3 Cara Alami Cerahkan Kulit Hitam Akibat Sering Panas-panasan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Tinggal di negara tropis di mana matahari bersinar sepanjang tahun membuat Anda rentan terpapar sinar matahari langsung. Kulit yang awalnya berwarna kuning langsat atau cokelat muda pun bisa menjadi gelap atau gosong akibat setiap hari berpanas-panasan. Hampir setiap orang pernah mengalaminya, apalagi jika Anda sering beraktivitas di luar ruangan. Lalu, apa yang sebenarnya menyebabkan kulit gosong kalau sering terpapar sinar matahari? Kalau sudah telanjur gosong, bisakah kulit hitam akibat sinar matahari ini kembali ke warna aslinya? Temukan jawabannya berikut ini.   

Perbedaan kulit terbakar matahari (sunburn) dan kulit hitam gosong akibat paparan matahari

Berada di bawah sinar matahari langsung bisa memberikan berbagai dampak bagi tubuh, terutama kulit yang menjadi lapisan pertama pelindung tubuh Anda. Kelamaan berada di bawah sinar matahari berisiko menyebabkan kulit terbakar matahari. Kulit yang terbakar matahari akan berubah berwarna kemerahan. Hal ini biasanya disertai dengan rasa gatal, panas, atau perih di permukaan kulit. Beberapa orang bahkan kulitnya akan melepuh. Jika sengatan mataharinya sangat kuat, Anda bisa merasa pusing, sakit kepala, gemetar, hingga demam.

Berbeda dengan kulit yang terbakar matahari, kulit gosong adalah kondisi kulit hitam yang biasanya terjadi secara berangsur-angsur. Misalnya, setiap hari Anda berangkat ke kampus atau kantor berjalan kaki atau naik sepeda motor. Meskipun Anda hanya berada di bawah sinar matahari selama beberapa menit dan sengatannya tak begitu kuat, kulit yang tak terlindungi akan tetap bereaksi. Kulit gosong biasanya tidak disertai dengan gangguan lain pada tubuh atau kulit. Namun, kulit gosong biasanya akan tampak lebih kering dan kusam dibanding bagian kulit lain yang tidak terlalu sering terkena sengatan matahari.

Mengapa kulit jadi lebih gelap jika terpapar sinar matahari?

Sinar matahari terdiri dari tiga jenis radiasi ultraviolet (UV), yaitu UVA, UVB, dan UVC. Radiasi UVC tidak bisa menembus atmosfer Bumi, sementara UVA dan UVB bisa menembus hingga lapisan kulit dan rambut manusia. Kedua radiasi tersebut berdampak buruk pada kulit dan rambut karena bisa menyebabkan mutasi DNA, menyebarkan radikal bebas, bahkan memicu kanker kulit.

Untuk melindungi tubuh dari UVA dan UVB yang berbahaya, pigmen bernama melanin akan diproduksi untuk memperbaiki dan melindungi sel-sel yang terganggu oleh radiasi, khususnya dari UVA. Pigmen melanin yang diproduksi akan mengubah warna kulit Anda jadi lebih gelap dan tampak seperti gosong. Ini karena pigmen tersebut memiliki warna dasar yaitu cokelat kehitaman. Maka, sesungguhnya bukan sinar matahari yang membuat kulit Anda gosong, melainkan tubuh Anda sendiri.

Semakin sering Anda terpapar sinar matahari, semakin banyak sel kulit yang terganggu. Hal ini kian memicu produksi melanin yang akan melawan efek radiasi UVA. Proses ini terjadi dalam waktu yang cukup lama. Inilah mengapa kulit gosong atau belang baru bisa terlihat setelah beberapa hari, minggu, atau bulan.   

Mengatasi kulit hitam dan belang akibat sinar matahari

Karena biasanya kulit Anda yang kena sengatan matahari tidak merata pada seluruh kulit tubuh, Anda pun akan tampak belang. Untuk beberapa orang, tampil dengan kulit belang bisa memengaruhi kepercayaan diri. Padahal untuk mencerahkan kembali kulit seperti warna aslinya bukanlah hal yang mudah. Perawatan yang bisa mencerahkan warna kulit biasanya tidak murah dan memakan waktu yang lama. Namun, Anda bisa merawat dan mencerahkan kembali kulit gosong dengan treatment alami di rumah. Karena berasal dari bahan-bahan alami, efeknya pun lebih cepat dan harganya juga lebih terjangkau daripada membeli berbagai produk kecantikan. Berikut adalah berbagai trik mencerahkan kembali kulit gosong karena sengatan matahari.

1. Masker timun dan lemon

Hancurkan timun sampai lembut dalam blender dan campurkan dengan kira-kira 2 sendok air perasan lemon. Setelah itu, tambahkan sejumput kunyit yang sudah diparut ke dalam campuran adonan tersebut dan aduk sampai rata. Oleskan pada area kulit gosong atau yang sering terpapar sinar matahari. Diamkan selama 20 menit dan bilas bersih dengan air sesudahnya. Timun berkhasiat untuk memberikan efek yang sejuk serta melawan radikal bebas yang membahayakan sel kulit. Sementara itu, lemon memiliki kandungan asam sitrat yang berfungsi sebagai pemutih alami untuk mengatasi kulit gosong. Kunyit membantu untuk mengangkat sel kulit mati yang menyebabkan kulit kusam sehingga kulit Anda pun akan tampak lebih cerah bersinar.

2. Masker lidah buaya

Lidah buaya menawarkan segudang khasiat untuk kulit, terutama untuk mengatasi masalah kulit yang terkena sengatan matahari. Anda bisa membeli gel lidah buaya di apotek atau toko kecantikan, tetapi sebaiknya untuk hasil yang lebih cepat dan maksimal gunakan getah atau cairan lidah buaya asli. Untuk kulit yang lebih cerah dan lembap, oleskan getah lidah buaya pada kulit gosong Anda dan diamkan selama semalaman. Bilas bersih di pagi hari.

3. Masker susu dan oatmeal

Campur bubuk oatmeal dan susu segar secukupnya sampai tekstur adonannya lembut tapi cukup padat. Oleskan pada kulit yang terpapar matahari dan diamkan selama kurang lebih satu jam sebelum Anda bilas bersih. Oatmeal mampu menutrisi dan meratakan warna kulit sementara susu akan membantu menjaga kelembapan alami kulit serta memutihkan kulit gosong.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Posisi Tidur Mana yang Lebih Baik: Miring ke Kiri Atau Kanan?

Posisi tidur miring memiliki manfaat untuk kesehatan Anda, arah posisi tidur ternyata juga berpengaruh terhadap kesehatan. Arah mana yang lebih baik?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Pola Tidur Sehat, Tips Tidur 8 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Pedoman Praktis Makanan untuk Anak Usia 1-3 Tahun

Banyak ibu yang bingung memberikan anaknya makan ketika sudah memasuki usia 1 tahun. Jangan cemas, berikut pedoman praktis makanan anak 1-3 tahun.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Asam Lambung Naik Bisa Sebabkan Kanker Kerongkongan?

Asam lambung naik atau refluks yang terjadi secara kambuhan, kemungkinan bisa sebabkan kanker kerongkongan. Cari tahu alasannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Kanker Lainnya 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Meluruskan 6 Mitos Seputar Varises yang Banyak Dipercaya Masyarakat

Banyak orang menganggap varises terjadi jika Anda duduk atau berdiri terlalu lama. Padahal tidak demikian. Apa saja mitos varises lainnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Penyakit Jantung Lainnya 8 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan untuk pankreatitis

Panduan Pola Makan untuk Penyakit Radang Pankreas (Pankreatitis)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 9 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
kondom dipakai dua kali

Kondom Dipakai Dua Kali, Apa Saja Risiko yang Mungkin Terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 7 menit
lidah gatal

7 Kondisi Penyebab Lidah Anda Terasa Gatal, dari Masalah Ringan Hingga Serius

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit
setelah cabut gigi

7 Makanan dan Minuman yang Tidak Boleh Dikonsumsi Setelah Cabut Gigi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 8 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit