Bahayakah Kalau Minum Susu Basi? Apa yang Harus Dilakukan Setelahnya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 13 Maret 2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Susu banyak dikonsumsi oleh semua kalangan usia, baik muda maupun tua. Memang banyak sekali manfaat yang diberikan dengan rutin minum susu. Misalnya penyumbang energi yang baik dan untuk mengoptimalkan pertumbuhan pada anak-anak. Namun, susu adalah produk yang cepat basi. Karena lupa mengecek tanggal kedaluwarsa, Anda pun tak sadar minum susu yang sudah basi. Lalu berbahayakah jika manusia minum susu basi? Apa efeknya dan bagaimana penanganannya kalau tidak sengaja minum susu basi? Simak terus ulasannya di bawah ini.

Apa yang terjadi jika minum susu basi?

Bila Anda adalah salah satu penggemar susu, Anda pasti mengenal berbagai macam jenis susu yang dijual di pasaran. Misalnya ada susu cair di dalam kotak, susu bubuk, serta susu kental manis. Masing-masing jenis susu tersebut memiliki kandungan gizi yang berbeda, Anda hanya perlu menyesuaikannya dengan kebutuhan diri dan keluarga Anda.

Selain kandungan gizi, hal lain yang Anda perhatikan saat akan mengonsumsi susu, yakni tanggal kedaluwarsa yang tertera pada bungkus susu. Namun, tahukah Anda ada beberapa istilah untuk tanggal kadaluwarsa?

Hal ini mengacu pada keterangan tanggal apa yang dicantumkan di produk susu tersebut. Bila produk susu mencantumkan tanggal “sell by” artinya adalah tanggal maksimal produk boleh dijual di toko. Jadi, masih ada kemungkinan dalam beberapa hari setelah lewat tanggal tersebut, susu masih dalam kondisi baik dan layak minum. Dengan catatan, susu disimpan pada pada tempat yang benar dan suhu yang tepat.

Dilansir dari laman Livestrong, ada beberapa hal yang mungkin terjadi saat Anda minum susu basi. Yang umum dialami adalah keracunan. Susu basi berisiko untuk menyebabkan keracunan karena kandungan bakteri jahat yang tumbuh dalam susu berbahaya bagi kesehatan.

Setiap orang memiliki kondisi kesehatan yang berbeda-beda. Pada beberapa orang yang tidak sengaja minum susu basi, efek yang ditimbulkan tidak begitu parah. Namun, pada beberapa kasus efeknya bisa sangat parah. Misalnya menimbulkan mual, muntah, diare, hingga demam. Gejala-gejala keracunan susu basi ini mungkin berlangsung dalam hitungan jam ataupun hari, tergantung dari seberapa lama susu telah kedaluwarsa (berapa banyak bakteri yang sudah berkembang) dan kondisi ketahanan tubuh Anda sendiri.

susu pelangsing

Apa yang harus dilakukan setelah minum susu basi?

Sebenarnya keracunan susu basi bisa Anda tangani sendiri jika masih dalam tahap ringan. Berikut adalah langkah-langkah yang penting Anda lakukan.

1. Jangan sampai tubuh kehilangan terlalu banyak cairan

Saat Anda mengalami keracunan makanan, sangat penting untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Minuman elektrolit bisa membantu meningkatkan ketersediaan cairan dalam tubuh.

2. Kembalikan energi yang hilang

Konsumsi jus buah dan air kelapa bisa mengembalikan karbohidrat kemudian mengubahnya menjadi energi, untuk membantu mencegah badan lemas tak bertenaga.

3. Hindari minuman yang mengandung kafein

Kafein bisa memperparah iritasi pada saluran pencernaan saat Anda mengalami keracunan. Sebagai gantinya, Anda bisa mengonsumsi teh tanpa kafein, seperti teh herbal yang mengadung chamomile (kamomil), jahe, atau daun mint guna menenangkan perut Anda yang sakit.

4. Minum obat sesuai resep dokter

Obat dengan kandungan imodium dan pepto-bismol, mampu membantu meringankan diare dan menekan mual. Namun, sebaiknya Anda minta saran dokter sebelum mengonsumsi obat jenis ini, karena saat keracunan biasanya tubuh mengeluarkan zat racun melalui muntah dan diare.

Pada intinya, jika keracunan yang Anda alami masih dalam taraf ringan, Anda bisa melakukan pertolongan pertama untuk meredakan gejala yang muncul. Namun ketika tubuh mulai menunjukkan tanda-tanda yang parah (misalnya dehidrasi serius atau diare parah), segera periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang efektif.

Beberapa kasus keracunan yang parah memerlukan pemberian cairan tambahan melalui infus. Bahkan ketika tubuh Anda tidak kunjung pulih atau keadaan semakin parah, dibutuhkan rawat inap untuk penyembuhannya.

Berapa Banyak Kalori yang Anda Butuhkan?

Selain rajin berolahraga, mengetahui berapa banyak asupan kalori yang harus dikonsumsi juga penting untuk menjaga kesehatan. Cari tahu kalori harian yang Anda butuhkan di sini.

Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tiba-Tiba Susah Kentut? Tak Perlu Pusing, Begini Cara Mengatasinya

Pernah merasakan tidak bisa kentut? Tentu rasanya sangat mengganggu dan membuat perut terasa sakit. Tenang, atasi masalah susah kentut dengan cara alami ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

9 Cara Jitu untuk Mengusir Semut Bandel di Rumah

Setiap rumah pasti ada semutnya. Apalagi rumah yang kotor. Jangan panik dulu, air lemon ternyata bisa jadi cara mengusir semut di rumah yang terjamin ampuh.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Ragam Makanan dengan Kandungan Bakteri yang Baik untuk Usus

Tubuh kita membutuhkan bakteri dalam usus untuk menjaga fungsinya. Cari tahu makanan yang baik untuk usus dalam artikel berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan Pencernaan 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

7 Panduan Memotong Kuku dengan Benar

Salah cara memotong kuku sering memicu cantengan dan infeksi jamur kuku. Bagaimana cara gunting kuku yang aman? Ikuti panduan ini!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 23 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

gula darah turun

Habis Makan, Gula Darah Malah Turun Drastis? Apa Sebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
ciri dan gejala infeksi parasit

Mengenal Jenis-Jenis Parasit dan Penyakit Infeksi yang Disebabkannya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
tidak enak badan

6 Cara Mengurangi Rasa Tidak Enak Badan saat Demam

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
makan makanan yang sama

Sehatkah Kalau Makan Makanan yang Sama Terus Setiap Hari?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit