Periode Perkembangan

Perkembangan Bayi di Usia 14 Minggu

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum.

Perkembangan Bayi Usia 14 Minggu

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 14 minggu?

Bayi usia 14 minggu sedang merasakan senangnya menyentuh dan menerima sentuhan dari orangtuanya. Bahkan, sentuhan sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi 14 minggu ini.

Semua kontak kulit bukan hanya membantu Anda dan bayi Anda menjadi lebih dekat, melainkan juga membantu menenangkan bayi saat dia terganggu atau marah.

Dia mungkin melambaikan tangan dan kakinya mulai mengayuh. Saat pinggul dan lutut bayi menjadi lebih fleksibel, mereka akan mengayuh lebih kuat.

Dalam perkembangan bayi 14 minggu ini, si kecil sudah bisa:

  • Tertawa sambil mengeluarkan suara cukup keras
  • Menaikkan kepala 90 derajat saat berbaring
  • Berteriak saat merasa senang
  • Menggenggam kedua tangannya
  • Tertawa alami
  • Mengikuti benda sejauh 15 cm dan berpindah 180 derajat dari satu sisi ke sisi lain di depannya.

Apa yang harus saya lakukan dengan bayi usia 14 minggu?

Anda perlu membantu perkembangan anak dengan membiarkan bayi kontak kulit dengan berbagai macam bahan, misalnya bulu, wol, dan kapas.

Pada tahap perkembangan bayi 14 minggu ini, si kecil biasanya akan memasukkan benda apapun ke mulut, jadi perhatian barang-barang di sekitarnya, jangan berikan benda yang berbahaya bagi kesehatannya.

Bayi usia 14 minggu juga mungkin mencubit tangannya dan memegang atau meregangkan jari-jarinya secara bersamaan. Dorong bayi Anda untuk mengkoordinasikan mata dan tangan dengan menggenggam mainan untuk melihat apakah dia bisa mendapatkannya.

Ketika Anda menyentuh bayi dengan meniup atau memijatnya dengan lembut serta memegangnya di salah satu sisi atau mencium hidung bayi, ini akan membantu menenangkannya dan membuatnya lebih dekat lagi dengan Anda, bahkan membuatnya lebih waspada dan fokus.

Anda juga bisa melakukan pemijatan sederhana, dengan cara meletakkan bayi di atas permukaan yang datar dan hangat, selimut di atas karpet lantai, contohnya.

Teteskan minyak bayi di atas telapak tangan Anda, gosokkan untuk menghangatkan minyak dan telapak tangan. Lihat mata anak, bernyanyi atau berbicara dengannya saat Anda mulai memijatnya.

Perhatikan reaksi anak. Jika dia tidak tertarik, cobalah memijat lebih lembut atau kuat, atau berhenti. Terkadang, banyak bayi yang suka hanya dengan diusap lembut.

Kesehatan Bayi Usia 14 Minggu

Apa yang perlu saya diskusikan dengan dokter?

Kebanyakan dokter tidak akan membuat janji atau melakukan pemeriksaan kesehatan bayi usia 3 bulan-an ini. Namun, Anda bisa selalu menghubungi dokter jika ingin bertanya yang tidak bisa ditunda sampai periode pemeriksaan selanjutnya.

Apa yang harus saya ketahui?

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui pada bayi usia 14 minggu:

1. Dosis imunisasi yang terlewatkan

Jika anak Anda telah melewatkan satu suntikan (misalnya vaksin tetanus, pertussis, polio), Anda tidak perlu cemas. Dokter akan memberikan suntikan tambahan yang sebelumnya terlewatkan.

Meskipun bayi biasanya terkena demam atau flu ringan, dia bisa tetap diimunisasi dengan aman dan efektif. Tanyakan dokter jika anak Anda mengalami:

  • Demam tinggi atau penyakit lainnya
  • Kelainan atau melemahnya sistem imun atau anak Anda sedang menggunakan obat yang mengganggu sistem imun
  • Epilepsi
  • Kejang-kejang
  • Mengonsumsi steroid dalam 2 minggu pada 3 bulan sebelumnya
  • Reaksi parah terhadap dosis sebelumnya seperti demam 40 derajat atau lebih, kejang-kejang, menangis atau pingsan.

Bayi prematur dan yang memiliki berat badan kurang dari 2,5 kg harus divaksinasi sesuai jadwal seperti halnya bayi yang lahir cukup umur, kecuali jika dokter Anda menyarankan sebaliknya karena kondisi bayi tertentu.

2. Memberi nutrisi tambahan dengan susu

Susu sapi adalah minuman yang baik untuk anak-anak dan orang lanjut usia, tapi tidak mengandung nutrisi yang begitu penting bagi bayi. Susu sapi ini mengandung lebih banyak garam dan protein daripada ASI atau susu formula, sehingga tidak baik untuk perkembangan ginjal bayi.

Susu sapi mengandung zat besi yang cukup, tapi zat besi lebih banyak terkandung dalam ASI. Di samping itu, susu sapi mungkin menyebabkan pendarahan usus ringan pada sejumlah bayi.

Jadi, jika Anda berencana memberikan nutrisi tambahan untuk bayi dengan susu selain susu formula, silakan konsultasi ke dokter terlebih dahulu

3. Sudah lebih jarang buang air besar

Bayi di usia ini sudah lebih jarang buang air besar, mungkin hanya sehari sekali atau bahkan kurang, dan ini adalah hal yang wajar.

Alasannya adalah saat mereka bertumbuh, mereka lebih banyak makan, sehingga organ pencernaan bayi harus lebih banyak mencerna dari apa yang mereka makan tapi lebih sedikit mengeluarkannya.

Namun bayi usia 14 minggu menyusui bisa lebih banyak mengeluarkan kotoran. Ini bukanlah hal yang aneh. Bayi usia 14 minggu yang menyusui jarang terkena sembelit.

Buang air besar secara tidak teratur bukanlah tanda sembelit, namun sembelit bisa ditandai dengan keras/padat tidaknya kotoran yang dikeluarkan.

 

Yang Harus Diperhatikan

Apa yang harus saya perhatikan pada perkembangan bayi 14 minggu  ?

Di bawah ini adalah beberapa hal yang harus Anda perhatikan pada bayi 14 minggu:

1. Menidurkan bayi usia 14 minggu

Banyak ibu yang sering mencoba tetap terbangun saat menyusui bayinya atau membangunkan bayi saat tertidur dan mengisap. Anda harus menidurkan bayi saat dia terjaga sehingga saat disapih, bayi dapat tidur tanpa menyusu atau diberi susu botol.

Akan lebih masuk akal bila Anda menunggu sampai bayi berusia 6-9 bulan dan lebih jarang menyusui daripada mengajarkan bayi usia 14 minggu untuk tidur tanpa minum ASI atau susu botol.

Saat anak sudah terbiasa, dia akan bisa tidur lebih cepat sesudah disapih. Namun, setiap ada kesempatan, letakkan bayi sejenak. Tetap mengelus, memberi makan atau menyanyikan lagu pengantar tidur agar bayi lebih mudah mengantuk dan tertidur.

2. Seruangan dengan bayi

Di bulan pertama atau kedua, orangtua umumnya sedang sibuk-sibuknya mengasuh anak. Anda akan harus memberi makan, mengganti popok, dan memeluknya setiap hari. Beberapa orangtua tidur dengan bayi dalam satu ruangan, sehingga mereka bisa menjaga bayi dengan mudah dan nyaman.

Namun, bila Anda tidak berniat membiarkannya berbagi ruangan dengan Anda, taruh di ruangan terpisah, di mana usia ini anak tidak terlalu sering membutuhkan susu (biasanya saat usia 2-4 bulan).

Pasalnya, jika Anda masih sekamar dengan bayi, kemungkinkan masalah berikut dapat muncul:

Bayi kurang tidur dibandingkan waktu sebelumnya 

Saat berbagi ruangan dengan bayi sepanjang malam, Anda akan mencoba menggendong bayi untuk menenangkannya saat ia bangun atau menangis. Hal ini bisa mengganggu tidur bayi.

Ditambah lagi, bayi kadang suka menangis dan membuat suara-suara sendiri di usia ini di waktu malam. Perlu diketahui, bahwa sebagian besar bayi mudah tertidur lagi dalam beberapa menit tanpa harus ditenangkan.

Jadi, bila Anda langsung menggendongnya saat bayi mengerang, Anda mungkin secara tidak sengaja membangunkan dan mengganggu tidurnya.

Orangtua kurang tidur

Fakta bahwa Anda harus menggendongnya lebih sering pada malam hari untuk membiarkan bayi tidur di ruangan yang sama saja dengan mengorbankan waktu istirahat Anda di malam hari.

Lebih jarang berhubungan intim

Bagaimana Anda bisa berhubungan seks dengan partner Anda saat bayi tidur di sebelah Anda?

Membiarkan bayi usia 14 minggu tidur sekamar dengan Anda dalam waktu yang lama juga bisa menyebabkan Anda kesulitan tidur jika bayi tidur di ruangan lain di kemudian hari.

Bila bayi harus berbagi ruangan dengan anak lainnya di dalam rumah, pengaturan jadwal tidur bisa mengikuti kebiasaan tidur kedua bayi.

Jika salah satu atau kedua bayi cenderung terbangun di malam hari, Anda akan merasa kesulitan karena kedua bayi atau anak bisa terbangun. Anda bisa memberikan kamar tidur terpisah untuk mengurangi kebisingan agar menciptakan ruang pribadi untuk anak yang lebih tua.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca