home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Bolehkah Melakukan Facial Saat Wajah Berjerawat?

Bolehkah Melakukan Facial Saat Wajah Berjerawat?

Beragam cara dilakukan untuk membuat wajah terlihat bersih. Salah satu perawatan yang sering menjadi pilihan yaitu facial. Namun, banyak pro dan kontra mengenai facial saat kulit sedang jerawatan. Ada yang bilang facial wajah berjerawat itu sah-sah saja, ada yang justru melarang. Nah, untuk lebih jelasnya saya akan menjawab kegalauan Anda tentang facial wajah berjerawat dari kacamata medis.

Apa itu facial?

Facial adalah serangkaian tindakan yang dilakukan untuk merawat wajah secara keseluruhan. Umumnya, facial terdiri dari pemijatan, pembersihan wajah dengan scrub, chemical peeling, mikrodermabrasi (pengelupasan kulit), ekstraksi komedo, dan diakhiri dengan pemberian masker wajah yang disesuaikan dengan kulit pasien.

Prosedur facial sangat beragam dan tergantung dari masing-masing klinik kecantikan yang Anda datangi. Biasanya, bahan yang digunakan dalam facial disesuaikan dengan jenis kulit yang Anda miliki. Misalnya, untuk kulit berjerawat facial bisa dikombinasikan dengan chemical peeling menggunakan asam salisilat.

Facial wajah berjerawat, sebenarnya boleh apa tidak?

asam retinoat untuk jerawat

Prosedur facial wajah berjerawat atau disebut acne prone skin sebenarnya memiliki banyak manfaat. Proses ekstraksi atau mengeluarkan komedo saat facial bisa menurunkan risiko tumbuhnya jerawat baru dari komedo yang ada di wajah Anda. Selain itu, pemberian masker khusus di akhir tindakan, seperti masker tea tree atau masker lemon, dapat membantu mengurangi bakteri P. Acnes yang menjadi penyebab munculnya jerawat.

Namun, informasi mengenai facial saat kulit jerawatan masih menjadi perdebatan. Lantas bagaimana kebenarannya? Dari kacamata medis, facial boleh saja dilakukan saat wajah sedang berjerawat. Akan tetapi, yang tidak boleh dilakukan adalah proses ekstraksi pada jerawat yang sedang meradang.

Secara sederhana, ekstraksi jerawat merupakan proses mengeluarkan cairan atau isi jerawat dengan alat khusus (memecahkan jerawat). Saat jerawat meradang, prosedur ini harus dihindari karena bisa mengakibatkan infeksi dan bopeng pada kulit wajah Anda.

Oleh sebab itu, facial memang diperbolehkan saat Anda sedang jerawatan, tapi tergantung pada jenis dan seberapa banyak jerawat di wajah Anda. Jika jerawat di wajah hanya satu-dua saja maka Anda masih boleh melakukan facial wajah berjerawat sedikit. Dengan catatan, jangan melakukan ekstraksi pada jerawat yang sedang meradang.

Namun, jika jerawat yang Anda miliki jenis papulopustulosa dan menyerang dalam jumlah banyak dan hampir semuanya meradang, maka Anda tidak disarankan untuk melakukan facial.

Ciri-ciri jerawat meradang yaitu kulit wajah yang memerah dan jerawat yang juga berwarna kemerahan, bahkan mengandung nanah. Jika hal ini yang sedang Anda alami, maka jangan lakukan facial hingga jerawat yang meradang sudah mulai membaik.

Seberapa sering facial boleh dilakukan untuk kulit berjerawat?

facial peeling wajah aman tidak untuk kulit

Sebenarnya, tidak ada batasan pasti mengenai seberapa sering facial boleh dilakukan. Akan tetapi, menurut saya facial sebaiknya tidak dilakukan lebih dari satu kali dalam sebulan. Masalahnya, jika dilakukan terlalu sering, tindakan ini tidak justru tidak memiliki manfaat untuk wajah. Sebaliknya, facial justru bisa melukai dan membuat pori-pori wajah Anda semakin membesar.

Secara alami, kulit membutuhkan waktu untuk beregenerasi selama 14 sampai 28 hari. Sehingga, jika Anda ingin membantu mengangkat sel kulit mati dengan facial sebaiknya dilakukan setiap 4 minggu sekali.

Sebelum melakukan facial, Anda juga perlu memastikan kulit wajah dalam kondisi bebas dari infeksi kulit yang sedang aktif. Pastikan juga klinik kecantikan pilihan Anda terpercaya. Facial yang dilakukan oleh sembarang orang dengan peralatan yang tidak steril justru akan menimbulkan masalah baru pada kulit wajah Anda.

Apakah facial wajah berjerawat bisa membersihkan kulit?

facial saat puasa

Jawabannya bisa iya, bisa juga tidak. Mengapa begitu? Facial pada dasarnya hanya membantu membersihkan wajah lebih dalam dengan menghilangkan komedo dan sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit. Sementara itu, penyebab jerawat sangatlah banyak dan bukan hanya dari komedo serta sel kulit mati saja.

Jadi jika penyebab wajah jerawat di wajah Anda karena faktor hormon dan penyebab lainnya, maka perawatan facial wajah berjerawat tidak terlalu membantu. Selain itu, efek facial juga hanya sementara dan perlu dilakukan secara berulang setiap kali dibutuhkan.

Untuk membersihkan jerawat sampai tuntas dan menjaga kesehatan kulit berjerawat Anda, sebaiknya konsultasikan dengan dokter spesialis kulit dan kelamin (Sp.KK). Dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai dengan masalah kulit Anda.

Namun, jika jerawat tidak terlalu parah, Anda bisa memilih beberapa perawatan yang dijual bebas, seperti sabun dan krim wajah yang mengandung benzoil peroksida atau sulfur. Selain itu, hindarilah memencet jerawat karena bisa membuat kulit Anda menjadi bopeng dan tidak mulus lagi.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh dr. Dikky Prawiratama, M.Sc, Sp.KK Diperbarui 21/04/2021
x