Minum Air Lemon Tidak Bikin Kurus, Plus Mitos Air Lemon Lainnya yang Ternyata Salah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Berkat kandungan vitamin dan mineralnya yang kaya, lemon sering diolah menjadi infused water sebagai alternatif air putih yang juga menyehatkan. Sayangnya, banyak mitos seputar si buah kuning asam yang ternyata tidak benar. Salah satunya yang bilang bahwa rutin minum air lemon bisa bikin kurus. Apa lagi mitos air lemon yang sebenarnya salah?

Air lemon bisa menurunkan berat badan

Beberapa orang mengklaim bahwa minum air lemon bisa menurunkan berat badan karena lemon mengandung pektin, jenis serat yang bisa memberikan rasa kenyang tahan lama. Dari sinilah mereka beranggapan bahwa infused water lemon bisa mengurangi asupan kalori dalam satu hari karena kita tidak gampang lapar setelah meminumnya.

Dilansir dalam laman Prevention, Jason Ewoldt, RDN, LD seorang ahli gizi dari Mayo Clinic Healthy Living Program, setuju bahwa lemon adalah buah rendah kalori dan bagus untuk mengontrol kalori bagi orang yang sedang menurunkan berat badan.

Namun, bukan artinya minum air lemon akan menurunkan berat badan. Nyatanya, kandungan pektin dalam lemon tidak sebanyak yang Anda kira sampai bisa menimbulkan efek seperti itu. Satu buah lemon ukuran sedang hanya mengandung 2 gram serat. Jika diperas atau dipotong-potong untuk diolah menjadi minuman, kandungan serat yang masuk ke dalam tubuh pun akan lebih sedikit lagi.

Meski ada beberapa penelitian pada binatang yang menunjukkan bahwa pektin bisa membantu menurunkan berat badan, namun temuan tersebut belum dibuktikan langsung pada manusia. Selain itu, belum juga ada bukti yang melaporkan bahwa air lemon lebih bermanfaat dan lebih baik untuk menurunkan berat badan daripada air putih biasa.

Namun memang, air lemon adalah pilihan minuman yang jauh lebih sehat ketimbang minum teh atau kopi dengan atau tanpa gula.

Air lemon bisa memperbaiki penuaan kulit

Lemon tinggi kandungan antioksidan dan vitamin C, tapi tidak otomatis bisa mencegah atau bahkan menghentikan penuaan yang telah terjadi.

Asupan vitamin C memang bisa membantu tubuh memproduksi lebih banyak kolagen untuk mengencangkan dan mengenyalkan kulit. Namun, produksi kolagen tidak hanya bergantung pada vitamin C saja. Tubuh tetap membutuhkan asupan mineral dan vitamin lain, termasuk juga gizi makro yang seimbang untuk bisa memproduksi cukup kolagen.

Maka selain minum air lemon, cukupilah kebutuhan gizi Anda dengan mengonsumsi buah-buahan, sayur, sumber protein rendah lemak, dan juga biji-bijian.

Infused water lemon bisa membuang racun dalam tubuh

Katanya, rutin minum infused water lemon bisa membantu membilas racun yang menumpuk dalam tubuh. Kenyataannya belum ada penelitian medis yang mampu mendukung klaim ini.

Di dalam tubuh sendiri sebenarnya sudah ada mekanisme khusus untuk membuang racun, yaitu dari ginjal dan hati yang akan mengeluarkannya lewat keringat, feses, dan urin. Untuk merangsang mekanisme tersebut tetap berjalan lancar, yang Anda perlukan sebenarnya hanya memperbanyak minum air putih juga makan lebih banyak sayur dan buah.

Yang terpenting adalah jaga kesehatan ginjal dan hati, maka tubuh Anda akan secara natural akan membersihkan semua racun dan produk yang tidak terpakai.

Air lemon meningkatkan kecerdasan

Dilansir dalam laman Medical News Today, klaim lainnya adalah air lemon bisa meningkatkan kecerdasan apalagi ketika dikonsumsi pagi hari.

Faktanya, air lemon tidak tiba-tiba meningkatkan kecerdasan, namun aroma lemon di pagi hari membuat Anda lebih melek sehingga merasa lebih fokus di pagi hari. Bukannya meningkatkan kecerdasan.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Manfaat Berkebun Bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Meski berpeluh keringat, berkebun ternyata punya segudang manfaat bagi kesehatan tubuh dan juga jiwa. Apa saja manfaat berkebun untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 31 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

Dari Mana Lemak Dagu Berasal? Bisakah Dihilangkan?

Jika Anda berkaca, mungkin Anda melihat dagu Anda yang berlipat. Lipatan itu diakibatkan oleh lemak dagu. Sebenarnya, dari mana lemak dagu berasal?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan, Informasi Kesehatan 22 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

10 Manfaat Beras Hitam, “Beras Terlarang” dari Cina

Jika Anda sudah beralih dari beras putih ke beras merah, selamat! Anda telah membuat perubahan sehat. Tapi tahukah Anda bahwa beras hitam lebih sehat lagi?

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Fakta Gizi, Nutrisi 22 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit

Keunggulan Masker Wajah dari Bahan Alami yang Bisa Anda Gunakan

Salah satu cara yang cukup efektif untuk mencegah proses penuaan terjadi pada kulit Anda adalah membuat masker wajah dari bahan alami, apa saja?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 9 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit
olahraga kardio dan angkat berat untuk menurunkan berat badan

Olahraga Kardio vs Angkat Beban: Mana yang Lebih Cepat Turunkan Berat Badan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
cepat tua

Cek Menu Harian Anda: 9 Makanan Ini Membuat Anda Tampak Cepat Tua

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
bab setelah makan

Langsung BAB Setelah Makan, Apakah Normal?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit