Pentingnya Mengajarkan Anak Berenang Sejak Dini

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 03/12/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Membawa buah hati Anda ke kolam berenang sebelum ia dapat berjalan mungkin terdengar berlebihan. Namun, tahukah Anda bahwa memperkenalkan anak kepada air sejak dini dapat memberikan banyak keuntungan? Penelitian menunjukkan bahwa dengan memberikan anak Anda banyak waktu di kolam berenang, Anda dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri dan kepandaian mereka. Sistem saraf anak akan terangsang saat mereka menendang, berseluncur, dan melakukan aktivitas lain dalam air.

Berenang meningkatkan fungsi kecerdasan anak

Menggerakkan kedua sisi tubuh dengan gerakan yang berpola akan sangat membantu perkembangan otak anak Anda. Gerakan ini mengaktifkan saraf-saraf di otak, terutama pada bagian yang disebut corpus callosum, sebuah daerah di otak yang mengatur komunikasi, umpan balik terhadap rangsang, dan penghantaran rangsang dari satu sisi otak ke sisi yang lain. Pada akhirnya, hal ini akan meningkatkan kemampuan membaca, perkembangan bahasa, pembelajaran akademik, dan kesadaran spasial anak.

Penelitian yang dilakukan selama 4 tahun dengan melibatkan lebih dari 7000 anak mendapati bahwa anak yang berenang memiliki perkembangan fisik dan mental yang lebih matang daripada anak-anak yang tidak berenang. Secara lebih spesifik, anak-anak usia 3-5 tahun yang memiliki kebiasaan berenang memiliki kemampuan verbal 11 bulan di atas anak seusianya, kemampuan matematika 6 bulan di atas anak seusianya, dan kemampuan berbahasa 2 bulan di atas anak seusianya. Mereka juga memiliki kemampuan mengingat cerita 17 bulan di atas teman sebayanya dan kemampuan memahami arah 20 bulan di atas teman sebaya.

Belajar berenang dapat mengurangi risiko tenggelam

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), tenggelam merupakan sebab kematian terbesar pada anak dan balita. Oleh karena itu, latihan berenang sejak dini sangatlah penting. Salah satu latihan keselamatan yang dapat dilatih bahkan pada bayi adalah mengapung dengan bagian punggung di bawah—sebuah teknik bertahan hidup yang sangat berguna.

Sebuah penelitian pada tahun 2009 memperlihatkan penurunan risiko tenggelam sebanyak 88% pada anak usia 1-4 tahun yang diberi latihan berenang. Penelitian serupa yang dilakukan di Cina memperlihatkan bahwa latihan berenang mengurangi risiko tenggelam sebesar 40%. Walaupun angka tersebut berbeda-beda, namun dapat terlihat bahwa berenang dapat memperkenalkan kemampuan dasar penyelamatan diri di dalam air pada anak.

Berenang meningkatkan kepercayaan diri anak

Belajar berenang dalam kelompok juga memberikan manfaat tersendiri. Saat belajar, anak akan berinteraksi dengan sesama, orangtua, dan pengajar. Hal ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri pada anak.

Dalam sebuah penelitan di Jerman, anak-anak yang diberi pelajaran berenang pada usia 2 bulan hingga 4 tahun dapat lebih mudah beradapatasi dengan lingkungan baru, memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi, dan lebih mandiri daripada mereka yang tidak berenang. Selain itu, memberi pelajaran berenang sejak dini pada anak dapat meningkatkan kemampuan mengendalikan diri dan meningkatkan daya motivasi anak terhadap dirinya sendiri.

Cara aman mengawasi anak belajar berenang

Jangan tinggalkan anak Anda sendiri di mana pun, baik itu di kolam renang atau di dalam bak mandi sekalipun. Ingat, jumlah air yang sedikit saja sudah dapat menyebabkan anak tenggelam. Jika anak Anda masih berada di bawah satu tahun, jangan pernah biarkan anak Anda berada di luar jangkauan tangan Anda. Segera hampiri anak Anda jika anak Anda memperlihatkan tanda-tanda ini di air:

  • Kepala lebih rendah dari air, dan mulut berada sebatas dengan air
  • Kepala mendongak ke belakang dan mulut terbuka
  • Tatapan mata kosong atau terpejam
  • Anak bernapas cepat atau bernapas pendek-pendek

Para ahli juga menyarankan untuk tidak membawa bayi di bawah usia 6 bulan masuk ke dalam kolam renang berkaporit, karena kulit mereka yang masih sensitif. Selama Anda tetap memperhatian anak Anda, maka berenang merupakan kegiatan yang relatif aman. Selain memberikan keuntungan bagi anak, berenang juga bermanfaat untuk mempererat hubungan Anda dengan anak. Akan sangat menyenangkan jika Anda dapat menghabiskan waktu bersama anak di tengah-tengah kesibukan Anda.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Bukan Dimarahi, Ini 5 Cara Agar Anak Mau Mendengarkan Orangtua

    Supaya anak mau mendengarkan kata-kata orangtua, Anda perlu siasat khusus. Jangan malah dimarahi atau dibentak. Yuk, simak tips-tipsnya di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Parenting, Tips Parenting 30/05/2020 . Waktu baca 4 menit

    Tidak Perlu Bingung Pilih Hewan Peliharaan untuk Anak, Ini 5 Tips dan Manfaatnya

    Hewan peliharaan dan anak adalah gambaran yang menggemaskan. Namun, para orangtua perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum memilih hewan untuk anak.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Parenting, Tips Parenting 10/05/2020 . Waktu baca 6 menit

    Mendidik Anak yang Sukses, Lakukan Tips Berikut Ini!

    Siapa yang tak ingin punya anak sukses? Berikut berbagai tips dalam mendidik anak agar bisa menggapai sukses di masa depan.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Parenting, Tips Parenting 11/04/2020 . Waktu baca 5 menit

    Mencegah Anak Shopaholic, Begini Caranya

    Anak menjadi kecanduan belanja atau shopaholic memang merepotkan. Kita harus mencegahnya agar tidak terbiasa hingga dewasa. Berikut tips mencegahnya.

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Parenting, Tips Parenting 27/03/2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    mengatasi ruam popok bayi

    Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 7 menit
    menyikat gigi bersama merupakan salah satu cara mendorong minat si kecil dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak

    5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro
    Dipublikasikan tanggal: 16/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    menghadapi amarah anak

    Bagaimana Cara Menghadapi Ledakan Amarah Anak yang Bikin Jengah?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 06/06/2020 . Waktu baca 4 menit