home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Hal yang Bisa Membuat Anda Rentan Terkena Hepatitis

5 Hal yang Bisa Membuat Anda Rentan Terkena Hepatitis

Hepatitis adalah infeksi peradangan hati serius yang merusak fungsi hati. Infeksi virus merupakan penyebab dari sebagian besar kasus hepatitis di dunia. Hepatitis virus adalah faktor risiko utama dari kanker hati.

Virus ini ditularkan melalui kontak langsung ataupun tidak langsung dengan cairan tubuh, seperti darah, feses, sekresi vagina, atau air mani. Anda bisa berisiko jika bekerja di rumah sakit atau di kamar bayi, atau jika Anda tanpa sadar mengonsumsi makanan yang terkontaminasi tinja saat berpergian.

Selebihnya, konsumsi alkohol atau penggunaan obat-obatan tertentu yang berlebihan juga bisa menyebabkan hepatitis. Selain itu, penekanan sistem kekebalan tubuh juga bisa menyebabkan hepatitis. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut dari berbagai macam faktor risiko hepatitis.

Apa saja yang menjadi faktor risiko hepatitis?

1. Perilaku yang berisiko

Sejumlah perilaku tertentu dapat menjadi faktor risiko hepatitis, meliputi:

  • Berbagi jarum suntik (medis/narkoba) dengan orang lain bisa membuat Anda terpapar darah yang terinfeksi.
  • Menderita HIV. Jika Anda terinfeksi HIV lewat berbagi jarum suntik (medis/narkoba), menerima transfusi darah yang terkontaminasi, atau berhubungan seks tanpa kondom, risiko Anda untuk terkena hepatitis juga meningkat. Namun, paparan terhadap cairan tubuhlah yang membuat Anda berisiko, dan bukannya status HIV Anda.
  • Tato, tindik tubuh, dan paparan jarum lainnya. Jika Anda berniat membuat tato, tindik tubuh, atau bahkan akupuntur yang tidak menggunakan jarum baru untuk setiap klien, risiko Anda untuk terkena hepatitis dan infeksi lainnya yang ditularkan melalui darah seperti HIV akan meningkat secara signifikan.
  • Seks tanpa kondom (baik vaginal, anal dan oral). Meskipun hepatitis A dan E paling sering ditularkan melalui konsumsi makanan dan air yang terkontaminasi, kontak seksual oral-anal juga bisa menularkan virus hepatitis.

2. Penyalahgunaan obat-obatan dan alkohol

Obat tertentu bisa menyebabkan kerusakan hati parah jika Anda menggunakannya tak sesuai aturan, contohnya paracetamol (acetaminophen). Obat-obatan lainnya juga bisa memicu hepatitis, seperti methotrexate (Trexall, Rheumatrex), yang digunakan untuk mengobati rheumatoid arthritis dan psoriasis.

Selain obat-obatan, konsumsi alkohol jangka panjang juga dapat menyebabkan hepatitis. Orang yang paling berisiko adalah mereka yang minum sampai 100 gram alkohol setiap hari, dan rutin mengonsumsi sekitar 10 minuman beralkohol atau lebih dalam sehari,selama beberapa tahun.

3. Kondisi tempat tinggal dan tempat kerja

Kondisi tempat tinggal dan lingkungan kerja Anda bisa menjadi faktor risiko hepatitis, jika:

  • Anda bekerja dengan anak-anak. Ini karena setelah mengganti popok, Anda bisa lupa untuk mencuci tangan, dan bisa terpapar barang-barang yang terkontaminasi yang telah disentuh anak sebelumnya, seperti camilan, mainan, dan permukaan lainnya jika mereka lupa cuci tangan setelah buang air.
  • Anda merawat dan tinggal bersama seseorang yang menderita hepatitis. Virus hepatitis bisa menular dari barang-barang pribadi yang digunakan bersama, seperti sikat gigi, alat cukur, atau bahkan pemotong kuku yang mungkin telah terinfeksi darah dalam jumlah kecil.
  • Anda merupakan petugas layanan kesehatan (dokter, suster, perawat, atau bidan). Anda berisiko tinggi terhadap paparan darah pasien dan peralatan kesehatan yang terkontaminasi, misalnya jarum.

4. Kontaminasi air dan makanan

Kebanyakan kasus hepatitis A dan E ditularkan lewat konsumsi air atau makanan yang terkontaminasi feses terinfeksi virus. Termasuk juga mengonsumsi buah dan sayuran segar yang mungkin dicuci dengan air yang terkontaminasi, dan makanan atau minuman yang mungkin diolah dengan air tersebut.

5. Faktor risiko hepatitis lainnya

Cara lain untuk terkena hepatitis meliputi:

  • Transfusi darah
  • Terapi penekanan sistem kekebalan tubuh (hepatitis autoimun) atau kemoterapi
  • Penularan dari ibu ke anak saat persalinan

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Do You Know Your Hepatitis Risk? http://www.everydayhealth.com/hepatitis/do-you-know-your-hepatitis-risk.aspx. Accessed February 5,
2017.

Hepatitis A Guide. http://www.webmd.com/hepatitis/hepa-guide/default.htm. Accessed February 5,
2017.

Hepatitis A. http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hepatitis-a/basics/risk-factors/con-20022163. Accessed February 5,
2017.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Lika Aprilia Samiadi
Tanggal diperbarui 06/07/2017
x