4 Penyebab Munculnya Bintik-Bintik Merah Pada Kulit

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kulit adalah bagian tubuh yang sering terpapar zat asing, bahkan menjadi tempat keluarnya kotoran dari dalam tubuh berupa keringat. Itulah sebabnya kulit rentan terhadap banyak gangguan, misalnya bintik merah pada kulit. Gangguan kulit tersebut terasa gatal dan juga sangat mengganggu. Apa penyebab bintik merah pada kulit yang bisa saja sedang Anda alami sekarang? Simak ulasannya berikut ini.

Penyebab bintik merah pada kulit

Walaupun sama-sama menimbulkan bintik merah pada kulit, penyebab gejala ini bisa bermacam-macam. Oleh karena itu, memahami gejalanya bisa membantu Anda mewaspadai kondisi-kondisi yang mungkin membutuhkan penanganan dokter. Beberapa penyebab bintik merah pada kulit, yaitu:

1. Biang keringat

Biang keringat atau miliria bukan hanya terjadi pada bayi, tapi juga pada orang dewasa. Apalagi ketika cuaca panas. Kondisi ini disebabkan oleh keringat yang terjebak di bawah kulit Anda. Tanda dan gejalanya beda-beda, mulai dari ruam di lapisan atas kulit, ruamnya kadang berisi cairan atau menyebabkan lesi. Gangguan pada kulit ini biasanya akan sembuh dengan sendirinya, tapi bisa bertambah parah dan menyebar. Ini tergantung bagaimana Anda merawat kulit yang terkena.

Karena penyebab utamanya adalah keringat, sebaiknya hindari aktivitas yang bikin Anda berkeringat, pakailah baju yang longgar dan menyerap keringat, dan pastikan suhu ruangan tetap sejuk. Bila Anda benar-benar terganggu dengan biang keringat ini, sebaiknya periksa ke dokter.

2. Infeksi jamur (candidiasis)

Berbagai jenis bakteri atau jamur hidup dan tumbuh di kulit, tapi kebanyakan tidak berbahaya. Beragam organisme ini memang dibutuhkan untuk menyeimbangkan kulit. Namun, saat pertumbuhannya tidak terkendali, ini bisa menyebabkan infeksi jamur. Jamur candida merupakan jamur yang berpotensi menyebabkan jamuran (candidiasis), menimbulkan bintik merah pada kulit, gatal, dan terasa perih.

Umumnya kondisi ini terjadi di sekitar lipatan kulit, seperti area ketiak, selangkangan, di bawah payudara, sudut mulut, atau di sela-sela jari. biasanya kondisi ini terjadi pada orang yang kurang menjaga kebersihan diri atau adanya kondisi lain yang mendasarinya, seperti diabetes. Gangguan pada kulit ini sebenarnya tidak menular, tapi orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah bisa mengalami kondisi ini bila menyentuh kulit orang yang terinfeksi.

Melakukan pengobatan di rumah bisa membantu penyembuhan kulit dari kondisi ini. Misalnya, dengan menjaga kebersihan tubuh, menggunakan obat antijamur, serta mengurangi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula.

3. Scabies (kudis)

Kudis disebabkan oleh kutu Sarcoptes scabiei var. hominis yang hidup dan meletakkan telurnya pada kulit. Gejala yang paling umum biasanya gatal dan bintik berwarna merah menyerupai jerawat. Bintik-bintik ini bisa menyebar dengan cepat dari kulit ke kulit atau benda-benda yang digunakan pada kulit berkerak. Namun, bila tidak berada di kulit, parasit ini tidak akan bertahan lama. Pada seseorang, scabies bisa hidup selama 1-2 bulan, tapi saat berpindah ke tubuh orang lain melalui perantara akan bertahan dalam 2 atau 3 hari. Kondisi ini bisa disembuhkan dengan obat-obatan yang membunuh parasit sekaligus telur-telurnya pada kulit.

Scabies tidak akan bertahan jika suhu sekitarnya 50 derajat celcius. Untuk itu, ketika mencuci baju, selimut, handuk, dan benda lainnya, rendam dengan air panas dan bilas hingga benar-benar bersih.

4. Sipilis

Sipilis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Treponema pallidum melalui aktivitas seksual, baik itu seks oral atau anal ataupun cairan tubuh orang terinfeksi mengenai luka terbuka orang yang sehat. Gejala yang muncul adalah bintik berwarna merah menjadi luka kecil, tapi tidak terasa nyeri. Ini akan muncul pada alat kelamin atau sekitar mulut dan akan sembuh dalam enam minggu tanpa perawatan dan meninggalkan bekas luka. Namun, bisa juga berkembang pada telapak tangan atau kaki.

Karena gejala pada kulit hampir menyerupai penyakit lain, sipilis akan membuat orang yang terkena memiliki kutil di sekitar selangkangan, bercak putih di dalam mulut, pembengkakan kelenjar getah bening, demam, dan penurunan berat badan. Dikutip dari WebMD, jika infeksi tidak diobati, maka bisa berlanjut ke tahap yang ditandai dengan masalah pada jantung, otak, dan saraf yang dapat menyebabkan kelumpuhan, kebutaan, demensia, tuli, impotensi, dan bahkan kematian.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Pil KB berhubungan dengan hormon. Itu sebabnya, saat Anda memutuskan untuk berhenti minum pil KB akan muncul berbagai efek samping. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Waspadai 3 Ciri Tipes yang Sudah Parah Agar Tidak Berakibat Fatal

Tipes yang parah bisa berakibat fatal jika tidak cepat-cepat ditangani. Satu dari 5 orang bisa meninggal karena tipes. Seperti apa ciri tipes yang parah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 4 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Beberapa orang ada yang memiliki hidung kurang sensitif sehingga sulit mencium bau yang ada di sekitarnya. Kenapa bisa begitu, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Sebagai orangtua, Anda perlu tau bedanya anak yang aktif dan hiperaktif. Yuk, kenali tanda dan cara mengatasi anak hiperaktif!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Anak, Parenting 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit



Direkomendasikan untuk Anda

cara pakai termometer

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
obat alami dan tradisional sakit gigi berlubang

7 Obat Alami untuk Mengatasi Sakit Gigi Berlubang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
apa itu lucid dream

Sedang Mimpi Tapi Sadar? Begini Penjelasan Fenomena Lucid Dream

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Mata Kucing Pada Anak? Waspada Gejala Kanker Mata

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit