Definisi

Apa itu mata kedutan?

Mata kedutan, atau blepharospasm, adalah kejang berulang yang muncul dengan sendirinya pada otot kelopak mata. Kedutan biasanya terjadi pada kelopak mata bagian atas, namun hal ini juga dapat terjadi pada kelopak bawah mata.

Pada kebanyakan orang, kedutan ini sangat ringan dan terasa seperti tarikan lembut pada kelopak mata. Beberapa orang dapat mengalami kedutan yang kuat yang mengakibatkan kelopak mata tertutup. Beberapa orang lainnya tidak pernah mengalami tanda-tanda yang terlihat.

Kondisi ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala mata kedutan?

Ciri dan gejala mata kedutan adalah mengalami kejang yang berulang dan tiba-tiba pada otot kelopak mata.

Kejang pada kelopak mata jarang merupakan gejala dari kelainan otak atau saraf yang serius. Apabila kejang pada kelopak mata merupakan akibat dari kondisi yang lebih serius, biasanya kondisi ini disertai dengan gejala lainnya.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda mungkin perlu menemui dokter jika Anda mengalami kejang pada kelopak mata yang kronis dan salah satu kondisi berikut muncul:

  • Mata merah, bengkak atau mengeluarkan cairan yang tidak lazim
  • Kelopak atas mata turun
  • Kelopak mata tertutup sempurna setiap kelopak mata kedutan
  • Kedutan berlangsung selama beberapa minggu
  • Kedutan mulai mempengaruhi bagian wajah yang lain.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab mata kedutan?

Mata kedutan dapat dipicu oleh:

  • Asupan alkohol
  • Cahaya yang terang
  • Kafein berlebih
  • Kelelahan
  • Iritasi pada permukaan mata atau bagian dalam kelopak mata
  • Pengerahan tenaga fisik
  • Merokok
  • Stress
  • Angin.

Kondisi lainnya yang kadang meliputi mata kedutan sebagai pertanda:

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk mata kedutan?

Mata kedutan lebih umum terjadi pada wanita daripada pada pria. Biasanya kondisi tersebut muncul pada pertengahan atau akhir masa dewasa.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana mata kedutan didiagnosis?

Dokter akan memeriksa mata Anda dan meminta Anda untuk menjelaskan gejala yang Anda alami.

Apa saja pengobatan untuk mata kedutan?

Pada banyak kasus, kedutan ringan akan hilang dengan sendirinya. Apabila penyebabnya adalah mata kering atau iritasi mata, cobalah air mata buatan yang dijual di apotek. Biasanya air mata buatan dapat meringankan kondisi ini.

Pengobatan yang paling umum digunakan adalah botulinum toxin (Botox, Dysport, Xeomin). Obat ini juga sering digunakan dengan hemifacial spasm. Botox dapat meringankan kejang parah selama beberapa bulan. Namun, begitu efek suntikan memudar, Anda akan memerlukan suntikan lagi.

Pada kasus yang ringan, dokter dapat menyarankan obat seperti:

Operasi untuk pengangkatan beberapa otot dan saraf pada kelopak mata (miektomi) dapat juga menangani kasus mata kedutan yang mengganggu. Selain itu, terapi fisik dapat bermanfaat untuk melatih otot wajah untuk rileks.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi mata kedutan?

Jika kejang pada kelopak mata terjadi lebih sering, miliki jurnal dan catat setiap kondisi ini terjadi. Catat asupan kafein, tembakau dan alkohol, serta kadar stress dan seberapa banyak Anda tidur selama periode sebelum dan saat mata kedutan.

Jika Anda menyadari bahwa Anda mengalami kejang lebih sering saat Anda kekurangan tidur, cobalah untuk tidur 30 menit hingga 1 jam lebih awal untuk membantu meringankan tekanan pada kelopak mata dan untuk mengurangi kejang.
Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: April 27, 2017 | Terakhir Diedit: April 27, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan