5 Hal yang Bisa Membuat Anda Rentan Terkena Hepatitis

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Hepatitis adalah infeksi peradangan hati serius yang merusak fungsi hati. Infeksi virus merupakan penyebab dari sebagian besar kasus hepatitis di dunia. Hepatitis virus adalah faktor risiko utama dari kanker hati.

Virus ini ditularkan melalui kontak langsung ataupun tidak langsung dengan cairan tubuh, seperti darah, feses, sekresi vagina, atau air mani. Anda bisa berisiko jika bekerja di rumah sakit atau di kamar bayi, atau jika Anda tanpa sadar mengonsumsi makanan yang terkontaminasi tinja saat berpergian.

Selebihnya, konsumsi alkohol atau penggunaan obat-obatan tertentu yang berlebihan juga bisa menyebabkan hepatitis. Selain itu, penekanan sistem kekebalan tubuh juga bisa menyebabkan hepatitis. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut dari berbagai macam faktor risiko hepatitis.

Apa saja yang menjadi faktor risiko hepatitis?

1. Perilaku yang berisiko

Sejumlah perilaku tertentu dapat menjadi faktor risiko hepatitis, meliputi:

  • Berbagi jarum suntik (medis/narkoba) dengan orang lain bisa membuat Anda terpapar darah yang terinfeksi.
  • Menderita HIV. Jika Anda terinfeksi HIV lewat berbagi jarum suntik (medis/narkoba), menerima transfusi darah yang terkontaminasi, atau berhubungan seks tanpa kondom, risiko Anda untuk terkena hepatitis juga meningkat. Namun, paparan terhadap cairan tubuhlah yang membuat Anda berisiko, dan bukannya status HIV Anda.
  • Tato, tindik tubuh, dan paparan jarum lainnya. Jika Anda berniat membuat tato, tindik tubuh, atau bahkan akupuntur yang tidak menggunakan jarum baru untuk setiap klien, risiko Anda untuk terkena hepatitis dan infeksi lainnya yang ditularkan melalui darah seperti HIV akan meningkat secara signifikan.
  • Seks tanpa kondom (baik vaginal, anal dan oral). Meskipun hepatitis A dan E paling sering ditularkan melalui konsumsi makanan dan air yang terkontaminasi, kontak seksual oral-anal juga bisa menularkan virus hepatitis.

2. Penyalahgunaan obat-obatan dan alkohol

Obat tertentu bisa menyebabkan kerusakan hati parah jika Anda menggunakannya tak sesuai aturan, contohnya paracetamol (acetaminophen). Obat-obatan lainnya juga bisa memicu hepatitis, seperti methotrexate (Trexall, Rheumatrex), yang digunakan untuk mengobati rheumatoid arthritis dan psoriasis.

Selain obat-obatan, konsumsi alkohol jangka panjang juga dapat menyebabkan hepatitis. Orang yang paling berisiko adalah mereka yang minum sampai 100 gram alkohol setiap hari, dan rutin mengonsumsi sekitar 10 minuman beralkohol atau lebih dalam sehari,selama beberapa tahun.

3. Kondisi tempat tinggal dan tempat kerja

Kondisi tempat tinggal dan lingkungan kerja Anda bisa menjadi faktor risiko hepatitis, jika:

  • Anda bekerja dengan anak-anak. Ini karena setelah mengganti popok, Anda bisa lupa untuk mencuci tangan, dan bisa terpapar barang-barang yang terkontaminasi yang telah disentuh anak sebelumnya, seperti camilan, mainan, dan permukaan lainnya jika mereka lupa cuci tangan setelah buang air.
  • Anda merawat dan tinggal bersama seseorang yang menderita hepatitis. Virus hepatitis bisa menular dari barang-barang pribadi yang digunakan bersama, seperti sikat gigi, alat cukur, atau bahkan pemotong kuku yang mungkin telah terinfeksi darah dalam jumlah kecil.
  • Anda merupakan petugas layanan kesehatan (dokter, suster, perawat, atau bidan). Anda berisiko tinggi terhadap paparan darah pasien dan peralatan kesehatan yang terkontaminasi, misalnya jarum.

4. Kontaminasi air dan makanan

Kebanyakan kasus hepatitis A dan E ditularkan lewat konsumsi air atau makanan yang terkontaminasi feses terinfeksi virus. Termasuk juga mengonsumsi buah dan sayuran segar yang mungkin dicuci dengan air yang terkontaminasi, dan makanan atau minuman yang mungkin diolah dengan air tersebut.

5. Faktor risiko hepatitis lainnya

Cara lain untuk terkena hepatitis meliputi:

  • Transfusi darah
  • Terapi penekanan sistem kekebalan tubuh (hepatitis autoimun) atau kemoterapi
  • Penularan dari ibu ke anak saat persalinan

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Habis Minum Minuman Beralkohol?

Ukur berapa kadar alkohol dalam darahmu sekarang!

Hitung di Sini!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Saraf Kejepit, Apa Penyebab dan Bagaimana Gejalanya?

Jika dibiarkan terjadi dalam waktu lama, kondisi ini bisa membuat saraf Anda rusak permanen. Apa saja yang menyebabkan saraf kejepit?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Kesehatan Otak dan Saraf, Penyakit Saraf Lainnya 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Zat Aditif pada Makanan Ternyata Tak Selalu Berbahaya

Zat aditif ada dalam setiap makanan kemasan. Biasanya sengaja ditambahkan untuk tujuan tertentu. Namun, apakah berbahaya bila dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Fakta Gizi, Nutrisi 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tapi Anda tak perlu panik. Berikut adalah berbagai obat mimisan alami yang ampuh hentikan perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda memiliki bintik atau bercak putih di puting susu atau sekitarnya? Tak usah khawatir, kenali penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

lemon dan madu

5 Manfaat Minum Campuran Lemon dan Madu untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
obat cacing kremi

Obat Paling Ampuh untuk Menghilangkan Cacing Kremi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
tips perawatan setelah sunat

4 Tips Perawatan Setelah Sunat Agar Cepat Sembuh

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat kayu secang

Sering Dijadikan Wedang, Jangan Lewatkan 4 Manfaat Hebat Kayu Secang

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit