lebih rendah dari pria umumnya tidak bisa menumbuhkan jenggot dan kumis.

Seorang spesialis kulit dari Amerika Serikat , dr. Kenneth Beer menjelaskan bahwa kadar hormon testosteron dalam tubuh Anda mungkin sudah cukup banyak. Akan tetapi, kepekaan dan reaksi tubuh setiap orang terhadap hormon ini ternyata berbeda-beda. Ada pria yang tubuhnya bisa merespon testosteron dengan baik, sehingga mudah saja menumbuhkan jenggot dan kumis. Namun, ada juga orang yang kurang sensitif terhadap testosteron meskipun kadarnya sudah cukup.

Lebih lanjut, dr. Kenneth Beer juga menyebutkan bahwa faktor genetik sangat berpengaruh pada orang kondisi ini. Seberapa tebal folikel rambut Anda pada wajah dan di seluruh tubuh memang sudah ditentukan dalam gen Anda, bahkan sebelum Anda lahir. Gen ini mungkin diturunkan oleh orangtua atau kakek Anda.

Apakah ada cara untuk mengatasinya?

Jika kadar testosteron dalam tubuh Anda memang sangat rendah atau kurang, dr. Kenneth mengatakan, Anda bisa saja suntik hormon. Namun, suntik hormon testosteron tidak bisa menjamin tumbuhnya jenggot dan kumis. Apalagi kalau secara genetik Anda memang tidak memiliki bakat berjanggut dan berkumis. Sedangkan kalau Anda tidak peka terhadap testosteron, suntik hormon sebanyak apapun tidak akan berpengaruh terhadap pertumbuhan rambut di wajah.

Anda juga mungkin pernah dengar ada obat dan suplemen yang bisa menumbuhkan jenggot dan kumis. Hati-hati, jangan mudah termakan iklan. Pasalnya, hingga saat ini belum ada penelitian yang bisa membuktikan adanya obat penumbuh jenggot. Selain itu, obat-obatan yang diklaim bisa mendorong pertumbuhan rambut wajah tersebut biasanya belum teruji klinis. Anda justru berpotensi mengalami efek samping seperti luka atau bahkan kerusakan organ hati.

Menurut ahli dermatologi dari University of Pennsylvania, dr. Joel M. Galfand, sebenarnya memang tak ada perawatan atau obat khusus yang direkomendasikan tenaga kesehatan bagi pria yang tidak memiliki rambut wajah. Namun, kalau memang ingin melebatkan jenggot dan kumis sebaiknya perhatikan gaya hidup. Jaga pola makan sehat dengan nutrisi seimbang dan berhenti merokok. Hal ini bisa membantu meningkatkan kepekaan terhadap hormon testosteron dalam tubuh.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Oh, to Be Just Another Bearded Face. http://www.nytimes.com/2012/05/31/fashion/oh-to-be-just-another-bearded-face.html?pagewanted=2&_r=0&ref=fashion Diakses pada 27 April 2017.

Why Can’t Some Men Grow Facial Hair? http://mentalfloss.com/article/54444/why-cant-some-men-grow-facial-hair Diakses pada 27 April 2017.

The Facts About Facial Hair and Shaving. http://teens.webmd.com/boys/facial-hair-faq#1 Diakses pada 27 April 2017.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Irene Anindyaputri
Tanggal diperbarui 25/02/2021
x