Cara Melakukan Pijat Bayi untuk Mendekatkan Anda dan Buah Hati

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan

Memijat bayi adalah salah satu tren yang cukup digemari orangtua baru akhir-akhir ini. Anda bahkan bisa membawa bayi Anda ke pusat spa atau pijat bayi yang saat ini sudah menyebar di mana-mana. Namun, para ahli menganjurkan bahwa ayah atau ibu bayi sendirilah yang sebaiknya memijat si buah hati daripada membawanya untuk dipijat di spa bayi. Orangtua baru umumnya ragu-ragu untuk memijat bayinya sendiri karena takut salah memijat atau menyakiti si bayi. Tak perlu khawatir, teknik pijat bayi pada dasarnya sangat sederhana dan bisa dilakukan sendiri di rumah.

Manfaat pijat bayi

Pijat bayi ternyata menawarkan berbagai manfaat baik bagi bayi maupun orangtua. Selain membantu bayi agar lebih rileks dan nyaman, pijat bayi juga bisa mendekatkan Anda dan buah hati. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Tidur lebih nyenyak

Pernahkah bayi Anda menangis meraung-raung, tetapi tangisan bayi Anda langsung mereda setelah digendong? Sentuhan orangtua memang bisa membuat bayi merasa lebih aman dan rileks. Maka, dengan memijat bayi Anda, ia akan jadi lebih tenang dan tidurnya di malam hari pun lebih nyenyak. Pijat bayi akan memberikan stimulasi pada sistem saraf pusat si buah hati sehingga otaknya akan memproduksi serotonin, zat yang bisa membuat bayi Anda merasa lebih baik.

Membentuk ikatan batin yang lebih kuat

Sentuhan yang penuh kasih sayang dalam gerakan yang beritme adalah bentuk komunikasi yang positif antara orangtua dan bayi. Anda juga bisa memijat sambil mengajak buah hati Anda bicara pelan-pelan dengan nada yang menenangkan. Bayi pun akan belajar untuk memercayai sentuhan dan arahan Anda. Untuk orangtua baru yang masih sering gugup atau cemas menghadapi bayi, pijat bayi merupakan cara yang ampuh untuk mengembalikan kepercayaan diri dan pikiran yang positif.

Tips mempersiapkan spa bayi di rumah

Tunggulah sampai si buah hati berusia di atas 2 minggu sebelum memijat bayi untuk menghindari risiko iritasi atau alergi terhadap baby oil. Sebaiknya baby oil tidak langsung dioleskan ke tubuh bayi, tapi tuang dulu di telapak tangan dan gosok-gosok sampai terasa hangat. Anda bisa memijat bayi Anda saat suasana hatinya sedang baik dan tubuhnya sehat.

Siapkan alas pijat berupa handuk, kain lembut, atau alas ganti popok bayi. Supaya bayi lebih rileks, Anda bisa menutup tirai atau meredupkan sedikit lampu ruangan agar cahayanya tidak terlalu menyilaukan bayi. Pastikan juga bahwa suhu ruangan cukup hangat karena Anda harus melepas selimut dan pakaian bayi selama ia dipijat. Pijat bayi biasanya tidak akan memakan waktu lebih dari 15 menit.

Perhatikan reaksi bayi Anda terhadap gerakan pijatan. Bayi Anda akan menangis atau merengek kalau merasa tidak nyaman. Anda bisa menghentikan pijatan kalau bayi Anda memang tidak menyukai sensasinya. Bisa jadi karena tangan Anda atau baby oil terasa dingin di kulitnya atau karena ia tidak suka berbaring diam lama-lama.

Teknik aman untuk memijat bayi

Saat memijat bayi, Anda bisa mengandalkan feeling atau kira-kira sebesar apa tekanan yang disukai bayi Anda. Pada dasarnya, pijat bayi tidak membutuhkan tekanan karena saraf serta ototnya masih sangat sensitif. Anda hanya perlu mengelus atau mengusap-usap bayi dengan gerakan yang pasti namun lembut. Silakan langsung contek teknik pijat bayi di bawah ini.

1. Kaki

Mulailah dari kaki bayi Anda. Dengan sangat lembut, urut paha hingga mata kaki bayi Anda. Ulangi pada kaki satunya. Setelah itu, angkat telapak kakinya dan dengan gerakan yang serupa, urut telapak kakinya dari tumit sampai ujung jari. Dengan ibu jari Anda, buat gerakan melingkar pada tumit bayi Anda perlahan-lahan. Ulangi juga pada kaki satunya.

2. Tangan

Urut lengan bayi mulai dari ketiak hingga pergelangan tangannya pelan-pelan. Lalu dengan lembut, genggam tangan buah hati seperti hendak berjabat tangan. Putar pergelangan tangannya searah jarum jam, diikuti dengan putaran berlawanan dengan jarum jam. Ulangi kedua gerakan tersebut pada tangan satunya. Kemudian, dengan kedua ibu jari Anda, buat gerakan melingkar pada sisi kanan dan kiri telapak tangan bayi Anda. Lakukan gerakan yang sama pada telapak tangan satunya.  

3. Dada

Baringkan buah hati Anda pada punggungnya dan pastikan telapak tangan Anda sudah cukup hangat, tidak terlalu dingin atau panas di kulit bayi. Letakkan kedua telapak tangan Anda di dada bayi dan buat gerakan melingkar ke luar. Selingi dengan meletakkan kembali telapak tangan Anda di atas dadanya. Ulangi gerakan ini beberapa kali.

4. Punggung

Baringkan bayi Anda dengan posisi tengkurap. Anda bisa menyandarkan kepalanya pada selimut tebal atau bantal yang tidak terlalu tinggi supaya si mungil merasa nyaman. Pastikan bahwa tangan bayi Anda berada di sisi kepalanya, bukan di sisi tubuhnya. Posisi Anda seharusnya berada di samping bayi, bukan di depan atau belakangnya. Dengan ujung jemari, telusuri punggungnya dari titik di bawah lehernya sampai ke pinggang belakang. Setelah itu, letakkan kedua telapak tangan Anda di punggung bayi dan tarik sampai ke ujung kakinya.

5. Kepala

Letakkan bagian belakang kepala bayi Anda di kedua telapak tangan. Dengan ibu jari Anda, buat gerakan memutar seperti pola hati yang dimulai dari antara alis buah hati Anda menuju kening dan berakhir di antara kedua matanya. Ulangi gerakan yang serupa di bawah kedua mata bayi. Setelah itu, buat gerakan melingkar di dagu bayi, tepat di bawah mulutnya dengan salah satu ibu jari Anda. Setelah selesai memijat, bersihkan bayi Anda dari baby oil dan kenakan kembali pakaiannya. Biasanya bayi akan langsung tertidur pulas sesudahnya.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca