Panduan Merancang Menu MPASI Anak untuk Satu Hari Penuh

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum.

Setelah berusia 6 bulan, bayi mulai bisa dikenalkan dengan makanan padat pertamanya. Saatnya orangtua berpikir tentang menu MPASI apa yang harus diberikan pada anak. Buat Anda yang sedang kebingungan mau masak apa hari ini supaya pengalaman pertama mengenalkan “makanan orang dewasa” pada si kecil tak berubah menjadi mimpi buruk, simak panduan komplit merancang menu MPASI anak untuk satu hari mulai dari sarapan sampai makan malam, lengkap dengan camilannya.

Ingat, berikan MPASI secara bertahap

Waktu pengenalan MPASI merupakan hal yang penting karena dapat memengaruhi kesehatan bayi di masa akan datang. Pemberian MPASI dikatakan berhasil jika dapat memenuhi kebutuhan nutrisi bayi, bayi bisa menelan dengan baik (tidak tersedak), dan tidak melebihi kapasitas sistem pencernaan dan ginjal untuk mencerna makanan.

Itulah kenapa Badan Kesehatan Dunia (WHO) menekankan bahwa MPASI baru boleh diperkenalkan ketika bayi sudah berusia enam bulan atau lebih. Pasalnya, gerak motorik dan koordinasi mata-tangan anak di usia ini sudah cukup matang sehingga ia sudah mampu menegakkan kepala dan leher supaya tidak jatuh dan menggenggam dan memasukkan makanan ke dalam mulut tanpa bantuan.

Ingatlah juga bahwa bayi tidak bisa langsung makan banyak makanan padat. Jadi, kenalkan menu MPASI bertahap. Perhatikan juga porsi dan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan bayi.

WHO) menyarankan untuk memulai pertama kali dengan menu MPASI tunggal, misalnya bubur beras merah atau bubur sagu.  Setelah si kecil terbiasa dengan makanan padat, barulah Anda dapat memberikan menu MPASI yang lebih bervariasi. Anda juga bisa gunakan rempah penyedap seperti jahe, bawang putih, atau bawang merah secukupnya untuk mengenalkan lidah anak pada rasa yang lebih beragam.

Meski begitu, sebisa mungkin jangan dulu menambahkan gula dan garam maupun penyedap rasa lainnya ke dalam masakan si kecil sampai ia berusia setidaknya satu tahun. Kenalkan ia pada rasa gurih dan manis alami dari sayur dan buah-buahan.

Panduan merancang menu MPASI harian untuk anak

Jangan khawatir jika Anda kebingungan merancang menu MPASI yang akan diberikan pada si kecil. Kumpulan menu dari Kementerian Kesehatan RI dan WHO ini akan memberikan Anda beberapa pilihan untuk dicontek dan dihidangkan sebagai menu MPASI si kecil.

1. Sarapan

Menu sarapan biasanya lebih sederhana dibanding menu makan siang, berikut beberapa pilihan menu MPASI yang bisa Anda pilih untuk sarapan si kecil.

  • ¼ – ½ mangkuk kecil buah potong dadu.
  • ¼ – ½ mangkuk kecil telur rebus ditumbuk.
  • Roti bakar dipotong panjang dan kecil agar mudah digenggam bayi. Oles dengan pisang tumbuk atau telur rebus tumbuk.
  • Tempe kukus dibumbui sedikit pakai bawang putih dan bawang merah, lalu ditumbuk.
  • Brokoli rebus dan kentang rebus ditambah sedikit bumbu, lalu disaring dan diberi sedikit minyak kelapa.
  • Sereal dengan yogurt tawar, ditambah bubur apel (apel yang sudah direbus hingga lunak).
  • Biskuit sereal gandum utuh yang disiram susu tawar, ditambah buah rebus.
  • Bubur susu, disajikan dengan buah pir yang sudah dihaluskan.

2. Makan siang

  • Campurkan 1-2 sendok makan sereal bayi dan 2 sendok makan buah atau sayur yang sudah dihaluskan, bisa ubi manis, kacang polong, mangga, ataupun saus apel.
  • Nasi campur bayam dan ikan tuna, lalu disaring.
  • Ati ayam goreng dengan sedikit bumbu, lalu disaring bersama nasi.
  • Roti bakar plus telur orak-arik.
  • Pasta yang ditumbuk dengan brokoli dan keju.
  • Timun dan wortel dalam potongan panjang kecil, cocol dengan keju lembut.
  • ¼ – ½ mangkuk kecil sayuran yang berwarna kuning atau oranye.

3. Makan Malam

  • Campurkan 1-2 sendok makan sereal bayi, 1-2 sendok makan pisang atau wortel yang dihaluskan, atau bisa juga diganti dengan sayur dan buah lain yang juga dihaluskan.
  • 1-2 sendok makan ayam atau daging sapi yang dihaluskan, 2 sendok makan sayuran yang dihaluskan, dan 1 sendok makan finger food seperti potongan pisang, mangga, nanas, atau peach bila bayi sudah berusia 11 bulan
  • Kuning telur rebus yang dihaluskan bersama sedikit bumbu dan tambahkan sedikit minyak kelapa.
  • Nasi tim kacang polong tumbuk, sajikan dengan potongan timun jepang.
  • Ikan salmon yang dihaluskan, ditambah kacang polong tumbuk.
  • Ikan yang direbus dalam susu cair bersama kentang, wortel, dan brokoli.
  • Kentang tumbuk ditambah ayam cincang.
  • Ubi manis, buncis, dan kembang kol yang ditumbuk.
  • ¼ mangkuk kecil daging sapi atau unggas yang dipotong dadu, ditambah tahu.
  • ¼ – ½ mangkuk kecil sayuran hijau.
  • ¼ mangkuk kecil mie, pasta, nasi, atau kentang.
  • ¼ mangkuk kecil buah-buahan.

4. Camilan

Idealnya, camilan diberikan dua kali sehari, yaitu di antara waktu sarapan ke makan siang dan di antara waktu makan siang menuju makan malam. Berikut contekan menu MPASI camilan untuk bayi Anda.

  • Buah-buahan segar yang sudah direbus atau yang bertekstur lembut, potong kecil
  • Buah yang dicampur dengan yogurt tawar
  • Puree alpukat (potongan buah alpukat dicampur dengan ASI secukupnya menggunakan blender)
  • Pisang, langsung dikerok, lumatkan dengan sendok dan disuapkan ke anak
  • Yogurt tawar
  • Roti bakar
  • ¼ mangkuk kecil keju dalam potongan kecil-kecil
  • Pudding
  • Bubur nasi
  • Biskuit
  • Sayuran rebus

Anda harus tetap berikan ASI

Namun ingatlah, MPASI hanya bersifat pendamping, sedangkan sumber nutrisi utama tetaplah ASI ataupun susu formula. Kebutuhan kalori harian bayi usia 6-12 bulan yaitu sekitar 650 kalori. Kandungan ASI adalah sekitar 400 kalori, maka kebutuhan nutrisi dari MPASI sekitar 250 kalori. Sementara itu, kebutuhan kalori harian bayi usia 12-24 bulan yaitu sekitar 850 kalori. Kandungan ASI adalah sekitar 350 kalori, maka kebutuhan nutrisi dari MPASI sekitar 500 kalori.

Selain memenuhi kebutuhan nutrisi, MPASI juga sangat berperan membentuk pilihan makanan yang disukai anak untuk jangka panjang. Yuk, tetap semangat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang terbaik untuk si kecil!

Sumber
Yang juga perlu Anda baca