home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Air Dingin vs Air Hangat: Lebih Baik Mana untuk Cuci Muka?

Air Dingin vs Air Hangat: Lebih Baik Mana untuk Cuci Muka?

Untuk menjaga kulit tetap bersih, wajah Anda harus dibersihkan secara rutin. Selain pilihan produk pembersih yang sesuai kondisi kulit, suhu air untuk membasuh wajah juga perlu dipertimbangkan efeknya pada kulit. Antara air dingin dengan air hangat, manakah yang lebih baik untuk cuci muka?

Cuci muka dengan air hangat atau air dingin?

mandi malam paru-paru basah

Setiap hari, kulit terpapar berbagai bakteri, kotoran, keringat, dan polutan. Jika tidak dibersihkan dengan benar, kulit bisa bermasalah. Mulai dari penyumbatan pori-pori sehingga menimbulkan jerawat, iritasi kulit, hingga mempercepat penuaan.

Itulah alasannya Anda perlu mencuci muka dengan benar dan secara rutin. Produk pembersih dapat secara efektif menghilangkan kotoran dan sebum (minyak) dari kulit. Namun, pembersih yang salah dapat mengganggu lapisan kulit terluar.

Selain pilihan produk pembersih, suhu air untuk membilas juga harus diperhatikan. Pasalnya, temperatur air dapat memengaruhi kondisi kulit. Lantas, mana yang paling baik, cuci muka dengan air hangat atau air dingin?

“Air dingin sangat baik untuk kulit,” ujar Kay Greveson, praktisi kesehatan dan kecantikan di Regents Park Aesthetics, seperti dikutip dari laman Women’s Health Magazine.

Paparan air dingin pada kulit dapat meningkatkan sirkulasi darah, sehingga mampu membuat kulit jadi lebih bersinar. Selain itu, air dingin juga membantu menyempitkan kapiler untuk menghilangkan kemerahan akibat peradangan.

Dr. Michael Barnish, dokter estetika di Dr. Jonquille Chantrey Clinic, pun menambahkan, “Air dingin dapat mengunci suhu inti, menyusutkan pori-pori, dan membantu meningkatkan tekstur dan penampilan kulit.”

Sementara itu, cuci muka dengan air hangat punya manfaat tersendiri seperti dapat melancarkan sirkulasi darah di wajah. Ini memungkinkan darah dan nutrisi tersalurkan dengan baik ke seluruh sel-sel kulit dan menjaga kulit tetap sehat.

Selain itu, paparan air hangat juga merelaksasi otot-otot di sekitar wajah dan membantu melebarkan pori-pori kulit sehingga lebih mudah untuk dibersihkan.

Jadi, mana yang lebih baik?

Keduanya sama-sama memberikan manfaat untuk struktur kulit Anda. Namun, American Academy of Dermatology lebih menyarankan untuk cuci muka dengan air hangat.

Manfaat air dingin yang telah disebutkan sebelumnya akan lebih efektif jika Anda lakukan selama 15 detik dengan cara mengalirkan air dingin ke wajah. Kadang, terpapar air dingin dalam waktu tersebut menimbulkan kulit mati rasa walaupun terasa segar.

Air dingin mungkin lebih cocok untuk membasuh muka saat Anda mengantuk. Sensasi dingin dari air bisa membuat wajah dan mata Anda lebih segar.

Yang terpenting, hindari air dengan suhu panas untuk mencuci muka. Air panas dapat menghilangkan zat lemak (keratin) yang berfungsi menahan air. Akibatnya, keratin akan rusak dan gagal mengunci kelembapan kulit sehingga membuat kulit kering.

Tips mencuci muka yang baik dan benar

Kini, Anda telah mengetahui bahwa cuci muka dengan air hangat dinilai lebih baik. Meski begitu, Anda tetap harus membersihkan wajah dengan cara yang benar.

Beberapa langkah untuk cuci muka dengan betul, selain dengan air hangat, antara lain di bawah ini.

  • Pilih pembersih wajah yang tidak mengandung alkohol. Alkohol membuat kulit kering.
  • Basahi wajah dengan air hangat sambil pijat wajah Anda dengan lembut.
  • Gunakan pembersih wajah secukupnya, kira-kira seukuran kacang polong jika berbentuk padat.
  • Gosok lebih dulu pembersih dengan telapak tangan Anda kemudian usapkan ke wajah.
  • Jangan menggosoknya, pijatlah dengan lembut dan perlahan.
  • Bilas kembali dengan air hangat, kemudian keringkan kulit wajah dengan menepuk-nepukkan handuk lembut.
  • Lanjutkan dengan mengoleskan produk pelembap agar kulit tidak kering.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

American Academy of Dermatology. Face washing 101. Accessed on July 3rd, 2019.

Natalie Lukaitis. The 15-Second Bathroom Trick To Instantly Make Your Skin Glow. Accessed on July 3rd, 2019.

Diana McKeon Charkalis. Prevention. Here’s Why Your Skin Looks Better When You Stop Washing. Accessed on July 3rd, 2019.

Harvard Health Publishing. Moisturizers: Do they work?. Accessed on July 3rd, 2019.

Cold Showers vs. Hot Showers: Which One Is Better? Accessed on July 3rd, 2019.

Deborah Dunham. Hot Shower Benefits. Accessed on July 3rd, 2019.

 

 

Foto Penulis
Ditulis oleh Aprinda Puji pada 04/05/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x