5 Tips Mengatasi Trauma Anak Akibat Kematian Orang Terdekat

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 8 Februari 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Kematian orang terdekat bisa menyebabkan trauma yang mendalam untuk seseorang, terutama anak kecil. Anak-anak merasakan kehilangan yang sangat kuat, sehingga orangtua perlu membantu untuk mengatasi trauma anak mereka sendiri akibat kematian tersebut. 

Bagaimana caranya? Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui jawabannya. 

Mengatasi trauma anak akibat kematian orang terdekat

sedang berduka

Sebenarnya, perasaan yang dirasakan oleh seorang anak setelah kematian orang terdekat mereka ternyata cukup mendalam dibandingkan orang dewasa. 

Hampir sebagian anak menunjukkan emosinya dengan sedih, marah, dan cemas. Beberapa dari mereka tidak jarang bingung dan berusaha mengerti apa yang sebenarnya terjadi. 

Bahkan, tidak sedikit dari anak-anak itu yang merasa bersalah jika ucapan atau perilaku mereka yang menyebabkan kematian tersebut. 

Kondisi ini sebenarnya cukup normal terjadi ketika kematian tersebut terjadi pada orang yang sering mereka jumpai meskipun hanya seorang tetangga.

Tidak jauh berbeda dengan orang dewasa, anak pun bereaksi dengan cara yang sama ketika hewan peliharaannya mati. 

Intinya, siapapun atau apapun yang pergi dan sangat dekat secara emosional dapat menyebabkan trauma anak. Oleh karena itu, inilah tugas Anda sebagai orangtua untuk membantu mengatasi trauma anak akibat kematian orang terdekat. 

Seperti yang dilansir dari laman Child Mind Institute, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membantu anak yang berduka, seperti:

1. Membuat anak merasa aman

anak mengatasi cemas

Salah satu cara membantu mengatasi trauma anak akibat kematian orang terdekat adalah membuat mereka merasa aman. 

Semua anak dalam usia berapapun mungkin akan mendapatkan manfaat jika Anda mencoba menenangkan mereka. Entah itu dengan pelukan atau mencoba menyemangati dengan tepukan di punggung. 

Sentuhan tersebut ternyata membantu menenangkan anak setelah mengalami kejadian yang membuat mereka trauma. Dengan begitu, kehadiran secara fisik dan emosional dapat lebih terasa oleh anak-anak. 

Metode ini cukup efektif bagi siapa saja, termasuk anak yang sudah memasuki usia remaja yang membutuhkan dukungan akibat kematian orang terdekat. 

2. Tetap mempertahankan rutinitas

mengatasi stres anak sekolah

Selain membuat anak merasa aman dan nyaman, membantu mengatasi trauma anak akibat kematian orang terdekat juga bisa dilakukan dengan mempertahankan rutinitas yang ada. 

Hal ini bertujuan agar perhatian anak teralihkan dan tidak terlarut dalam kesedihan yang mungkin dapat mengganggu kehidupan mereka.

Selain itu, kebiasaan yang selalu dilakukan sebelum trauma mereka muncul setidaknya meyakinkan mereka bahwa hidup akan baik-baik saja. 

Misalnya, bersekolah termasuk rutinitas yang penting untuk kesehatan mental anak atau tetap menjalankan aturan yang sama dalam keluarga juga membantu mereka. 

Jika anak mengalami kesulitan untuk kembali beradaptasi dengan rutinitas harian mereka, cobalah untuk mencari bantuan dari ahlinya. 

3. Bicara dengan anak

kegiatan ayah anak perempuan
Sumber: All Pro Dad

Bicara dengan anak memang menjadi kunci dalam membantu mengatasi trauma anak akibat kematian orang terdekat. 

Awalnya mungkin akan terasa sulit untuk membuat anak membuka perasaannya, tetapi Anda perlu bersabar. Lambat laun, mereka mencoba untuk mengungkapkan apa yang mereka rasakan tentang kejadian ini. 

Pada saat hari itu tiba, cobalah untuk membuatnya terlihat normal seperti percakapan biasa. Ada beberapa tips yang bisa Anda coba untuk memulai percakapan tentang kematian ini menurut American Academy of Pediatrics

  • Menghentikan pembicaraan dan berikan dukungan serta kenyamanan pada anak
  • Jangan lupa melanjutkan percakapan tersebut pada waktu yang lain
  • Beritahu anak bahwa tidak apa-apa mengekspresikan perasaan mereka, seperti menangis
  • Perlihatkan bagaimana perasaan Anda terkait peristiwa ini
  • Mendengarkan anak dengan seksama
  • Menghindari memaksa anak untuk membicarakan topik yang mereka hindari

Sebenarnya, masih banyak tips lainnya ketika bicara dan mendengarkan anak ketika mencoba meluapkan emosi mereka. Mungkin Anda dan anak akan berhenti di tengah-tengah, namun cobalah untuk tetap bersabar agar mereka berhasil mengatasi trauma akibat kematian orang terdekat.

4. Membantu anak trauma karena kematian untuk bersantai

yoga untuk anak dengan autisme

Setelah berhasil membuat anak berbicara tentang perasaan mereka, membantu mengatasi trauma anak akibat kematian orang terdekat juga bisa dilakukan dengan membantu mereka bersantai. 

Misalnya, Anda bisa membantu anak bersantai dengan mengajarkan mereka teknik pernapasan. Bernapas dengan baik ternyata bisa mengurangi rasa cemas ketika rasa takut terhadap trauma anak terjadi. Hal ini dikarenakan bernapas dengan perut dapat membantu mereka lebih tenang

Ini dia beberapa langkah yang bisa Anda lakukan bersama anak untuk melatih mereka teknik pernapasan. 

  1. Mulai dengan memegang segumpal kapas di depan mulut anak
  2. Minta anak untuk menghembuskan napas secara perlahan sambil berhitung sampai tiga
  3. Letakkan boneka atau bantal di atas perut anak saat ia berbaring
  4. Minta ia menarik napas dan mengeluarkannya secara perlahan
  5. Jika boneka atau bantal naik dan turun secara perlahan, artinya anak bernapas dengan benar

5. Mencoba kegiatan baru bersama

aktivitas anak

Mengalihkan perhatian untuk membantu mengatasi trauma anak tidak harus selalu menerapkan kembali rutinitas yang ada. Anda bisa mencoba kegiatan baru bersama anak, entah itu mengikuti kursus atau mengunjungi taman bermain. 

Hal ini dikarenakan ada beberapa anak yang menggunakan permainan atau kegiatan yang melibatkan kreativitas untuk mengekspresikan kesedihan perasaan mereka. Misalnya, menulis atau menggambar.

Bahkan, metode ini tidak jarang membuat anak memahami dengan baik tentang perasaan yang mereka alami. Namun, jangan lupa untuk berhati-hati untuk mencoba memahami apa yang mereka tulis atau gambar dan tidak langsung mengambil kesimpulan. 

orangtua bohong pada anak

Misalnya, anak membuat gambar yang memperlihatkan sukacita belum tentu memiliki makna bahwa mereka tidak terpengaruh oleh kematian tersebut. 

Faktanya bisa saja anak belum siap dengan proses berduka yang harus dilalui atau dengan kata lain menolak kenyataan. 

Selain itu, Anda mungkin dapat berlibur bersama anak dan menghabiskan waktu berdua yang lebih berkualitas untuk menciptakan kenangan baru. 

Membantu mengatasi trauma anak akibat kematian orang terdekat adalah salah satu cara agar mereka mengerti bahwa emosi perlu diungkapkan. Jika Anda merasa kewalahan, minta bantuan kepada ahlinya atau psikolog anak agar anak bisa pulih dari rasa berduka mereka.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hindari Melontarkan 5 Kalimat Ini Pada Mereka yang Sedang Berduka

Setiap orang yang sedang berduka butuh semangat untuk mengurangi kesedihan. Namun tidak semua kata-kata positif yang diucapkan itu pantas untuk mereka.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 10 September 2018 . Waktu baca 4 menit

4 Hal yang Bisa Dilakukan untuk Menghibur Orang yang Sedang Bersedih

Orang yang sedang bersedih butuh dukungan dan pengertian dari sekitarnya. Bagaimana cara menenangkan orang yang sedang dalam masa sedih?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Mental, Hubungan Harmonis 26 Juli 2018 . Waktu baca 3 menit

5 Langkah Cerdas Memberi Pengertian Pada Anak Soal Kematian Orang Terkasih

Menjelaskan kematian bukanlah hal yang mudah, apalagi pada anak-anak, Simak ulasan berikut sebagai panduan orangtua untuk menjelaskan kematian pada anak.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 16 April 2018 . Waktu baca 5 menit

Anak yang Melihat KDRT Orangtuanya Bisa Jadi Psikopat Saat Dewasa

Anak laki-laki yang menjadi saksi mata kasus KDRT orangtuanya di rumah bisa tumbuh besar menjadi seorang psikopat. Kenapa bisa begitu?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Remaja, Kesehatan Mental Remaja, Parenting 24 Mei 2017 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Efek Buruk Bertengkar di Depan Anak dan Cara Mengatasinya

Hindari Bertengkar di Depan Anak, Ini Dampak Buruk yang Bisa Terjadi

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 15 November 2020 . Waktu baca 7 menit
tahap kesedihan

5 Tahap Kesedihan Setelah Menghadapi Peristiwa Buruk

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 1 Februari 2020 . Waktu baca 5 menit
dampak kematian teman

Efek Psikologis yang Muncul Akibat Kematian Seorang Teman Dekat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 4 Oktober 2019 . Waktu baca 5 menit
anak adopsi

4 Cara Mengendalikan Emosi Saat Mengetahui Anda Seorang Anak Adopsi

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 24 Maret 2019 . Waktu baca 4 menit