Gejala Usus Buntu Ringan Hingga Berat yang Wajib Anda Kenali

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 19 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Penyakit usus buntu atau istilah medisnya apendisitis merupakan kondisi yang menyebabkan peradangan pada usus buntu. Bila anda sering mengeluh sakit perut parah hingga menghambat aktivitas harian, bisa jadi ini adalah ciri-ciri dan gejala dari usus buntu.

Gejala dan ciri-ciri umum dari usus buntu

Penyebab dari usus buntu yaitu penyumbatan di usus yang membutuhkan perawatan medis segera. Bila tidak, usus buntu bisa pecah dan mengancam jiwa. Yuk, kenali lebih dalam ciri-ciri usus buntu pada ulasan berikut ini.

Gejala usus buntu yang paling khas adalah rasa nyeri di perut. Meski begitu, penting untuk diketahui bahwa gejala usus buntu tidak hanya sakit perut. Ada tanda dan ciri-ciri usus buntu lain yang perlu Anda ketahui.

Nah, di antara beragamnya gejala usus buntu, tidak semua orang mengalami gejala secara menyeluruh. Itu artinya, ada beberapa orang yang hanya mengalami ciri-ciri usus buntu tertentu (atipikal). Jadi, penetapan diagnosis tetap membutuhkan bantuan dokter.

Di bawah ini merupakan beberapa gejala usus buntu yang sangat umum menyerang.

1. Sakit perut bagian kanan bawah (gejala khas usus buntu)

penyebab usus buntu

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, usus buntu biasanya diawali dengan gejala nyeri atau kram pada perut yang terjadi secara mendadak. Akan tetapi kebanyakan orang lebih sering mengalami sakit perut yang intens dibanding dengan kram perut.

Gejala usus buntu satu ini terjadi karena usus buntu mengalami pembengkakan dan peradangan. Hal tersebut terjadi akibat adanya iritasi lapisan dinding perut, sehingga Anda mengalami nyeri di bagian perut.

Namun, perlu diketahui bahwa lokasi munculnya ciri-ciri usus buntu ini berbeda tiap orang. Bergantung dengan usia dan area usus buntu mana yang mengalami masalah.

Dalam banyak kasus, nyeri perut dimulai pada perut tengah atas dekat pusar dan biasa berpindah ke bagian perut kanan bawah.

Namun, ada beberapa orang yang mengalami usus buntu di bagian belakang sehingga rasa sakit, nyeri, atau kram terjadi di punggung bagian bawah atau panggul.

Sementara jika Anda sedang hamil, rasa nyeri mungkin akan muncul di perut bagian atas. Pasalnya posisi usus buntu cenderung lebih tinggi selama kehamilan karena terdorong janin.

Secara umum nyeri perut akibat gejala usus buntu biasanya cenderung semakin meningkat bila Anda melakukan gerakan, menarik napas dalam-dalam, mengejan, batuk atau bersin.

2. Mual, muntah, dan nafsu makan menurun

ilustrasi mual gejala dan ciri-ciri keracunan makanan

Hampir semua orang yang mengalami gangguan pencernaan, biasanya mengalami gejala mual dan muntah. Ternyata gejala ini juga terjadi pada usus buntu.

Munculnya ciri-ciri usus buntu ini kemungkinan besar disebabkan oleh peradangan pada saluran cerna dan sistem saraf.

Rasa tidak nyaman pada perut ini, tentunya dapat menurunkan nafsu makan secara drastis. Saking seringnya muncul saat masalah pencernaan terjadi, banyak yang menyepelekan tanda usus buntu ini.

3. Gangguan pencernaan

mual saat merokok

Selain mual dan muntah, beberapa orang yang mengalami usus buntu juga mengalami gangguan pencernaan, seperti sembelit atau diare.

Di samping itu, gejala usus buntu mengganggu lain yang juga menyertai adalah susah buang angin alias kentut dan sakit pinggang. Kondisi ini tentu membuat perut semakin tidak nyaman. Anda mungkin merasakan perut jadi penuh.

Bila Anda salah satu orang yang mengalami kesulitan untuk buang angin, kemungkinan besar penyumbatan pada usus sudah terjadi sebagian atau menyeluruh.

4. Demam ringan

menambah nafsu makan saat demam

Penyakit usus buntu bisa menyebabkan tanda berupa demam yang berkisar antara 37 – 38 derajat Celcius. Bila semakin parah, demam bisa mencapai 38 derajat Celcius disertai dengan peningkatan denyut jantung.

Terjadinya, demam ini merupakan reaksi alami sistem kekebalan tubuh saat melawan infeksi guna mengurangi jumlah bakteri jahat yang akan menyerang. Demam yang tinggi bisa menyebabkan tubuh banyak mengeluarkan keringat, bahkan tubuh menggigil.

5. Sering buang air kecil

komplikasi diabetes insipidus adalah

Usus buntu terletak di bawah panggul, sehingga posisinya bisa dibilang dekat dengan kandung kemih.

Nah, ketika kandung kemih bersinggungan dengan usus buntu yang sedang meradang, maka hal tersebut juga akan memengaruhi kandung kemih. Akibatnya, kandung kemih pun akan mengalami peradangan serupa.

Meradangnya kandung kemih saat usus buntu terjadi, membuat Anda jadi lebih sering buang air kecil. Bila digambarkan lebih tepat, desakan buang air kecil jadi lebih sering, tapi urine yang dikeluarkan sedikit. Hal ini jugalah yang membuat buang air kecil jadi menyakitkan.

Gejala usus buntu pada anak dan ibu hamil

gejala usus buntu 1

Umumnya ciri-ciri usus buntu yang disebutkan di atas terjadi pada orang dewasa. Pada anak, gejala yang ditimbulkan sering kali berbeda.

Oleh karena itu, orangtua harus paham betul apa saja tanda usus buntu pada anak. Pasalnya, penyakit satu ini dapat dialami oleh semua orang di kalangan usia berapapun, termasuk buah hati Anda.

Pada anak yang berusia 2 tahun atau kurang, gejala usus buntu yang sering ditunjukkan, meliputi:

  • demam,
  • muntah,
  • perut terasa kembung, dan
  • perut membengkak yang ketika ditepuk pelan terasa nyeri.

Sementara gejala usus buntu pada anak usia di atas 2 tahun dan usus buntu pada remaja cenderung mengalami kondisi berikut:

  • mual,
  • muntah, dan
  • nyeri perut di sisi kanan bawah perut.

Selain anak-anak, ibu hamil juga cenderung menunjukkan usus buntu yang berbeda. Sebagian calon ibu mungkin mengiranya sebagai gejala morning sickness, yakni kondisi yang terjadi pada awal kehamilan.

Sebab, terdapat kemiripan di antara keduanya, baik morning sickness dan usus buntu bisa menimbulkan gejala seperti perut kram, mual dan muntah, serta nafsu makan yang berkurang.

Namun, perlu ditekankan bahwa rasa nyeri akibat usus buntu saat hamil muncul di perut bagian atas, bukan sisi kanan bawah perut. Hal ini terjadi karena pada saat hamil, posisi usus terdorong lebih tinggi akibat adanya janin di rahim.

Gejala lainnya adalah terasa sakit ketika buang air. Gejala usus buntu yang umum seperti demam dan diare jarang terjadi pada ibu hamil.

Gejala usus buntu yang harus segera dibawa ke dokter

Ivermectin adalah obat

Usus buntu merupakan kondisi yang butuh penanganan dokter. Pasalnya, menurut National Health Service, usus buntu dapat menyebabkan komplikasi seperti peritonitis atau abses.

Peritonitis menandakan bahwa usus buntu telah pecah, sehingga lapisan perut peritoneum mengalami infeksi oleh bakteri. Tanpa perawatan, organ yang terinfeksi bisa rusak.

Tanda peritonitis berupa sakit perut parah, demam, denyut jantung berdetak cepat, napas cepat, dan pembengkakan pada perut.

Bila komplikasinya berupa abses, maka akan muncul benjolan berisi nanah di usus buntu. Benjolan ini menandakan bahwa sistem imun mencoba melawan infeksi.

Menurut dokter Ryan J. Brogan, DO pada situs Kids Health, dalam waktu 48 – 72 jam setelah gejala muncul, usus buntu bisa pecah dan memungkinkan terjadinya komplikasi.

Guna menghindarinya, Anda harus segera mengunjungi dokter atau mencari bantuan medis. Terutama jika gejala usus buntu yang Anda alami terjadi secara tiba-tiba, memburuk, dan menyebar ke seluruh bagian perut, ini adalah tanda-tanda usus buntu pecah.

Gejala yang perlu diwaspadai

Gejala pertama biasanya yaitu rasa sakit yang samar di sekitar pusar. Kemudian rasa sakitnya bergerak ke arah sisi kanan tubuh, biasanya ke arah pinggul.

Gejala lain yang muncul selama 24 jam berikutnya mungkin termasuk mual, muntah, demam, dan gelisah. Ada pula beberapa pasien yang mengalami perut bengkak, sakit punggung, atau sembelit.

Untuk mengatasi penyakit ini, biasanya dokter akan melakukan tindakan berupa operasi pengangkatan usus buntu.

Pada kondisi yang ringan, Anda akan dirujuk untuk menjalani operasi laparoskopi apendektomi. Operasi dilakukan dengan memasukkan selang ke dalam perut untuk melihat dan mengangkat usus buntu.

Sedangkan bila usus buntu sudah pecah atau infeksinya sudah menyebar, operasi apendektomi terbuka akan dilakukan. Selain mengangkat usus buntu, operasi ini juga melibatkan pembersihan pada rongga perut.

Nantinya selama perawatan, pasien akan diberikan cairan dan antibiotik untuk usus buntu lewat pembuluh darah intravena. Beberapa pasien mungkin akan diresepkan obat pereda nyeri.

Proses pemulihan dari operasi usus buntu akan memakan waktu beberapa hari, setelahnya baru pasien dibolehkan untuk pulang.

Berapa Banyak Kalori yang Anda Butuhkan?

Selain rajin berolahraga, mengetahui berapa banyak asupan kalori yang harus dikonsumsi juga penting untuk menjaga kesehatan. Cari tahu kalori harian yang Anda butuhkan di sini.

Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Radang Usus Buntu Akut

Radang usus buntu akut adalah peradangan akut pada organ usus buntu. Kenali gejala hingga pengobatannya dalam ulasan berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Pencernaan, Radang Usus Buntu 16 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

Penyebab dan Cara Mudah Mengatasi Kram Perut Setelah Melahirkan

Berbagai perubahan tubuh terjadi usai melahirkan. Salah satunya yakni rasa sakit atau kram perut setelah melahirkan. Bagaimana mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Melahirkan, Kehamilan 15 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

10 Penyakit yang Menyebabkan Sakit Perut Sebelah Kiri

Sakit perut sebelah kiri dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari batu ginjal hingga kehamilan di luar kandungan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 5 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

8 Obat Ampuh untuk Sakit Perut Sesuai Penyebabnya

Sakit perut merupakan keluhan yang dialami banyak orang. Jangan khawatir, cek obat sakit perut sesuai dengan penyebabnya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Pencernaan 4 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sakit perut karena gas dan karena penyakit lain

Tips Membedakan Sakit Perut Karena Gas dan Karena Penyakit Lain

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
waktu yang tepat minum obat cacing

Kapan Waktu yang Tepat Minum Obat Cacing?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
penyakit pancolitis radang usus besar

Pancolitis (Radang Usus Besar)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
jambu biji penyebab usus buntu

Benarkah Makan Jambu Biji Bisa Menjadi Penyebab Usus Buntu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 19 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit