Adenoma Bronkus

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Definisi

Apa itu adenoma bronkus?

Adenoma bronkus adalah salah satu jenis tumor di trakea atau bronkus (jalan udara yang membawa udara ke paru-paru) yang biasanya menghambat saluran pernapasan Anda. Meski awalnya istilah adenoma bronkus hanya mencakup tumor jinak pada saluran napas, tumor ini bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya (dengan pengecualian adenoma kelenjar lendir).

Adenoma bronkus adalah jenis kanker yang sangat jarang terjadi.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala adenoma bronkus?

Beberapa tanda dan gejala umum dari adenoma bronkus yaitu:

  • Darah dalam dahak
  • Batuk
  • Mengi (napas berbunyi seperti siulan lirih atau ngik-ngik)
  • Berkali-kali kena pneumonia
  • Pneumonia yang tidak sembuh-sembuh
  • Batuk yang tidak sembuh-sembuh hingga 6 minggu lebih
  • Kolaps paru

Gejala lain yang jarang terjadi, tapi bisa menandakan adenoma bronkus adalah:

  • Kulit memerah atau merona

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab adenoma bronkus?

Dokter dan para ahli belum menemukan penyebab pasti adenoma bronkus. Diduga kuat faktor genetik berperan kuat sebagai penyebab kanker ini.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko kena adenoma bronkus?

Ada beberapa faktor risiko adenoma bronkus, di antaranya:

  • Genetik (keturunan atau bawaan)
  • Memiliki neoplasia endokrin multipel tipe 1
  • Pernah menjalani terapi radiasi (atau terpapar radiasi) pada bagian kepala dan leher

Diagnosis & pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana adenoma bronkus didiagnosis?

Dokter mungkin menjalankan pemeriksaan-pemeriksaan berikut untuk mendapatkan diagnosis.

  • Biopsi untuk mengambil sebagian kecil jaringan bronkus. Sampel kemudian diperiksa di laboratorium guna memastikan apakah kanker atau bukan.
  • Rontgen atau sinar X untuk melihat citra tubuh bagian dalam, seperti adanya tumor di paru-paru.
  • MRI, atau magnetic resonance imaging, untuk melihat organ dan struktur dalam tubuh. Pemindaian ini berguna untuk melihat seberapa besar ukuran tumornya.

Dokter juga mungkin meminta Anda untuk melakukan pemindaian lainnya untuk memantau perkembangan tumor.

Bagaimana bronkus adenoma diobati?

Pengobatannya tergantung dari:

  • Jenis dan tahap stadium kanker
  • Usia pasien
  • Kondisi kesehatan pasien secara umum
  • Pilihan pasien dan keluarganya

Pilihan Anda untuk mengobati tumor ini yaitu:

  • Operasi adalah pengobatan utama untuk adenoma bronkus. Spesialis bedah akan mengangkat kanker dan jaringan-jaringan di sekitarnya. Nodul limfa di sekitar tumor juga mungkin diangkat supaya tumor tidak menyebar.
  • Terapi radiasi juga bisa jadi pilihan untuk membunuh sel kanker. Terapi ini juga bisa dilakukan setelah Anda menjalani operasi pengangkatan tumor. Akan tetapi, radiasi bisa memberikan efek samping seperti:
    • Lemas
    • Kulit yang diradiasi memerah
    • Sakit tenggorokan
    • Batuk
    • Napas terengah-engah
  • Obat-obatan kemoterapi juga bisa membunuh sel kanker dalam tubuh. Anda bisa mendapatkan lewat suntikan infus atau obat minum (tapi obat kemoterapi minum masih sangat jarang di Indonesia). Kalau kankernya sudah menyebar ke mana-mana, Anda mungkin menjalani kemoterapi bersama dengan pengobatan lainnya. Atau Anda baru akan menjalani kemoterapi setelah operasi pengangkatan tumor. Efek samping kemoterapi antara lain:
    • Lemas
    • Mual dan muntah
    • Rambut rontok
    • Hilang nafsu makan
    • Diare
    • Rentan kena infeksi
  • Imunoterapi untuk mendorong kerja sistem kekebalan tubuh (imun) dalam mendeteksi dan menghancurkan sel-sel kanker.
  • Terapi target akan menyasar protein atau gen tertentu yang memengaruhi perkembangan kanker. Itulah yang akan dihancurkan guna mencegah penyebaran kanker lebih jauh.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi adenoma bronkus?

Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan:

  • Pengobatan kanker bisa menguras tenaga, emosi, dan perasaan. Bicarakan dengan orang-orang terdekat, dokter, perawat, dan tim ahli Anda soal apa yang Anda rasakan.
  • Terapis, psikolog, atau konselor bisa membantu Anda menghadapi gejolak emosi selama pengobatan.
  • Anda juga bisa mencari komunitas penyintas kanker atau kelompok yang sedang berjuang melawan kanker untuk saling berbagi pengalaman serta dukungan mental.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Amiloidosis

Amiloidosis adalah salah satu penyakit langka yang bisa menyebabkan gagal organ mematikan. Apa penyebabnya? Bisakah penyakit ini disembuhkan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 12 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Rhabdomyosarkoma (Rabdomiosarkoma)

Rhabdomyosarkoma atau rabdomiosarkoma adalah kanker yang menyerang jaringan lunak tubuh. Cari tahu gejala, penyebab, dan pengobatannya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Kanker, Penyakit Kanker Lainnya 11 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Prolaktinoma

DefinisiApa itu prolaktinoma? Prolaktinoma adalah suatu kondisi di mana terdapat tumor bersifat nonkanker (adenoma) pada kelenjar hipofisis di otak yang memproduksi hormon prolaktin secara berlebihan. Penyakit ini ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Saraf Lainnya 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Tumor Mediastinum

Tumor mediastinum adalah jaringan abnornal yang terjadi di bagian mediastinum atau rongga dada. Ketahui gejala, penyebab, dan pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kanker, Penyakit Kanker Lainnya 10 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

radiasi wi-fi

Benarkah Radiasi dari Wi-Fi Bisa Memicu Kanker Anak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
berhenti makan junk food

7 Trik Jitu Agar Tak Mudah Tergoda Makan Junk Food

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
penyakit degeneratif

Mengenali Jenis-jenis Penyakit Degeneratif yang Umum Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
olahraga untuk mantan penderita sembuh dari pasien kanker survivor

Panduan Olahraga untuk Mantan Penderita Kanker

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit