Panduan Merancang Menu MPASI Bayi 6 Bulan Sampai 23 Bulan

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27/05/2020
Bagikan sekarang

Menginjak sekitar usia 6 bulan, bayi Anda sudah mulai bisa dikenalkan dengan makanan padat pertama sebagai asupan nutrisi anak. Ini saatnya orangtua berpikir tentang resep menu makanan pendamping ASI (MPASI) yang terbaik untuk diberikan kepada bayi usia 6 bulan.

Buat Anda yang sedang kebingungan mau masak apa, yuk, simak inspirasi ide menu MPASI bayi 6 bulan ini. Anda juga bisa memahami panduan komplet tentang bagaimana cara memberikan makanan padat pertamanya.

Makanan seperti apa yang baik untuk bayi?

makanan bayi
Sumber: Colourbox

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menekankan bahwa makanan pendamping ASI atau MPASI untuk bayi boleh diperkenalkan saat bayi berusia 6 bulan. Mengapa demikian?

Di usia 6 bulan, bayi umumnya sudah menunjukkan tanda siap MPASI. Waktu pengenalan MPASI merupakan hal yang penting karena dapat memengaruhi kesehatan bayi di masa yang akan datang.

Pemberian MPASI 6 bulan dikatakan berhasil jika dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi. Selain itu, MPASI juga diharapakan bisa membantu melatih bayi menelan dengan baik (tidak tersedak) dan tidak melebihi kapasitas kerja sistem pencernaan.

Berdasarkan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), bayi yang baru pertama kali belajar makan sebaiknya diberikan tekstur makanan saring (puree) dan lama-lama meningkat menjadi lumat (mashed).

Jadi, usahakan untuk menyajikan berbagai daftar menu MPASI yang bertekstur saring, lumat, dan halus agar mudah dimakan oleh bayi 6 bulan.

Biasakan juga untuk menerapkan jadwal makan bayi secara teratur setiap harinya. Baru seiring bertambahnya usia bayi, Anda mulai bisa mengubah teksturnya secara perlahan.

Biasanya, di usia 9-11 bulan tekstur makanan bayi sudah berubah menjadi cincang halus (minced), cincang kasar (chopped), dan finger food bayi.

Inspirasi daftar menu MPASI untuk bayi

memanaskan makanan bayi

Membuat makanan bayi sebenarnya tidak jauh berbeda seperti saat ibu menyiapkan makanan untuk anggota keluarga lainnya.

Hanya saja, tekstur dan pilihan olahan makanan mungkin harus lebih Anda perhatikan karena kemampuan makan si kecil yang belum sempurna.

Tidak perlu bingung saat akan menyediakan menu makanan pendamping ASI (MPASI) bagi bayi. Namun, pastikan Anda memberikan menu MPASI campuran dan bukan MPASI tunggal untuk bayi.

Berikut sontekan inspirasi resep menu makanan pendamping ASI (MPASI) bayi dari usia 6 sampai 23 bulan:

Menu MPASI bayi 6 sampai 8 bulan

Berikut beberapa macam resep menu makanan pendamping ASI (MPASI) yang bisa Anda pilih untuk bayi usia 6 sampai 8 bulan:

1. Nasi tim campur sawi dan ayam

Pertama-tama, buat bubur encer dari beras putih. Tambahkan sayur sawi rebus, sedikit garam, dan 2 sendok makan suwiran ayam yang diblender hingga halus.

Masak resep menu makanan pendamping ASI (MPASI) bayi 6 bulan ini sampai matang mendidih.

2. Nasi tim dengan rebusan daging sapi dengan wortel dan kentang

Sebagai bagian tahapan dari membuat resep menu makanan pendamping ASI (MPASI) bayi 6 bulan ini, hal pertama yang perlu dilakukan yaitu merebus daging sapi.

Rebus daging sapi hingga matang kemudian masukkan sayuran untuk bayi seperti wortel dan kentang guna menyumbang nutrisi, termasuk vitamin buat bayi.

Aduk sampai semua bahan tercampur rata, mendidih, dan matang, kemudian tambahkan bumbu seperti garam, gula, maupun micin secukupnya.

Masak nasi hingga mendapatkan tekstur yang lembut sembari menghaluskan sup daging dan sayuran, lalu campurkan keduanya. 

Haluskan semua bahan di dalam blender atau food processor hingga mendapatkan tekstur yang lunak atau sesuai dengan kemampuan makan bayi.

3. Nasi tim campur tofu dan sawi putih

Untuk membuat menu ini, rebus tofu dan sawi putih hingga matang sembari memasak nasi sampai menghasilkan tekstur yang lembut sebagaian bagian dari pembuatan resep MPASI bayi 6 bulan.

Selanjutnya masukkan tofu dan sawi putih ke dalam blender atau food processor, kemudian campur bersama nasi untuk menghasilkan menu makanan pendamping ASI (MPASI).

Menu MPASI bayi 9 sampai 11 bulan

Menu makanan pendamping ASI (MPASI) yang bisa Anda sajikan untuk bayi usia 9 sampai 11 bulan, seperti:

1. Kentang tumbuk dengan brokoli dan daging asap

Berbeda dengan menu MPASI usia 6 bulan sampai 8 bulan, tekstur makanan bayi di usia 9-11 bulan ini umumnya sudah jauh mengalami peningkatan ketimbang usia sebelumnya.

Jadi, Anda mulai bisa memberikan bayi menu MPASI dengan tekstur yang agak kasar seperti dicincang tapi masih tetap bisa dengan mudah dimakan bayi.

Coba buat kentang tumbuk dengan tambahan daging asap dan brokoli untuk melengkapi kebutuhan gizinya.

Cara membuatnya yakni dengan mengukus kentang, brokoli, dan daging asap hingga matang kemudian hancurkan dengan alat tumbuk atau garpu.

Kemudian, tumis margarin dan bawang putih sembari memasukkan telur dan susu secukupnya. Tambahkan bahan-bahan yang telah dihancurkan dan parutan keju untuk bayi.

2. Sup kacang merah sayuran dengan daging

Perkenalkan juga si kecil dengan resep menu makanan pendamping ASI (MPASI) yang terbuat dari kacang-kacangan sejak dini, bahkan bisa sejak usianya 6 bulan.

Namun, pastikan Anda telah mengolahnya sampai benar-benar halus agar tidak membuat bayi tersedak saat makan.

Olah sup kacang merah mula-mula dengan menumis bawang bombay dan seledri sembari memasak nasi hingga mendapatkan tekstur yang pas untuk bayi.

Selanjutnya, masak air dan daging hingga mendidih, lalu masukkan kacang merah serta wortel kemudian tunggu hingga semuanya matang.

Kemudian masukkan bawang bombai dan seledri yang telah ditumis sebelumnya lalu masak lagi sampai matang.

Campurkan nasi, sup kacang merah, daging, serta sayuran ke dalam blender dan food processor lalu haluskan sampai mendapat tekstur yang diinginkan untuk bayi.

Menu MPASI bayi 12 sampai 23 bulan

sup tahu

Tiba di usia bayi yang sudah genap 12 bulan ini, WHO memperbolehkan bayi untuk makan makanan keluarga.

Artinya, tekstur makanan bayi tidak lagi sangat lumat atau cincang halus, tetapi sudah bisa diberi makanan dengan tekstur seperti yang dimakan anggota keluarga lainnya.

Hanya saja, pastikan teksturnya tidak terlalu keras dan ukurannya tidak terlalu besar sehingga masih mudah dimakan oleh si kecil.

Berikut pilihan resep makanan bayi yang sehat dan mengenyangkan:

1. Pasta makaroni dan salmon

Selingi makanan harian dengan memberikan pasta untuk anak agar tidak cepat bosan dengan menu makanan yang itu-itu saja.

Supaya asupan protein dan lemak sehatnya tetap tercukupi, Anda bisa menambahkan ikan salmon atau ikan lainnya serta sayuran sesuai selera.

Masak salmon di atas panci dengan api sedang kemudian tambahkan sedikit minyak zaitun dan 2 sdm susu. Jangan lupa, pastikan sudah tidak ada lagi serpihan tulang pada ikan salmon.

Kemudian rebus pasta fusilli dan brokoli selama 4-5 menit. Mulai panaskan sedikit minyak zaitun di atas wajan lalu beri tambahan daun bawang dan masak di atas api sedang.

Tambahkan susu yang masih tersisa, biarkan sampai susu mendidih kemudian masukkan salmon dan rebus selama 3-4 menit.

Masukkan keju sampai meleleh lalu tambahkan pasta dan brokoli yang telah matang. Beri bumbu seperti garam, gula, maupun micin secukupnya untuk menambah rasa.

Jika semua bahan sudah matang, haluskan di dalam blender atau food processor hingga mendapatkan tekstur yang lunak atau sesuai dengan kemampuan makan bayi.

2. Nasi tim dengan kaldu ayam campur tofu, bakso, dan sawi

Meski sering disuguhkan aneka sumber karbohidrat seperti kentang dan pasta, jangan lupa kalau nasi tetap makanan pokok si kecil.

Ibu bisa memadukan nasi dengan tofu, bakso, dan sawi yang diolah bersama kaldu ayam untuk memberikan energi bagi hari si kecil.

Cara membuatnya yakni masak air dan ceker ayam kemudian biarkan hingga mendidih, matang, dan menghasilkan kuah kaldu.

Sembari menunggu ceker matang, masak nasi hingga mendapatkan tekstur yang pas untuk bayi. Setelah ceker matang, angkat dan tiriskan ceker kemudian masukkan tofu, bakso, dan sawi yang telah dipotong kecil-kecil.

Kemudian tambahkan bumbu perasa seperti garam, gula, dan micin secukupnya. Campurkan nasi dengan tekstur bersama dengan kuah kaldu, tofu, bakso, dan sawi.

Menu makanan pendamping ASI (MPASI) selingan bayi 6 sampai 23 bulan

Sumber: Mel’s Kitchen Cafe

Berikut contoh resep menu makanan pendamping ASI atau MPASI selingan bayi sejak 6 bulan sampai 23 bulan:

1. Puree buah mangga

Haluskan buah menggunakan food processor maupun blender. Pastikan Anda menghaluskan sampai tekstur menu MPASI sudah menjadi seperti bubur.

Anda bisa memberikan buah sebagai makanan selingan atau camilan bayi. Hanya saja, buah untuk bayi sebaiknya bukan dalan bentuk potongan kecil maupun besar bila ia masih berusia 6-8 bulan.

Sama seperti menu makanan pagi, siang, dan malam bayi, Anda harus memblender atau menghaluskan buah sampai mendapatkan tekstur lumat (puree).

Sementara bila usia bayi sudah menginjak 9 bulan ke atas, Anda bisa memberikan buah seukuran jari tangan bayi.

2. Biskuit

Haluskan biskuit menggunakan food processor maupun blender sampai teksturnya menjadi halus seperti bubur. Jika perlu, Anda bisa menambahkan sedikit air.

3. Sup krim kentang dan jagung

Resep MPASI untuk bayi usia 6 sampai 23 bulan bisa Anda olah dengan menumis bawang bombai hingga harum kemudian tambahkan air kaldu, jagung, dan kentang.

Jika sudah mendidih masukkan susu, lalu blender hingga halus sebagai bagian dari resep untuk menyajikan menu MPASI bayi 6 bulan sampai 23 bulan.

Tekstur sup krim kentang dan jagung bisa Anda sesuaikan dengan usia dan kemampuan makan bayi.

Perhatikan ini saat menu MPASI bayi sejak 6 bulan

menu makanan bayi 7 bulan

Anda bisa menambahkan rasa pada menu MPASI bayi dari 6 bulan sampai 23 bulan dengan menggunakan sedikit garam, gula, bawang putih, atau bawang merah.

Hal ini bertujuan agar si kecil juga bisa mulai belajar mengenal rasa dan. Bahkan, sebenarnya tidak masalah dengan untuk memberikan gula, garam, dan micin secukupnya pada makanan bayi 6 bulan.

Menambahkan bumbu-bumbu tersebut dapat membantu menambah kelezatan masakan Anda agar bayi tidak susah makan dan semakin bersemangat belajar makan.

Ibu juga harus tetap berikan ASI selama fase MPASI. Ya, meskipun sudah mulai bisa makan padat, bayi tetap harus lanjut menyusu ASI maupun susu formula bayi bila tidak lagi mendapat ASI.

Hal ini bertujuan untuk mencegah masalah gizi pada bayi. ASI sebetulnya sudah mencukupi semua kebutuhan energi dan nutrisi bayi untuk di 6 bulan pertama kehidupannya atau dikenal sebagai ASI eksklusif.

Akan tetapi, seiring bayi bertambah besar kebutuhan gizinya akan semakin banyak dan bervariasi. Selain itu, ASI juga memiliki manfaat karena mengandung zat yang dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh bayi.

Terakhir, jangan lupa terapkan cara menyimpan MPASI setelah dimasak serta menggunakan peralatan MPASI yang baik dan bersih.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ketika Sudah Mulai MPASI, Ini Jadwal Makan Bayi di Bawah Usia 6 Bulan

Meski seharusnya masih masuk masa menyusui, ada beberapa bayi yang mulai MPASI saat belum 6 bulan. Bagaimana pembagian jadwal makan bayi di bawah 6 bulan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Panduan Menerapkan Jadwal MPASI Usia 6-24 Bulan Beserta Aturannya

Sejak dini bayi sebaiknya punya jadwal MPASI yang teratur. Agar lebih optimal, ortu perlu tahu seperti apa jadwal makan yang tepat untuk bayi.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Manfaat Menyusui bagi Ibu dan Si Kecil di 1000 Hari Pertama Kehidupan

Si Kecil akan mendapat nutrisi dari ASI di 1000 hari pertama kehidupan (HPK) dan Ibu pun mendapat manfaat kesehatan dari proses menyusui.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Parenting, Menyusui 01/04/2020

Aneka Macam Resep Makanan Bayi yang Sehat dan Menggugah Selera

Menyajikan menu makanan bayi dalam masa MPASI sebenarnya tidak sulit. Berbekal resep ini, mari buat aneka makanan yang sehat dan lezat untuk bayi yuk, Bu!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Direkomendasikan untuk Anda

kebutuhan karbohidrat balita

Seberapa Penting Kebutuhan Karbohidrat untuk Balita Usia 2-5 Tahun?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 12/04/2020
kebutuhan lemak untuk bayi

Tidak Selalu Buruk, Ini Jumlah Kebutuhan Lemak untuk Bayi yang Harus Dipenuhi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/04/2020
kebutuhan protein bayi

Memahami Kebutuhan Protein Bayi dan Pilihan Sumbernya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 09/04/2020
menu makanan bayi 7 bulan

Agar Lebih Bervariasi, Begini Cara Membuat Menu Makanan Bayi 7 Bulan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 05/04/2020