Yuk, Bujuk Anak yang Malas Sarapan Pagi Dengan 3 Trik Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 31/10/2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Menghadapi anak malas sarapan kadang bikin para orangtua jadi jengkel. Bagaimana tidak, Anda mungkin sudah buru-buru menyiapkan sarapan, eh, si kecil malah ogah-ogahan makan. Entah karena tidak suka dengan menu sarapannya atau masih mengantuk. Eits, jangan buru-buru marah dulu. Tarik napas dalam-dalam dan bujuk anak makan dengan trik jitu berikut ini.

Cara menghadapi anak malas sarapan di pagi hari

Sarapan adalah hal terpenting yang tak boleh terlewatkan, khususnya bagi anak-anak. Pasalnya, ada banyak manfaat sarapan pagi yang bisa si kecil peroleh, mulai dari membuat tubuh anak lebih berenergi di pagi hari hingga meningkatkan konsentrasi anak di kelas.

Jika anak malas sarapan pagi, si kecil bisa jadi cepat lapar karena tidak memiliki cadangan energi. Akibatnya, anak malah tidak fokus belajar di kelas dan berdampak buruk pada prestasinya di sekolah. Mau tidak mau, Anda harus putar otak dan menemukan cara supaya anak mau menyantap makanan yang Anda hidangkan sebelum ia berangkat sekolah.

Tenang, berikut ini berbagai cara yang bisa Anda lakukan untuk menghadapi anak malas sarapan.

1. Jangan dipaksa

anak susah makan sayur

Meskipun anak malas sarapan, jangan pernah sekali-kali memaksanya makan jika memang ia tidak ingin. Hal ini diungkapkan oleh Dr. dr. I Gusti Lanang Sidiartha, selaku dokter spesialis anak konsultan nutrisi dan metabolik, yang ditemui tim Hello Sehat di fX Sudirman, Jakarta Pusat pada Kamis (21/2).

“Buatlah anak merasa nyaman saat sarapan. Kalau dipaksa, yang ada si kecil malah jadi stres dan tambah malas makan,” ungkapnya. Dr. Lanang kembali melanjutkan bahwa orangtua boleh mengatur menu sarapan untuk anak, tapi biarkan anak mengambil makanannya sendiri. Entah makan langsung banyak atau sedikit demi sedikit, yang penting bukan dengan cara dipaksa.

Namun, ini bukan berarti Anda boleh membiarkan anak makan sambil bermain, menonton TV, atau berlarian, ya. Distraksi atau gangguan semacam ini hanya akan membuat anak lebih fokus pada aktivitas lainnya, bukan menghabiskan makanannya.

Yang terpenting adalah pastikan anak merasa nyaman saat sarapan. Misalnya dengan menemani anak menghabiskan sarapannya, menyiapkan menu sarapan yang menarik, dan sebagainya. Semakin anak merasa nyaman, maka lambat laun si kecil akan terbiasa untuk sarapan dengan keinginannya sendiri.

2. Berikan contoh yang baik

sarapan pagi bikin ngantuk

Coba ingat-ingat lagi, apakah selama ini Anda sudah rajin sarapan setiap hari? Kalau belum, maka jangan heran kalau anak malas sarapan juga, sama seperti Anda.

Perlu dicatat bahwa anak adalah peniru ulung. Ya, anak pasti mengikuti perilaku orangtuanya. Kalau Anda ingin si kecil rajin sarapan, maka Anda pun juga tak boleh melewatkan sarapan setiap pagi.

Hal ini diungkapkan oleh dr. Raissa E. Djuanda, M. Gizi, Sp. GK, selaku dokter spesialis gizi klinik yang juga ditemui tim Hello Sehat pada kesempatan yang sama. “Orangtuanya harus kasih contoh. Kalau anaknya saja yang dipaksa, anak akan berpikir, kok, saya (anak) sendiri yang makan tapi orangtua saya tidak. Jadi, peran orangtua juga sangat penting,” ungkap dr. Raissa.

Oleh karena itu, nikmati sarapan Anda bersama si kecil setiap hari. Ketika anak melihat Anda sarapan, maka ia akan belajar dan paham bahwa sarapan itu penting bagi kesehatan. Tanpa disadari, hal ini juga bisa mempererat hubungan antara orangtua dan anak, lho!

3. Sajikan menu sarapan yang menarik

tips menyiapkan bekal sehat untuk anak

Jangan patah semangat dulu kalau anak malas sarapan setiap hari. Coba sajikan menu sarapan yang menarik supaya anak mau sarapan.

Berikan makanan kesukaan anak, entah itu telur ceplok atau dadar, ayam goreng, sayur bayam, dan sebagainya. Kreasikan makanannya dengan bentuk yang menarik, misalnya mengubah bentuk nasi menjadi bola-bola atau kepala boneka, telur dadar sebagai selimut, dan sayur brokoli sebagai rambutnya.

Berikan menu sarapan yang berbeda-beda setiap hari supaya anak tidak cepat bosan. Kalau hari ini Anda sudah memberikan telur dadar sebagai sumber proteinnya, maka ganti dengan ayam goreng untuk menu sarapan besok.

“Untuk anak usia 2 tahun ke atas, setidaknya harus ada 3 sumber protein dalam menu sarapan anak. Misalnya telur, ikan, dan kacang dalam satu piring. Protein hewani harus selalu ada. Sebab, kandungan makro dan mikronya cenderung lengkap. Tapi kalau bisa lebih banyak, lebih bagus,” ungkap Dr. Lanang.

Kalau Anda tidak sempat menyiapkan sarapan untuk anak, baik karena bangun kesiangan atau buru-buru ke kantor, Anda juga bisa membuat menu sarapan yang mudah dan praktis. Contohnya roti panggang isi telur, sereal, dan sebagainya.

Dr. Raissa punya trik khusus bagi para orangtua yang tidak sempat menyiapkan sarapan untuk anak. “Bisa juga dengan membawakan bekal untuk anak, misalnya buah dan susu. Kalau nggak sempat makan di rumah, bekal ini juga bisa dimakan di kendaraan atau sambil menunggu bel sekolah. Yang penting jangan sampai sarapan terlewatkan,” saran dr. Raissa sembari menutup diskusi.

Nah, jadi tidak ada alasan lagi bagi Anda untuk menyerah saat anak malas sarapan. Dengan membiasakan anak sarapan setiap hari, anak dapat mengawali hari dengan semangat, penuh energi, dan akhirnya berprestasi di sekolah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bagaimana Cara Menghadapi Ledakan Amarah Anak yang Bikin Jengah?

Kemarahakn yang muncul dari anak tanpa diketahui alasannya kerap membuat Anda jengah. Begini cara menghadapi ledakan amarah anak dengan baik.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Parenting, Tips Parenting 06/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Bukan Dimarahi, Ini 5 Cara Agar Anak Mau Mendengarkan Orangtua

Supaya anak mau mendengarkan kata-kata orangtua, Anda perlu siasat khusus. Jangan malah dimarahi atau dibentak. Yuk, simak tips-tipsnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Tips Parenting 30/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Tidak Perlu Bingung Pilih Hewan Peliharaan untuk Anak, Ini 5 Tips dan Manfaatnya

Hewan peliharaan dan anak adalah gambaran yang menggemaskan. Namun, para orangtua perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum memilih hewan untuk anak.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Parenting, Tips Parenting 10/05/2020 . Waktu baca 6 menit

Mendidik Anak yang Sukses, Lakukan Tips Berikut Ini!

Siapa yang tak ingin punya anak sukses? Berikut berbagai tips dalam mendidik anak agar bisa menggapai sukses di masa depan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Parenting, Tips Parenting 11/04/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mengatasi anak step kejang demam saat anak kejang

Apa yang Harus Diakukan Jika Anak Step (Kejang Demam)

Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit
mengatasi ruam popok bayi

Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 7 menit
Konten Bersponsor
menyikat gigi bersama merupakan salah satu cara mendorong minat si kecil dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak

5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 16/06/2020 . Waktu baca 5 menit