Gejala Flu yang Tak Kunjung Sembuh Bisa Memicu Serangan Jantung

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/11/2019 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Penyakit flu sering diremehkan sebagai penyakit biasa. Ya, Anda hanya perlu istirahat yang cukup, makan teratur, dan minum obat untuk meredakan gejala flu. Namun hati-hati, risiko serangan jantung bisa meningkat akibat flu yang dibiarkan berkepanjangan.

Risiko serangan jantung akibat flu berkepanjangan

puasa saat flu

Seberapa cepat Anda pulih dari pilek dan flu tergantung pada sistem kekebalan tubuh. Orang yang sakit flu biasanya bisa sembuh dalam 7-10 hari sejak pertama kali gejalanya muncul. Namun, ini bukan berarti Anda lantas menyepelekan sakit flu.

Flu parah yang berkepanjangan dapat mengakibatkan risiko serangan jantung naik hingga enam kali lebih tinggi. Temuan ini diawali oleh penelitian para ahli asal Kanada. Mereka mengamati sekitar 364 pasien berusia 35 tahun yang telah dirawat selama satu tahun di rumah sakit akibat serangan jantung.

Dari sekian banyak pasien serangan jantung yang ada, 20 pasien di antaranya mengalami gejala flu berat selama 7 hari sebelum mulai terkena serangan jantung.

Para ahli berpendapat bahwa gejala flu tersebut berhubungan dengan risiko serangan jantung. Bahkan, risiko ini dapat terus meningkat pada orang yang usianya lebih dari 65 tahun, yaitu usia paling rentan terkena serangan jantung.

Bagaimana flu bisa meningkatkan risiko serangan jantung?

mencegah angin duduk

Akibat dari infeksi virus flu berkepanjangan adalah peradangan di seluruh tubuh. Menurut Jeffrey C. Kwong, ilmuwan dari Institute for Clinical Evaluative Sciences di Toronto, peradangan akibat virus flu juga memengaruhi pembuluh darah jantung.

Ketika pembuluh darah jantung meradang, timbunan plak yang ada di dalamnya akan pecah dan menyumbat pembuluh darah. Akibatnya, aliran darah menjadi tidak lancar dan menyebabkan serangan jantung.

Bukan hanya saluran pernapasan yang bisa terkena stres, jantung pun juga bisa. Akibat flu dibiarkan berkepanjangan, jantung akan bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh guna melawan peradangan. Lama kelamaan, jantung bisa stres hingga menyebabkan serangan jantung.

Semua alasan ini turut didukung oleh Dr. Janet Wei, FACC, seorang ahli jantung di Barbra Streisand Women’s Heart Centre di Los Angeles. Bahkan lebih parahnya lagi, menurutnya, peradangan di pembuluh darah jantung dapat meningkatkan risiko stroke tiga kali lebih tinggi, seperti dilansir dari Healthline.

Cara mencegah komplikasi akibat flu berkepanjangan

cuci tangan

Hasil temuan ini semakin memperkuat pentingnya vaksin flu untuk mencegah flu dan penyakit bawaannya. Semakin banyak orang yang divaksinasi melawan virus flu, maka akan lebih sedikit pula flu yang menyebar di masyarakat.

Walau demikian, vaksin flu disebut-sebut lebih efektif dilakukan pada musim-musim wabah flu. Lantas, bagaimana cara mencegah penularan flu jika tidak sedang musim flu?

Cara paling utama sekaligus paling mudah yang bisa Anda lakukan adalah mencuci tangan. Ya, selain menjaga kebersihan tangan, kebiasaan mencuci tangan juga dapat membantu mencegah penularan virus flu ke dalam tubuh.

Maka itu, pastikan untuk selalu mencuci tangan dengan benar sesering mungkin. Apalagi jika Anda baru selesai menggunakan toilet, memegang benda di tempat umum, atau mengunjungi pasien di rumah sakit.

Bila badan Anda mulai pegal-pegal dan gejala flu lainnya bermunculan, segera istirahat di rumah dan makan teratur. Hal ini dapat membantu meredakan flu dan mencegah penularannya ke orang lain. Terlebih jika Anda merasakan nyeri dada, sesak napas, hingga keringat dingin saat sedang flu, segera konsultasikan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

Mata plus sering dikenal sebagai penyakit orang tua. Padahal banyak juga kasus mata plus pada anak. Baca terus dan pelajari berbagai penyebab dan gejalanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 20/06/2020 . 5 menit baca

Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

Benarkah frozen yogurt memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit dari es krim? Cari tahu di sini untuk memastikan apakah frozen yogurt memang lebih sehat.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 17/06/2020 . 5 menit baca

Berbagai Penyebab Bau Mulut Tak Sedap

Bau mulut atau halitosis adalah masalah yang sangat mengganggu dan memalukan. Cari tahu semua tentang penyebab dan cara menghilangkan bau mulut tak sedap.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 17/06/2020 . 5 menit baca

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Hampir semua orang pernah mengalami mata atau tangan kedutan. Namun, apakah Anda tahu arti kedutan dan risikonya bagi kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 15/06/2020 . 5 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

menjaga kesehatan anak dengan penyakit jantung bawaan

Panduan Menjaga Kesehatan Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 01/07/2020 . 10 menit baca
endokarditis adalah

Endokarditis

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . 1 menit baca
Serangan jantung bersepeda

Hati-hati Serangan Jantung Saat Bersepeda Terutama untuk Pemula

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 24/06/2020 . 4 menit baca
mual karena gugup

Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . 6 menit baca