Bolehkah Melakukan Facial Saat Wajah Berjerawat?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Beragam cara dilakukan untuk membuat wajah terlihat bersih. Salah satu perawatan yang sering menjadi pilihan yaitu facial. Namun, banyak pro dan kontra mengenai facial saat kulit sedang jerawatan. Ada yang bilang facial wajah berjerawat itu sah-sah saja, ada yang justru melarang. Nah, untuk lebih jelasnya saya akan menjawab kegalauan Anda tentang facial wajah berjerawat dari kacamata medis.

Apa itu facial?

Facial adalah serangkaian tindakan yang dilakukan untuk merawat wajah secara keseluruhan. Umumnya, facial terdiri dari pemijatan, pembersihan wajah dengan scrub, chemical peeling, mikrodermabrasi (pengelupasan kulit), ekstraksi komedo, dan diakhiri dengan pemberian masker wajah yang disesuaikan dengan kulit pasien.

Prosedur facial sangat beragam dan tergantung dari masing-masing klinik kecantikan yang Anda datangi. Biasanya, bahan yang digunakan dalam facial disesuaikan dengan jenis kulit yang Anda miliki. Misalnya, untuk kulit berjerawat facial bisa dikombinasikan dengan chemical peeling menggunakan asam salisilat.

Facial wajah berjerawat, sebenarnya boleh apa tidak?

asam retinoat untuk jerawat

Prosedur facial wajah berjerawat atau disebut acne prone skin sebenarnya memiliki banyak manfaat. Proses ekstraksi atau mengeluarkan komedo saat facial bisa menurunkan risiko tumbuhnya jerawat baru dari komedo yang ada di wajah Anda. Selain itu, pemberian masker khusus di akhir tindakan, seperti masker tea tree atau masker lemon, dapat membantu mengurangi bakteri P. Acnes yang menjadi penyebab munculnya jerawat.

Namun, informasi mengenai facial saat kulit jerawatan masih menjadi perdebatan. Lantas bagaimana kebenarannya? Dari kacamata medis, facial boleh saja dilakukan saat wajah sedang berjerawat. Akan tetapi, yang tidak boleh dilakukan adalah proses ekstraksi pada jerawat yang sedang meradang.

Secara sederhana, ekstraksi jerawat merupakan proses mengeluarkan cairan atau isi jerawat dengan alat khusus (memecahkan jerawat). Saat jerawat meradang, prosedur ini harus dihindari karena bisa mengakibatkan infeksi dan bopeng pada kulit wajah Anda.

Oleh sebab itu, facial memang diperbolehkan saat Anda sedang jerawatan, tapi tergantung pada jenis dan seberapa banyak jerawat di wajah Anda. Jika jerawat di wajah hanya satu-dua saja maka Anda masih boleh melakukan facial wajah berjerawat sedikit. Dengan catatan, jangan melakukan ekstraksi pada jerawat yang sedang meradang.

Namun, jika jerawat yang Anda miliki jenis papulopustulosa dan menyerang dalam jumlah banyak dan hampir semuanya meradang, maka Anda tidak disarankan untuk melakukan facial.

Ciri-ciri jerawat meradang yaitu kulit wajah yang memerah dan jerawat yang juga berwarna kemerahan, bahkan mengandung nanah. Jika hal ini yang sedang Anda alami, maka jangan lakukan facial hingga jerawat yang meradang sudah mulai membaik.

Seberapa sering facial boleh dilakukan untuk kulit berjerawat?

facial peeling wajah aman tidak untuk kulit

Sebenarnya, tidak ada batasan pasti mengenai seberapa sering facial boleh dilakukan. Akan tetapi, menurut saya facial sebaiknya tidak dilakukan lebih dari satu kali dalam sebulan. Masalahnya, jika dilakukan terlalu sering, tindakan ini tidak justru tidak memiliki manfaat untuk wajah. Sebaliknya, facial justru bisa melukai dan membuat pori-pori wajah Anda semakin membesar.

Secara alami, kulit membutuhkan waktu untuk beregenerasi selama 14 sampai 28 hari. Sehingga, jika Anda ingin membantu mengangkat sel kulit mati dengan facial sebaiknya dilakukan setiap 4 minggu sekali.

Sebelum melakukan facial, Anda juga perlu memastikan kulit wajah dalam kondisi bebas dari infeksi kulit yang sedang aktif. Pastikan juga klinik kecantikan pilihan Anda terpercaya. Facial yang dilakukan oleh sembarang orang dengan peralatan yang tidak steril justru akan menimbulkan masalah baru pada kulit wajah Anda.

Apakah facial wajah berjerawat bisa membersihkan kulit?

facial saat puasa

Jawabannya bisa iya, bisa juga tidak. Mengapa begitu? Facial pada dasarnya hanya membantu membersihkan wajah lebih dalam dengan menghilangkan komedo dan sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit. Sementara itu, penyebab jerawat sangatlah banyak dan bukan hanya dari komedo serta sel kulit mati saja.

Jadi jika penyebab wajah jerawat di wajah Anda karena faktor hormon dan penyebab lainnya, maka perawatan facial wajah berjerawat tidak terlalu membantu. Selain itu, efek facial juga hanya sementara dan perlu dilakukan secara berulang setiap kali dibutuhkan.

Untuk membersihkan jerawat sampai tuntas dan menjaga kesehatan kulit berjerawat Anda, sebaiknya konsultasikan dengan dokter spesialis kulit dan kelamin (Sp.KK). Dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai dengan masalah kulit Anda.

Namun, jika jerawat tidak terlalu parah, Anda bisa memilih beberapa perawatan yang dijual bebas, seperti sabun dan krim wajah yang mengandung benzoil peroksida atau sulfur. Selain itu, hindarilah memencet jerawat karena bisa membuat kulit Anda menjadi bopeng dan tidak mulus lagi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Was this article helpful for you ?

Artikel dari ahli dr. Dikky Prawiratama, M.Sc, Sp.KK

Setiap Orang Berisiko Kena Penyakit Menular Seksual, Bagaimana Mencegahnya?

Berganti-ganti pasangan berisiko membuat Anda tertular penyakit. Jangan tunda melakukan pencegahan penyakit menular seksual mulai sekarang!

Ditulis oleh: dr. Dikky Prawiratama, M.Sc, Sp.KK
pencegahan penyakit menular seksual
Kesehatan Seksual 22 Januari 2021

Kapan Sebaiknya Kita Berjemur di Pagi Hari?

Berjemur di pagi hari punya banyak manfaat untuk tubuh Anda, tetapi aktivitas ini bisa berakibat buruk jika dilakukan tidak sesuai anjuran.

Ditulis oleh: dr. Dikky Prawiratama, M.Sc, Sp.KK
berjemur di pagi hari
Kesehatan Kulit 3 April 2020

Bolehkah Melakukan Filler Berulang-ulang?

Ketika Anda ingin tampil awet muda, Anda kerap ingin melakukan filler berulang. Namun sebelumnya, Anda perlu memperhatikan hal-hal ini.

Ditulis oleh: dr. Dikky Prawiratama, M.Sc, Sp.KK
filler berulang

Yang juga perlu Anda baca

Mata Kucing Pada Anak? Waspada Gejala Kanker Mata

Orangtua perlu mewaspadai mata anak yang seperti mata kucing. Ada kemungkinan hal ini tanda kanker mata atau retinoblastoma.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Penyakit Kanker Lainnya 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Pil KB berhubungan dengan hormon. Itu sebabnya, saat Anda memutuskan untuk berhenti minum pil KB akan muncul berbagai efek samping. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Sebagai orangtua, Anda perlu tau bedanya anak yang aktif dan hiperaktif. Yuk, kenali tanda dan cara mengatasi anak hiperaktif!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Anak, Parenting 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Mengapa Sebagian Orang Mudah Dihipnotis, Sementara yang Lain Tidak?

Anda mungkin waspada ketika berjalan sendirian, takut dihipnotis oleh orang tak dikenal. Tahukah Anda tidak semua orang mudah dihipnotis?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Penyakit Saraf Lainnya 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit