home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Jenis Bedak Apa yang Baik untuk Kulit Berminyak?

Jenis Bedak Apa yang Baik untuk Kulit Berminyak?

Bedak tabur atau padat dapat membantu menyamarkan masalah seperti jerawat dan kulit yang berminyak. Namun, di antara bedak tabur dan bedak padat, manakah yang lebih baik untuk kulit berminyak? Simak selengkapnya berikut ini.

Bedak tabur vs bedak padat, mana yang baik untuk kulit berminyak?

bedak kulit berminyak
Site: Cynthialions

Orang dengan kulit berminyak menghadapi kesulitan saat memilih produk riasan yang tepat untuk kulit mereka. Produksi minyak yang berlebih membuat riasan lebih cepat luntur sehingga mereka harus melakukan touch up setiap beberapa jam sekali.

Riasan yang bercampur dengan minyak di kulit kerap menampakkan warna berbeda di beberapa bagian wajah. Hal ini kerap dianggap mengganggu penampilan. Alhasil, banyak orang dengan tipe kulit ini enggan menggunakan makeup.

Padahal, memiliki riasan yang tahan lama bukan hal yang mustahil. Kuncinya yaitu memilih produk-produk yang tepat. Salah satunya dalam memilih bedak yang akan dipoleskan pada wajah.

Pemilihan bedak yang digunakan tentunya memiliki peran yang besar dalam memberikan tampilan riasan wajah yang sempurna. Bedak terdiri dari dua jenis, yaitu bedak padat dan bedak tabur.

  1. Bedak padat. Bedak padat biasanya difungsikan mengunci produk foundation yang telah digunakan sebelumnya agar lebih tahan lama. Bedak jenis ini juga bisa dicampur dengan foundation cair untuk menghasilkan tampilan warna kulit yang lebih merata.
  2. Bedak tabur. Meski juga digunakan untuk mengatur foundation, terkadang bedak tabur dipoleskan ketika ingin menentukan garis kontur pada wajah. Biasanya, bedak tabur diaplikasikan dengan metode baking yang bertujuan untuk membuat tampilan riasan lebih natural.

Sama-sama bertujuan menahan foundation, kedua jenis bedak tentu sama baiknya dalam memberikan tampilan akhir yang sempurna. Namun, Anda yang memiliki kulit berminyak mungkin akan lebih cocok menggunakan bedak tabur.

Pasalnya, bedak tabur memiliki tekstur yang lebih halus dibandingkan bedak padat. Bedak tabur bekerja lebih baik dalam menyerap minyak di wajah sehingga lebih mudah menyatu dengan keriput pada wajah dan garis-garis di wajah.

Sedangkan, bedak padat memiliki lebih banyak minyak yang terkandung di dalamnya. Meski demikian, bedak padat dapat bekerja lebih baik untuk menyembunyikan noda serta membantu mendapatkan warna kulit yang merata.

Cara lain untuk mengendalikan produksi minyak di kulit

bedak untuk kulit berminyak

Bedak tabur memang jadi solusi untuk Anda yang memiliki kulit beminyak. Sayangnya, bedak tabur juga memiliki beberapa efek samping jika digunakan terlalu sering.

Bedak tabur, terutama yang mengandung tepung jagung atau tepung beras, sangatlah kering. Apalagi bagi Anda yang memiliki tipe kulit kombinasi, bedak tabur bisa saja membuat kulit Anda menjadi semakin kering.

Selain itu, bedak tabur cenderung menyerap semua minyak alami dari wajah. Penggunaan bedak tabur dalam jangka panjang dapat menyebabkan kurangnya produksi sebum yang berdampak pada terganggunya produksi kolagen.

Alih-alih bergantung pada bedak tabur untuk kulit berminyak Anda, jika ingin mengurangi kadar minyak pada wajah, lakukanlah kebiasaan di bawah ini.

  • Cuci muka dua kali sehari, terutama setelah bepergian atau menggunakan riasan.
  • Hindari produk pembersih muka yang mengandung deterjen karena dapat meningkatkan produksi minyak. Lebih baik pilih yang berbahan ringan seperti gliserin.
  • Hindari produk berbahan dasar minyak atau alkohol karena dapat membuat iritasi.
  • Gunakan pelembab untuk menjaga kulit tetap terhidrasi. Gunakan juga tabir surya setiap bepergian dengan minimal SPF 30.
  • Pilihlah produk riasan berbahan dasar air.
  • Gunakan kertas penyerap minyak. Caranya, tekan lembut kertas pada area wajah yang berminyak, biarkan selama beberapa detik untuk menyerap minyak. Jangan diusapkan ke seluruh bagian wajah karena malah akan menyebarkan minyak ke area lain.
  • Hindari menyentuh wajah dengan tangan kotor.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

How to control oily skin. (2020). Retrieved 27 April 2020, from https://www.aad.org/public/everyday-care/skin-care-basics/dry/oily-skin

Loose Powder vs. Pressed: Which is best for me?. (2020). Retrieved 27 April 2020, from https://lifestyle.howstuffworks.com/style/makeup/face/loose-powder-vs-pressed1.htm

Pressed Powder vs. Loose Powder. (2020). Retrieved 27 April 2020, from https://www.spacityglam.com/blog/2020/1/21/pressed-powder-vs-loose-powder

Sampath, P. (2015). Can using loose face powder harm my skin? Retrieved 27 April 2020, from https://www.thehealthsite.com/beauty/can-using-loose-face-powder-harm-my-skin-pa0115-256931/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Winona Katyusha Diperbarui 05/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Patricia Lukas Goentoro
x