home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Gejala Radang Usus Buntu Tak Cuma Sakit Perut, Kenali Tanda Khas Lainnya

Gejala Radang Usus Buntu Tak Cuma Sakit Perut, Kenali Tanda Khas Lainnya

Penyakit usus buntu sebenarnya adalah kondisi radang pada bagian tersebut atau yang disebut juga dengan apendisitis. Radang usus buntu harus segera ditangani, karena usus buntu dapat pecah dan menyebabkan infeksi. Oleh karena itu, pentingnya mengenal tanda dan gejala radang usus buntu. Berikut gejala radang usus buntu yang paling umum.

Gejala radang usus buntu yang paling umum

gejala usus buntu

Radang usus buntu biasanya dimulai dengan rasa sakit di bagian tengah perut yang mungkin datang dan hilang.

Dalam beberapa jam, rasa sakit ini akan menyebar ke perut bagian sisi kanan bawah, di mana usus buntu berada. Rasa sakit ini biasanya lebih sakit dan menetap.

Selain itu, rasa sakit di perut ini akan semakin terasa jika ada tekanan di perut. Misalnya saat Anda batuk, tertawa, bersin, atau berjalan kaki.

Gejala radang usus buntu lainnya yang mungkin Anda rasakan antara lain:

  • mual
  • muntah
  • hilang selera makan
  • diare atau sembelit
  • demam ringan dan menggigil
  • muka memerah
  • tidak bisa kentut
  • perut membesar

Jika gejala usus buntu di atas tidak segera ditangani, usus buntu tersebut dapat pecah dan menyebarkan bakteri ke seluruh bagian perut, yang mengakibatkan kondisi peritonitis. Ini adalah kondisi yang perlu penanganan segera dalam 24 jam pertama, dan jika tidak dapat makin memburuk hingga 48 jam.

Tidak semua gejala radang usus buntu sama

Tidak semua orang akan mengalami gejala yang sama. Beberapa ada yang mengalami gejala secara menyeluruh, dan lainnya tidak.

Menurut penelitian yang diterbitkan The Journal of American Medical Association, gejala radang usus buntu antara bayi dengan orang dewasa tidak selalu sama.

Bayi usia 2 tahun atau kurang sering menunjukkan gejala seperti demam, muntah, perut kembung, dan perut membengkak. Sementara, anak-anak dan remaja cenderung memiliki gejala seperti mual, muntah, nyeri perut di sisi kanan bawah.

Pada ibu hamil, gejalanya akan berbeda lagi. Ibu hamil yang memiliki radang usus buntu akan mengalami gejala yang mirip dengan ketidaknyamanan selama kehamilan, seperti morning sickness. Gejalanya antara lain menurunnya nafsu makan, kram perut, mual, dan muntah.

Namun, rasa nyeri perut akibat usus buntu saat hamil akan terasa di perut bagian atas. Hal ini sedikit berbeda karena posisi usus terdorong menjadi lebih tinggi akibat adanya janin pada rahim. Selain itu, gejala lainnya pada ibu hamil adalah terasa sakit ketika buang air. Gejala demam dan diare jarang terjadi pada ibu hamil.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Emergency Signs and Symptoms of Appendicitis https://www.healthline.com/health/digestive-health/appendicitis-emergency-symptoms diakses 17 September 2018.

Symptoms of Appendicitis https://www.everydayhealth.com/appendicitis/guide/symptoms/ diakses 17 September 2018.

Appendicitis: What you need to know https://www.medicalnewstoday.com/articles/312123.php diakses 17 September 2018.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Andisa Shabrina
Tanggal diperbarui 29/09/2018
x