home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Menghirup Manfaat Udara Pantai untuk Penderita Asma

Menghirup Manfaat Udara Pantai untuk Penderita Asma

Pantai dan laut memang telah lama dipercaya sebagai tempat yang nyaman dan menyegarkan. Banyak orang pergi ke pantai tidak hanya untuk bermain, tapi juga menenangkan pikiran atau menghirup udara pantai yang khas. Tak hanya itu, beberapa ahli rupanya juga menunjukkan bahwa udara pantai punya manfaat yang baik untuk penderita asma. Baca terus untuk cari tahu apa saja efek yang diberikan udara dan air laut bagi penderita asma.

Benarkan udara pantai baik untuk penderita asma?

Hingga kini, belum diketahui apa yang menjadi penyebab pasti dari asma. Meski tak bisa disembuhkan, gejala asma dan kekambuhannya bisa dikurangi dan dicegah.

Beberapa orang melaporkan bahwa mereka tak lagi mengalami serangan asma.

Hal ini biasanya disebabkan oleh perubahan gaya hidup dan pengobatan yang bisa membantu mengendalikan gejala-gejala asma.

Salah satu terapi pengobatan untuk asma dan gaya hidup yang mungkin sesuai adalah menghirup udara pantai atau laut.

Namun, yang perlu diperhatikan, pastikan pantai dan laut yang Anda datangi adalah yang masih bersih, bebas dari polusi atau pencemaran, dan jauh dari kawasan industri.

Penelitian yang dilakukan oleh para ahli di Jerman dalam jurnal Practice and Clinic of Pneumology membuktikan bahwa ternyata hal ini bukan cuma sugesti saja.

Udara pantai memang memiliki khasiat bagi kesehatan paru-paru.

Artinya, orang-orang dengan masalah pernapasan seperti asma bisa menikmati suasana laut sekaligus menjalani terapi untuk membantu meredakan gejala-gejala asma secara alami.

Manfaat udara pantai untuk asma

Berikut adalah berbagai manfaat dari udara pantai dan laut untuk penderita asma.

1. Kadar oksigen yang tinggi

mengatasi stres dengan bernapas dalam

Pantai dan laut terletak di dataran rendah yang memiliki kadar oksigen lebih banyak dari tempat-tempat di dataran tinggi seperti pegunungan. Ini karena gravitasi bumi menahan oksigen di permukaan bumi.

Maka itu, semakin jauh dari dataran dan permukaan air laut, tekanan udara dan kadar oksigen akan semakin berkurang.

Inilah mengapa banyak orang merasa pusing, sesak napas, bahkan pingsan ketika berada di tempat yang tinggi. Penyakit akibat ketinggian ini banyak dialami oleh pendaki gunung.

Mereka yang menderita asma berisiko mengalami serangan asma jika berada di tempat-tempat dengan kadar oksigen yang terbatas.

Jadi, berada di pantai dengan kadar oksigen yang melimpah di udara dan dekat dengan air laut bisa membantu penderita asma untuk bernapas lebih lega dan bebas, terutama jika Anda sering menghabiskan waktu atau tinggal di dataran tinggi.

2. Udara yang bersih

bernapas dengan hidung

Menurut seorang pakar alergi di University of Cincinnati College of Medicine, Jonathan A. Bernstein, angin yang bertiup di pantai bisa mengusir berbagai alergen dan agen penyebab iritasi.

Direktur Allergy and Asthma Care of Brooklyn, Cascya Charlot juga menambahkan bahwa biasanya di pantai jumlah serbuk sari yang terbawa angin jauh lebih sedikit.

Ini berarti, udara laut yang bersih bisa membuat bernapas lebih plong, khususnya untuk orang yang asma atau masalah paru lainnya.

Selain itu, sirkulasi udara di pantai dan laut juga lebih lancar dibanding kota-kota besar dengan puluhan gedung bertingkat atau daerah yang berbukit-bukit.

3. Terapi alami untuk pernapasan

teknik pernapasan coronavirus covid-19

Udara yang Anda hirup di laut atau pantai mengandung tetesan-tetesan kecil air laut. Tetesan-tetesan ini kaya akan garam, iodin, dan magnesium.

Ketiganya berfungsi sebagai aerosol yang akan merangsang reaksi imun pada organ-organ pernapasan.

Hasil penelitian yang dipublikasikan di sebuah jurnal kesehatan Jerman, Prax Klin Pneumol membuktikan bahwa menghirup udara pantai dan air laut secara rutin bisa melemaskan otot-otot pernapasan serta mengurangi lendir yang menghalangi saluran pernapasan untuk penderita asma.

Semakin lama waktu yang Anda habiskan di pantai atau laut, fungsi paru-paru Anda akan semakin membaik.

Jadi, untuk Anda yang menderita asma, tak ada salahnya meluangkan waktu beberapa jam setiap minggu untuk menghirup udara dan air laut di pantai sebagai bentuk terapi alami atau latihan pernapasan untuk asma.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

The Health Benefits of Ocean Air – Lung Health Institute. (2015). Retrieved May 29, 2020, from https://lunginstitute.com/blog/breathing-in-ocean-air/

Harrington, R. (2015). Why do you feel so awful at high altitudes? – ScienceLine. Retrieved May 29, 2020, from http://scienceline.org/2015/02/why-do-you-feel-so-awful-at-high-altitudes/

Menger, W., & Schellhaas, J. (1980). Telemetrische Untersuchungen zum Nachweis des sekretolytischen Effektes der Brandungszone bei Kindern mit Asthma bronchiale [A telemetric study of the secretoloytic effect of sea-air on children with bronchial asthma (author’s transl)]. Praxis und Klinik der Pneumologie34(12), 746–749. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/7465536

Rashleigh, R., Smith, S. M., & Roberts, N. J. (2014). A review of halotherapy for chronic obstructive pulmonary disease. International journal of chronic obstructive pulmonary disease9, 239–246. https://doi.org/10.2147/COPD.S57511

Foto Penulis
Ditulis oleh Irene Anindyaputri Diperbarui 21/06/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x