Apa Itu Komedo?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu komedo?

Komedo hitam adalah benjolan kecil warna hitam yang muncul di kulit akibat tersumbatnya folikel rambut. Komedo hitam atau yang dikenal juga dengan blackhead merupakan cikal bakal jerawat jika dibiarkan begitu saja di kulit. Hidung umumnya menjadi tempat favorit komedo bersarang.

Selain di wajah, masalah kulit ini juga kerap muncul di punggung, dada, leher, lengan, dan bahu. Komedo hitam juga sering kali disebut sebagai jerawat ringan. Namun, blackhead tidak menimbulkan rasa sakit atau kemerahan di kulit seperti jerawat.

Seberapa umumkah komedo?

Komedo sangat umum menyerang pria maupun wanita yang telah memasuki masa pubertas.

Biasanya orang yang memiliki kulit berminyak dengan pori-pori besar lebih sering terkena masalah yang satu ini. Akan tetapi, pemilik kulit kering pun sangat mungkin memiliki blackhead di kulitnya.

Masalah kulit ini bisa diatasi dengan mengurangi faktor risikonya. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala komedo?

Tanda utama komedo adalah munculnya benjolan kecil dan gelap yang muncul pada permukaan kulit. Biasanya masalah kulit yang satu ini membuat tekstur kulit terangkat tetapi cenderung lebih datar dari jerawat.

Oleh karena itu, permukaan kulit yang ditumbuhi komedo biasanya cenderung lebih kasar dibandingkan dengan area sekitarnya.  Tak seperti jerawat, komedo biasanya tidak meradang atau terasa sakit.

Kapan harus ke dokter?

Komedo bukanlah masalah kesehatan serius yang perlu diperiksakan ke dokter. Namun, masalah kulit yang satu ini umumnya dianggap mengganggu penampilan. Akibatnya, banyak orang merasa tidak percaya diri terutama jika memiliki banyak bintik hitam terangkat pada wajahnya.

Jika kemunculan komedo hitam membuat Anda merasa malu dan stres, kunjungi dokter untuk meminta rekomendasi perawatan darinya. Selain itu, jika masalah kulit ini mulai berkembang menjadi jerawat-jerawat yang meradang, segera konsultasikan ke dokter.

Penyebab

Apa penyebab komedo?

Penyebab komedo adalah folikel rambut di kulit yang tersumbat oleh minyak serta sel kulit mati. Pada setiap folikel, terdapat satu rambut dan kelenjar sebaceous yang menghasilkan minyak.

Minyak atau yang disebut juga dengan sebum membantu menjaga kulit tetap lembap dan lembut. Produksi minyak yang berkumpul dan sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit ini lama-lama bisa menyumbat pori.

Sumbatan ini membuat tonjolan muncul di permukaan kulit. Jika benjolan tertutup oleh kulit, kondisi ini dinamakan dengan whitehead. Sementara benjolan yang tidak ditutupi oleh kulit inilah yang disebut dengan blackhead. Blackhead cenderung berwarna kehitaman karena teroksidasi atau terpapar oleh udara di sekitarnya.

Faktor-faktor risiko

Apa saja faktor yang meningkatkan risiko terkena komedo?

Berikut berbagai faktor yang meningkatkan risiko seseorang untuk terkena blackhead, yaitu:

  • Tubuh memproduksi terlalu banyak minyak
  • Folikel rambut mengalami iritasi akibat sel kulit mati yang tidak rontok dengan sendirinya
  • Sedang mengalami perubahan hormon yang cukup drastis misal saat pubertas, haid, kehamilan, atau minum pil KB
  • Sedang minum obat-obatan tertentu seperti kortikosteroid, litium, atau androgen
  • Pori-pori kulit tertutup oleh kosmetik
  • Memiliki produksi keringat berlebih
  • Melakukan berbagai kegiatan yang membuat folikel rambut terbuka
  • Memiliki gangguan kesehatan seperti stres, sindrom ovarium polikistik (PCOS), dan sindrom pramenstruasi (PMS)
  • Tidak menjaga kebersihan wajah
  • Melakukan eksfoliasi secara berlebihan untuk menghilangkan komedo yang justru bisa memperburuknya

Tidak memiliki berbagai faktor risiko yang telah disebutkan bukan berarti Anda terbebas dari masalah kulit yang satu ini. Selalu konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan informasi terakurat sesuai kondisi Anda.

Diagnosis & pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana cara mendiagnosis komedo?

Komedo sangat mudah dikenali hanya dari melihat tampilannya saja. Oleh karena itu, dokter tidak memerlukan alat tes khusus untuk mendiagnosis komedo.

Apa saja pilihan perawatan untuk komedo?

Obat resep

Obat-obatan yang mengandung vitamin A membantu mencegah sumbatan pada folikel rambut. Selain itu, obat ini juga bisa mempercepat pergantian sel kulit sehingga tidak menyebabkannya tersumbat di pori-pori wajah. Tretinoin, tazarotene, dan adapalene termasuk obat resep yang bisa membantu mengatasi komedo membandel.

Namun jika Anda memiliki banyak sekali komedo hingga membuat permukaan kulit tidak rata, tandanya Anda mengalami kondisi yang disebut dengan comedonal acne. Untuk menghilangkannya, dokter biasanya akan meresepkan obat seperti:

  • Asam salisilat
  • Benzoil peroksida
  • Retinoid topikal
  • Asam alfa hidroksi, termasuk asam glikolat, asam laktat, dan asam mandelat

Pengangkatan manual

Komedo umumnya diangkat secara manual dengan menggunakan alat khusus yang disebut dengan round loop extraxctor. Prosedur ini biasanya dilakukan oleh profesional terlatih untuk mengeluarkan sumbatan pada pori-pori wajah yang telah menghitam. Jika dilakukan oleh ahlinya, prosedur ini cukup efektif untuk mengangkat komedo hitam di wajah yang telah lama bersarang.

Mikrodermabrasi

Mikrodermabrasi adalah prosedur bedah ringan yang digunakan untuk memperbarui kulit baik dari segi warna maupun tesktur. Dalam prosesnya, dokter menggunakan alat khusus dengan permukaan yang kasar untuk mengikis lapisan luar kulit. Dengan mengikis kulit, sumbatan yang menyebabkan komedo hitam otomatis akan terangkat.

Selain mengikis kulit, prosedur ini bisa juga dilakukan dengan menyemprotkan partikel halus alumunium oksida atau natrium bikarbonat dengan alat vakum. Meski tekniknya berbeda, tujuan perawatan tetap sama, yaitu untuk memperbaiki tesktur dan permukaan kulit.

Prosedur ini umumnya memakan waktu hingga sekitar satu jam. Efek samping yang muncul dari mikrodermabrasi yaitu pembengkakan ringan dan kemerahan yang akan hilang dalam beberapa jam.

Chemical peeling

Chemical peel merupakan prosedur yang bertujuan untuk mengangkat sumbatan dan membuang sel kulit mati yang menyebabkan blackheads. Selain itu, prosedur ini juga membantu meratakan dan membuat kulit wajah menjadi lebih cerah.

Dokter akan mengoleskan cairan kimia khusus ke permukaan kulit wajah Anda. Cairan ini akan didiamkan selama beberapa menit agar meresap ke pori-pori terdalam kulit. Setelah prosedur, lapisan luar kulit biasanya akan mengelupas dan muncul kulit yang lebih halus di bawahnya.

Laser dan terapi cahaya

Laser dan terapi cahaya merupakan prosedur perawatan yang menggunakan sinar khusus untuk mengurangi produksi minyak atau membunuh bakteri. Prosedur ini mampu mengatasi masalah di bawah permukaan kulit tanpa merusak lapisan luarnya.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi komedo?

Cuci muka dengan teratur

Mencuci muka dua kali sehari di pagi dan malam hari membantu mengangkat tumpukan minyak dan kotoran di wajah. Dengan membersihkannya secara rutin, risiko tersumbatnya pori akibat kotoran dan minyak yang menumpuk pun akan berkurang.

Namun, terlalu sering mencuci muka juga tidak baik. Mencuci muka lebih dari dua kali sehari bisa mengiritasi kulit dan justru membuatnya lebih rentan terhadap masalah lainnya.

Gunakan pembersih wajah yang tepat sesuai jenis kulit. Jika perlu, pakailah produk yang mengandung antibakteri untuk membunuh bakteri P.acnes yang biasanya masuk dan menginfeksi komedo. Jika komedo sudah terinfeksi, kemunculan jerawat tak lagi dapat dihindarkan.

Menghindari stres

Usahakan untuk menjauhkan diri dari stres. Selain mengganggu kesehatan jiwa, stres bisa memicu kemunculan jerawat. Terutama sekali jika Anda sudah memiliki tumpukan komedo membandel di kulit wajah. Ini karena stres merangsang hormon penyebab peradangan dan meningkatkan produksi minyak di kulit.

Agar tak mudah stres, cobalah untuk rutin berolahraga setiap harinya atau melakukan berbagai hal menyenangkan lain yang Anda suka.

Tidak memencet komedo

Memencet komedo sendiri dengan tujuan untuk mengeluarkannya bisa memperburuk kondisinya. Bukannya hilang, kulit wajah Anda justru bisa mengalami iritasi.

Mulai sekarang, jauhkan tangan Anda dari wajah dan jangan coba-coba untuk memencetinya. Pergilah ke dokter jika komedo yang Anda miliki dirasa sudah sangat mengganggu penampilan.

Pencegahan

Bagaimana cara mencegah komedo?

Komedo hitam merupakan masalah kulit yang tidak bisa sepenuhnya hilang. Masalah kulit ini akan terus muncul dan kembali lagi meski telah dihilangkan. Namun ada berbagai langkah yang membantu mencegah kemunculan komedo di kulit wajah Anda, yaitu:

Gunakan produk bebas minyak

Produk make up atau perawatan kulit yang mengandung minyak bisa menyumbat pori. Apalagi jika Anda memiliki kulit berminyak yang membuat produksi minyak di kulit wajah menjadi berlebihan.

Sebagai gantinya, gunakan produk berbahan dasar air yang mudah menyerap dan tidak menyumbat pori wajah. Carilah produk berlabel bebas minyak atau berbahan dasar gel untuk mencegah komedo di wajah bertambah banyak.

Mengeksfoliasi kulit

Dilansir  dari American Academy of Dermatology, eksfoliasi adalah proses menghilangkan sel kulit mati dari lapisan luar kulit. Secara umum, ada dua jenis eksfoliasi kulit yaitu secara mekanis dan kimia.

Eksfoliasi mekanis dilakukan dengan menggunakan alat seperti spons atau scrub untuk mengangkat sel kulit mati. Sementara eksfoliasi kimia dilakukan dengan menggunakan bahan kimia seperti asam alfa dan beta hidroksi untuk melarutkan sel kulit mati dengan cara yang lebih lembut.

Kedua cara ini membantu mencegah tumpukan sel kulit mati yang bisa menyumbat pori dan menyebabkan blackhead serta jerawat. Namun, pastikan untuk memilih produk yang sesuai kondisi kulit.

Jika Anda memiliki jerawat aktif yang sedang meradang, sebaiknya gunakan produk eksfoliasi kimia ketimbang scrub. Ini karena mengeksfoliasi kulit dengan scrub bisa membuat jerawat pecah dan menyebar ke bagian kulit lainnya. Produk eksfoliasi kimia umumnya tersedia dalam bentuk toner.

Pilih produk non-komedogenik

Jangan sembarangan membeli produk make up atau perawatan kulit. Pastikan untuk membeli produk yang berlabel non-komedogenik agar tidak menyumbat pori. Untuk itu, bacalah terlebih dahulu label kemasannya baik-baik sebelum membeli berbagai produk untuk wajah.

Membersihkan kulit secara berlapis

Membersihkan kulit secara berlapis atau yang dikenal dengan istilah double cleansing membantu mencegah timbulnya komedo hitam.

Proses ini perlu Anda lakukan terutama sehabis menggunakan riasan berat yang menutupi wajah. Tak cukup dengan sabun saja, sebelumnya Anda perlu membersihkan wajah terlebih dahulu dengan produk lainnya.

Produk pertama yang digunakan dalam double cleansing berbahan dasar minyak. Produk ini bertujuan untuk melarutkan minyak, riasan, kotoran, dan polusi yang menempel di kulit wajah. Kemudian langkah kedua, barulah gunakan sabun pembersih wajah untuk menghilangkan sisa kotoran dan membersihkan pori.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan ke dokter Anda untuk dapat lebih mengerti solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Juli 26, 2019 | Terakhir Diedit: Juli 26, 2019

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca