Definisi

Apa itu malaria?

Malaria adalah sebagai penyakit berbahaya yang disebabkan oleh parasit dari nyamuk Anopheles. Jika nyamuk Anopheles yang terinfeksi menggigit Anda, parasit Plasmodium penyebab malaria dapat ditularkan dan dilepaskan ke dalam aliran darah Anda. Setelah Anda terkena malaria, Anda akan terus menggigil dan demam yang terjadi dalam siklus yang berlangsung selama 2-3 hari dalam satu waktu.

Seberapa umumkah malaria?

Malaria lebih umum di negara tropis dan subtropis daripada di negara dengan iklim sedang. Penyakit ini dapat mempengaruhi pasien dalam semua golongan usia. Malaria mampu diatasi dengan mengurangi faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala malaria?

Gejala dan tanda umum malaria adalah:

  • Menggigil sedang sampai berat
  • Demam tinggi
  • Banyak berkeringat
  • Sakit kepala
  • Muntah, mual
  • Diare
  • Anemia
  • Nyeri otot
  • Kejang-kejang
  • Koma
  • Buang air besar berdarah

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala tersebut, segera konsultasi ke dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Hubungi dokter jika Anda mengalami:

  • Demam tinggi setelah menjelajahi daerah dengan risiko malaria yang tinggi
  • Demam tinggi beberapa minggu, bulan, atau setahun telah berlalu setelah Anda pulang dari daerah dengan risiko malaria tinggi

Jika Anda memiliki tanda atau gejala di atas atau ingin bertanya, konsultasikanlah dengan dokter. Setiap tubuh berfungsi berbeda satu sama lain. Diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik untuk situasi Anda.

Penyebab

Apa penyebab malaria?

Sejenis parasit mikroskopik, disebut juga Plasmodium, dianggap sebagai penyebab malaria. Plasmodium paling umum ditularkan melalui gigitan nyamuk, terutama oleh nyamuk Anopheles betina, biasanya pada petang atau malam hari. Hanya lima jenis parasit Plasmodia yang menyebabkan malaria pada manusia. Saat Anda digigit, parasit masuk ke dalam aliran darah. Ketika parasit berada di dalam tubuh, mereka masuk ke dalam hati untuk bertumbuh, namun beberapa jenis parasit ini tidak aktif selama setahun. Setelah beberapa hari, parasit dewasa akan memasuki aliran darah dan mulai menginfeksi sel darah merah, biasanya dalam 48-72 jam, menyebabkan sel yang terinfeksi pecah.

Walaupun langka, Anda juga bisa tertular malaria melalui transfusi darah dan penggunaan jarum suntik yang sama.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk malaria?

Ada banyak faktor risiko malaria, seperti:

  • Tinggal di atau mengunjungi daerah tropis di mana penyakit malaria umum terjadi, macam negara Afrika, bagian selatan Gurun Sahara, anak benua Asia, Kepulauan Solomon, Papua Nugini, dan Haiti
  • Usia lebih muda, terutama anak-anak dan bayi
  • Kemiskinan
  • Pengetahuan kurang
  • Kurangnya atau tidak adanya layanan kesehatan

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana cara mendiagnosis malaria?

Dokter mungkin meninjau ulang riwayat kesehatan Anda untuk mengetahui apakah Anda baru-baru ini menjelajahi daerah rawan malaria. Pemeriksaan fisik mungkin penting dalam beberapa kasus. Dokter juga dapat memastikan apakah Anda mengalami pembengkakan limpa atau hati.

Dokter bisa meminta Anda untuk menjalani tes darah sehingga mereka mampu mengetahui apakah terdapat parasit untuk membantu menyesuaikan pengobatan. Tes darah membantu dokter mengetahui apakah Anda mengidap malaria, jenis parasit malaria apa yang menyebabkan gejala, apakah infeksi disebabkan oleh parasit yang kebal terhadap obat-obatan tertentu, dan apakah ada organ vital yang terpengaruh. Ada beberapa tes yang membutuhkan waktu beberapa hari untuk mendapatkan hasilnya, sementara tes lainnya hanya kurang dari 15 menit.

Bagaimana cara mengobati malaria?

Kenyataannya, malaria dapat membahayakan nyawa, sehingga Anda tidak boleh mengobatinya sendiri di rumah. Anda disarankan mendapatkan perawatan di rumah sakit. Anda bisa mendapatkan obat resep tergantung jenis parasit. Saat Anda menyadari bahwa infeksi tidak dapat hilang karena parasit kebal terhadap obat, Anda harus memberi tahu dokter sehingga mereka dapat mempertimbangkan menggunakan lebih dari satu jenis obat, atau mengganti obat-obatan secara keseluruhan untuk mengobati kondisi Anda.

Tergantung jenis parasit malaria yang Anda miliki, seberapa parah gejala, umur, atau kondisi lain seperti kehamilan, Anda bisa diberikan beberapa macam obat-obatan dan berapa lama Anda membutuhkan perawatan. Obat-obatan antimalaria yang paling umum meliputi chloroquine, quinine sulfate, hydroxychloroquine, mefloquine, atau kombinasi atovaquone dan proguanil.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi malaria?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi malaria:

  • Menyemprot dinding rumah dengan insektisida sanggup membantu membunuh nyamuk dewasa yang masuk ke dalam rumah
  • Menjaga tempat tetap bersih, kering, dan higienis
  • Tidur di bawah kelambu
  • Menutupi kulit dengan mengenakan celana panjang dan baju berlengan panjang, atau pakaian tertutup, terlebih ketika wabah menyebar di daerah Anda
  • Jika Anda terkena malaria, Anda harus mengonsumsi makanan cair, baru kemudian dalam masa pemulihan, Anda bisa makan sayuran hijau dan buah-buahan
  • Tidak membiarkan air tergenang dekat rumah Anda

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016