Definisi

Apa itu hemokromatosis?

Hemokromatosis adalah kondisi turunan yang menyebabkan tubuh Anda menyerap terlalu banyak zat besi dari makanan yang Anda makan. Zat besi yang berlebihan tersimpan di organ-organ Anda seperti hati, jantung, dan pankreas. Zat besi yang berlebihan dapat menyebabkan racun bagi organ-organ ini, dan mengancam nyawa karena dapat menyebabkan penyakit seperti kanker, aritmia jantung, dan sirosis.

Seberapa umum hemokromatosis?

Hemokromatosis adalah kondisi yang sebetulnya bisa terjadi pada siapa saja. Namun, pria cenderung lebih sering mengalami hal ini dibanding wanita dan terjadi pada usia 50-60 tahun. Anda dapat meminimalisir kemungkinan terjangkit hemokromatosis dengan mengurangi faktor risiko. Silakan konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda dan gejala hemokromatosis?

Gejala hemokromatosis adalah:

  • Nyeri pada bagian perut
  • Letih
  • Kulit menjadi gelap
  • Nyeri di persendian
  • Kurang energi
  • Bulu dan rambut di badan rontok
  • Hilangnya gairah seksual
  • Turun berat badan
  • Lemas

Kemungkinan terdapat beberapa tanda dan gejala lain yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda gelisah terhadap suatu gejala, segera hubungi dokter Anda.

Kapan sebaiknya saya ke dokter?

Anda sebaiknya ke dokter jika Anda mengalami tanda-tanda dan gejala dari hemokromatosis. Jika Anda memiliki keluarga yang memiliki hemokromatosis, tanyakan dokter Anda mengenai tes genetik yang dapat menentukan apakah Anda memiliki gen yang meningkatkan risiko dari hemokromatosis. Tubuh setiap orang bereaksi berbeda-beda. Langsung konsultasikan dengan dokter Anda untuk penanganan yang terbaik.

Penyebab

Apa penyebab hemokromatosis?

Hemokromatosis adalah kelainan bawaan (genetik) yang disebabkan oleh mutasi gen yang mengontrol jumlah zat besi yang diserap tubuh Anda dari makanan yang dimakan. Mutasi yang menyebabkan hemokromatosis turunan diturunkan dari orangtua ke anak-anak. Selain itu, Anda dapat memiliki kondisi ini jika memiliki gangguan dari keturunan darah lainnya.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko Anda terkena hemokromatosis?

Faktor-faktor yang meningkatkan risiko Anda terkena hemokromatosis adalah:

  • Memiliki 2 gen HFE yang bermutasi. Ini merupakan risiko terbesar Anda untuk hemokromatosis turunan.
  • Riwayat keluarga. Jika Anda memiliki keturunan pertama – orangtua atau saudara – dengan hemokromatosis, Anda cenderung lebih mudah meningkatkan risiko penyakit. jika Anda memiliki sejarah keluarga yang merupakan pecandu alkohol, penyakit hati/ liver, artritis atau impoten, risiko Anda terkena hemokromatosis juga lebih besar.
  • Jenis kelamin pria. Pria lebih cenderung memiliki risiko tanda dan gejala hemokromatosis pada usia muda. Karena wanita kehilangan zat besi saat masa menstruasi dan kehamilan, mereka cenderung menyimpan sedikit mineral daripada pria. Setelah menopause atau histerektomi, risiko pada wanita meningkat.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk hemokromatosis?

Pengobatan terbaik adalah menghilangkan zat besi dengan mengambil darah (Phlebotomy) sekali atau dua kali setiap minggu hingga tingkat zat besi mendekati normal. Ketika phlebotomy tidak memungkinkan atau tidak cukup dan penyakit berkembang, obat-obatan seperti deferoxamine juga dapat diberikan. Hal ini diketahui sebagai zat yang membantu menghilangkan zat besi dari tubuh.

Selain diabetes, artritis, kegagalan liver, dan gagal jantung harus ditangani dengan tepat. Lalu dokter biasanya akan menyarankan Anda untuk tidak meminum alkohol, khususnya jika anda memiliki liver yang rusak, jangan mengonsumsi pil zat besi atau vitamin yang mengandung zat besi, peralatan masak yang mengandung zat besi, jangan memakan makanan laut yang mentah (lebih baik dimasak), dan makanan yang terbuat dari zat besi, seperti sereal sarapan dengan zat besi 100 persen.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk hemokromatosis?

Penyedia layanan kesehatan membuat persiapan diagnosis dari catatan kesehatan, tes darah, dan pemeriksaan fisik. Diagnosis akhir bergantung pada pencarian dari sel darah putih berambut khusus di dalam sel darah. Hasilnya akan diserahkan kepada ahli darah (hematolog). Biopsi dari sumsum tulang juga dilakukan. Pada biopsi ini, hermatolog akan mengambil sampel sumsum tulang untuk dipelajari dengan mikroskop dan melakukan tambahan tes lain pada sampel sumsum tulang.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan untuk mengatasi hemokromatosis?

Perubahan gaya hidup berikut dapat membantu Anda mengatasi hemokromatosis :

  • Hindari suplemen dan multivitamin yang mengandung zat besi. Hal ini dapat meningkatkan tingkat zat besi dalam tubuh.
  • Hindari suplemen vitamin C, khususnya dengan makanan. Vitamin C meningkatkan penyerapan zat besi. Coba untuk minum jus yang kaya vitamin C seperti jus jeruk, di sela-sela makan.
  • Hindari alkohol. Alkohol meningkatkan risiko dari kerusakan liver. Jika Anda memiliki penyakit liver dan hemokromatosis turunan, hindari alkohol sepenuhnya.
  • Hindari makan kerang-kerangan mentah. Orang-orang dengan hemokromatosis turunan mudah terkena infeksi, khususnya mereka yang disebabkan oleh beberapa bakteri dalam kerang-kerangan mentah.
  • Minum teh. Beberapa bukti menganjurkan meminum teh yang kaya tannin dapat menghambat penyimpanan zat besi.

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan konsultasikan dengan dokter Anda untuk pemahaman yang menyeluruh dan solusi terbaik bagi Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: September 20, 2018 | Terakhir Diedit: September 20, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan