Berapa Lama Harus Istirahat di Rumah Saat Sedang Flu Atau Pilek?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anda dianjurkan untuk izin tidak masuk atau cuti kerja dan istirahat di rumah ketika terserang flu atau pilek. Selain karena rentan menular ke orang lain, berbagai gejala flu dan pilek bisa sangat menyebalkan dan mengganggu aktivitas harian Anda. Lantas, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk istirahat agar Anda bisa kembali beraktivitas? Berikut penjelasannya.

Istirahat di rumah ketika kena flu dan pilek untuk menghindari penularan penyakit

Anda mungkin menyangka bahwa Anda baru-baru saja kena flu dan pilek karena baru merasakan gejala flu dan pilek sekarang — seperti hidung mampet dan berair, demam, dan sakit kepala. Padahal, penularan virus penyebab flu bahkan sudah bisa terjadi sebelum gejalanya muncul. Ya, Anda sudah bisa menularkan flu bahkan sejak Anda belum sakit flu.

Dilansir dari laman Health, menurut Margarita Rohr, MD, spesialis penyakit dalam di NYU Langone Health, penularan flu setidaknya berlangsung selama 5 sampai 7 hari setelah gejala flu dimulai. Penularan ini bisa berlangsung lebih lama pada anak-anak dan orang-oran yang daya tahan tubuhnya lemah, hingga lebih dari tujuh hari.

Penularan flu dimulai sejak Anda mulai merasakan demam. Meskipun belum ada gejala pilek, partikel udara yang mengandung virus flu sudah bisa menular ke orang lain saat Anda batuk, bersin, atau berbicara. Pasalnya, cipratan air liur udara yang mengandung virus dapat menyebar sejauh empat meter dari jangkauan. Ini sebabnya, flu adalah penyakit yang paling mudah menyebar dan menular kepada orang lain.

Lantas, berapa lama saya harus istirahat di rumah sebelum bisa beraktivitas lagi setelah terkena flu?

Meski kesannya sepele, flu dan pilek tidak boleh disepelekan. Penyakit ini sangat mudah menular kepada orang lain, terlebih bila orang-orang di sekitar Anda sistem imunnya sedang menurun.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan agar Anda tetap istirahat dari sejak pertama kali merasakan gejalanya sampai 24 jam setelah demam hilang, tanpa mengonsumsi obat penurun demam apapun.

Namun apabila demam Anda berangsur turun setelah minum obat penurun demam — seperti ibuprofen atau paracetamol — tetapi demamnya kembali muncul setelah obat habis, sebenarnya Anda belum sembuh benar. Artinya, Anda masih bisa menularkan penyakit pada orang lain.

Seberapa cepat Anda pulih dari pilek atau flu tergantung pada sistem kekebalan tubuh masing-masing orang. Sebagian orang yang terkena flu setidaknya menghabiskan waktu sekitar 7 sampai 10 hari sampai sakitnya sembuh. Gejala flu mungkin saja hanya berlangsung beberapa hari, namun biasanya sisa-sisa penyakitnya bertahan lebih dari dua minggu.

Semakin parah gejalanya, semakin lama Anda harus istirahat di rumah

Para ahli umumnya setuju bahwa sebaiknya orang yang terkena flu lebih lama menghabiskan waktu di rumah selama memiliki gejala yang parah, seperti batuk berdahak, muntah, diare, demam, atau kelelahan. Pasalnya, gejala-gejala ini akan sangat mungkin untuk menular kepada orang lain.

Segera konsultasikan pada dokter bila gejala flu Anda tak kunjung sembuh. Sebab, ini ditakutkan adanya kemungkinan infeksi sekunder atau komplikasi tertentu pada sistem pernapasan Anda, contohnya penumonia atau penyakit pernapasan lainnya.

Bila Anda terkena flu yang sangat mengganggu, istirahatlah di rumah setidaknya sampai demam Anda mereda. Selain mencegah penularan, hal ini bertujuan untuk mempercepat proses penyembuhan dan pemulihan Anda. Pilihlah makanan yang baik dikonsumsi saat flu, seperti sup hangat, pisang, atau madu untuk mempercepat proses penyembuhan. Jangan lupa untuk istirahat dengan cukup agar Anda bisa kembali sehat dan beraktivitas seperti biasanya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Posisi Tidur yang Aman dan Nyaman Saat Sakit Leher

Posisi tidur yang salah sering kali membuat Anda terbangun dengan leher sakit. Tenang, coba posisi tidur ini untuk meredakan sakit leher Anda.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Jenis Minuman yang Baik dan yang Perlu Dibatasi untuk Asam Lambung

Selain memilih jenis makanan yang dikonsumsi, Anda juga perlu tahu jenis minuman untuk asam lambung agar gejalanya tidak kambuh. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Pencernaan, Gastritis dan Maag 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Ragam Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Walaupun digoreng, Anda bisa membuat bakwan yang enak, gurih, dan lebih sehat. Simak beragam resep membuat bakwan yang mudah berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Resep Sehat, Nutrisi 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Pentingnya Ventilasi Udara yang Baik di Dalam Rumah untuk Kesehatan

Setiap rumah dan gedung wajib punya sistem ventilasi yang baik. Sebab, ventilasi udara yang baik bermanfaat bagi kesehatan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan, Informasi Kesehatan 23 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat pilek alami

5 Bahan Alami untuk Menyembuhkan Pilek Tanpa Obat

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit
obat infeksi jamur vagina

Jangan Digaruk! Ini 2 Jenis Obat Infeksi Jamur Vagina untuk Meredakan Gejala

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
jenis pijat

Mengenal Jenis-Jenis Pijat dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
apa itu merkuri dan apa bahaya merkuri

Mengenal Merkuri dan Berbagai Bahayanya untuk Kesehatan Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit