Agar Lebih Bervariasi, Begini Cara Membuat Menu Makanan Bayi 7 Bulan

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: | Oleh

Tanggal tayang April 5, 2020
Bagikan sekarang

Mencukupi semua kebutuhan gizi bayi dengan asupan nutrisi yang beragam merupakan salah satu hal penting di masa tumbuh kembangnya, tak terkecuali di usia 7 bulan ini. Sesekali, si kecil mungkin akan susah sekali makan atau cenderung pilih-pilih makanan. Supaya nafsu makannya lebih baik, Anda perlu memutar otak untuk membuat menu makanan yang menarik bagi bayi 7 bulan. Simak panduannya, yuk!

Makanan seperti apa yang baik untuk bayi 7 bulan?

Sumber: Made for Mums

Pembuatan menu makanan untuk bayi 7 bulan bisa Anda awali dengan memahami tekstur yang tepat untuk usianya saat ini.

Terhitung sejak genap bulan, si kecil mulai belajar mendapat asupan selain ASI dengan makan makanan padat.

Ya, setelah sekian lama menjalani ASI eksklusif, sekarang buah hati Anda masih tetap bisa menyusu ASI tetapi disertai dengan pemberian makanan tambahan.

Makanan tambahan ini dikenal dengan nama makanan pendamping ASI (MPASI). Bagi bayi yang berusia 7 bulan, menu makanan dapat diberikan dengan tekstur yang lumat seperti bubur.

Tekstur makanan lumat tersebut berguna untuk memudahkan bayi saat mengunyah dan menelannya karena susunan giginya yang belum lengkap.

Selain makanan dengan tekstur lumat seperti bubur, Anda juga dapat menyajikan makanan yang diolah dengan cara disaring (puree).

Intinya, menurut badan kesehatan dunia WHO, bayi usia 7 bulan sebaiknya diberikan menu makanan yang memiliki tekstur lumat.

Jika di awal si kecil biasanya diberikan makanan dengan tekstur bubur lumat, lama kelamaan Anda bisa melatih kemampuan makannya dengan makanan keluarga yang lumat.

Tekstur makanan tersebut umumnya akan meningkat semakin baik seiring bertambahnya usia bayi. Namun, jangan sampai Anda terlalu fokus pada tekstur hingga melupakan sumber makanan terbaik bagi si kecil.

Usahakan menu makanan bayi 7 bulan berisi beragam sumber makanan guna memastikan kebutuhan gizi harian tercukupi dengan baik.

Anda disarankan untuk mengolah sumber karbohidrat, protein, serat, vitamin, dan mineral. Coba olah makanan pokok seperti pasta, nasi, serta kentang kemudian ditambahkan sumber protein dari daging merah, ayam, dan lainnya.

Jangan lupa, si kecil juga butuh asupan serat, vitamin, dan mineral dari sayur dan buah-buahan.

Pemberian aneka jenis makanan yang memiliki beragam kandungan nutrisi akan membantu mengoptimalkan tumbuh kembang si kecil.

Inspirasi menu makanan bayi 7 bulan

menu makanan bayi 8 bulan

Bayi di usia 7 bulan belum dapat mengunyah makanan yang terlalu keras. Itulah mengapa tekstur makanan terbaik bagi bayi di usia ini yakni saring (puree) dan lumat (mashed).

Jadi, apa pun bahan makanan yang Anda pakai untuk membuat menu utama dan camilan si kecil, usahakan yang mudah dikunyah dan ditelan.

Jika tekstur makanan terlalu kasar atau keras, ditakutkan justru akan membuat bayi tersedak saat makan. Nah, berikut beberapa menu makanan untuk bayi 7 bulan yang bisa Anda coba:

Menu makanan sarapan bayi 7 bulan

Bila di usia ini buah hati Anda masih memperoleh ASI, pemberiannya bisa dilakukan lebih dulu ketimbang makanan lumat.

Baru kurang lebih dua jam setelah menyusu ASI, bayi bisa diberikan makanan lumat sebagai menu sarapan. Menu makanan sarapan yang dapat disajikan untuk bayi 7 bulan yaitu macaroni schotel.

Meski makanan bayi 7 bulan dianjurkan punya tekstur yang lumat, Anda tetap bisa memberikan macaroni schotel tetapi dengan tekstur yang lebih lembut.

Cara pembuatan macaroni schotel sama saja seperti biasanya, hanya takaran susu yang sedikit lebih banyak dan proses pemasakan yang lebih lama.

Hal ini bertujuan agar pasta makaroni, daging sapi cincang, dan keju mudah dimakan oleh bayi. Di samping itu, untuk memenuhi asupan serat, vitamin, dan mineralnya Anda bisa menambahkan wortel dan brokoli.

Lagi-lagi, usahakan untuk mengolah semua bahan tersebut sampai benar-benar lumat.

Menu makanan siang bayi 7 bulan

Menu makanan bayi 7 bulan di siang hari bisa Anda olah dari nasi. Berbeda dengan nasi yang dimakan oleh anggota keluarga lainnya, nasi untuk si kecil di usia ini haruslah bertekstur lumat dan mudah dikunyah.

Anda dapat membuat nasi tim dengan daging ayam dan kembang kol. Proses pembuatannya bisa dilakukan secara manual dengan memasak nasi yang ditambahkan banyak air sehingga menghasilkan tekstur yang lumat dan lembek.

Kemudian masak daging ayam dan kembang kol dengan ditumis, dikukus, maupun direbus. Pastikan daging ayam dan kembang kol sudah dalam tekstur yang lumat.

Setelah itu masukkan daging ayam dan kembang kol yang telah matang ke dalam nasi lumat. Jangan lupa tambahkan bumbu berupa garam, gula, maupun micin dalam takaran yang cukup dan tidak terlalu banyak.

Penambahan bumbu perasa tersebut berguna agar nasi tim dengan daging ayam dan kembang kol memiliki rasa yang enak dan tidak hambar saat dimakan.

Sementara untuk cara memasak yang lebih mudah bisa dengan menggunakan slow cooker. Anda hanya tinggal mencampurkan semua bahan makanan menjadi satu dan tunggu hingga matang bila menggunakan alat ini.

Menu makanan malam bayi 7 bulan

Menu lainnya yang bisa Anda buat sebagai santapan malam bayi 7 bulan misalnya nasi tim dengan ikan tuna dan labu.

Masih sama dengan cara membuat makan siang si kecil tadi, Anda hanya perlu memasak nasi, ikan tuna, dan sayur labu sampai benar-benar lumat.

Setelahnya, campurkan semua makanan tersebut menjadi satu dan beri tambahan perasa. Bila nantinya buah hati Anda menunjukkan tanda masih lapar, berikan ASI sebagai pengganjal perut.

Menu makanan selingan bayi 7 bulan

Selain memberikan makanan utama sebanyak tiga kali dalam sehari, si kecil juga berhak mendapatkan makanan selingan atau camilan di sela-sela waktu makan.

Bukan hanya berguna untuk mengisi perut si kecil sebelum waktu makan utamanya, memberikan makanan selingan juga dapat membantu mencukupi kebutuhan gizi hariannya.

Coba berikan buah saring atau puree buah seperti pisang, melon, atau tomat yang memiliki tekstur sangat lumat.

Pilihan lainnya bisa dengan memberikan biskuit khusus untuk bayi. Biskuit ini biasanya memang memiliki bentuk yang padat dan keras, tetapi akan menjadi lumer saat masuk ke dalam mulut si kecil.

Frekuensi dan porsi makanan untuk bayi 7 bulan

membuat mpasi sendiri atau instan

Memerhatikan frekuensi dan porsi makan bayi juga tidak kalah penting selama masa pemberian MPASI. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menjelaskan bahwa bayi usia 7 bulan memiliki frekuensi makan makanan utama sekitar 2-3 kali sehari.

Jadwal makan bayi usia 7 bulan juga meliputi pemberian makanan selingan atau camilan di antara waktu makan utama dengan frekuensi 1-2 kali per hari.

Pemberian makanan selingan ini sebaiknya disesuaikan dengan keinginan dan nafsu makan bayi. Jika ia merasa masih kenyang, sesekali Anda bisa melewatkan pemberian.

Namun, jika si kecil menunjukkan keinginan untuk makan tetapi bukan di waktu makan utamanya, pemberian camilan tentu diperbolehkan.

Camilan untuk bayi ini bisa diberikan setiap pagi menjelang siang dan sore hari. Sementara untuk porsi makan bayi, di usia 7 bulan ini ia butuh ½ mangkuk ukuran 250 mililiter (ml) setiap kali makan. 

Jangan lupa untuk memerhatikan waktu makan bayi agar tidak lebih dari 30 menit dan selalu menerapkan aturan makan seperti makan dengan duduk dan tanpa menonton tv maupun bermain.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Aneka Macam Resep Makanan Bayi yang Sehat dan Menggugah Selera

Menyajikan menu makanan bayi dalam masa MPASI sebenarnya tidak sulit. Berbekal resep ini, mari buat aneka makanan yang sehat dan lezat untuk bayi yuk, Bu!

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Nutrisi Anak April 1, 2020

Bayi Kurang dari 6 Bulan Diberikan Makanan, Boleh atau Tidak, Ya?

Bayi yang belum genap 6 bulan seharusnya masih menyusu ASI. Namun, bolehkah memberikan makanan untuk bayi di bawah 6 bulan?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Nutrisi Anak Maret 30, 2020

Panduan Menyiapkan dan Memberikan Makanan Bayi Sampai Usia 2 Tahun

Pemberian makanan untuk bayi penting guna memenuhi kebutuhan gizi hariannya. Namun, jangan asal, pahami dulu berbagai hal penting seputar makanan si kecil.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Nutrisi Anak Maret 29, 2020

Membuat Menu Makanan Bayi 8 Bulan Tidak Sulit, Kok! Ini Inspirasi yang Bisa Dicoba

Menyajikan beragam menu makanan dapat membantu bayi 8 bulan agar terbiasa dan tidak suka pilih-pilih makan. Yuk, sontek berbagai menunya di sini!

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Nutrisi Anak Maret 23, 2020

Direkomendasikan untuk Anda

Tidak Selalu Buruk, Ini Jumlah Kebutuhan Lemak untuk Bayi yang Harus Dipenuhi

Tidak Selalu Buruk, Ini Jumlah Kebutuhan Lemak untuk Bayi yang Harus Dipenuhi

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Tanggal tayang April 10, 2020
Memahami Kebutuhan Protein Bayi dan Pilihan Sumbernya

Memahami Kebutuhan Protein Bayi dan Pilihan Sumbernya

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Tanggal tayang April 9, 2020
Ketika Sudah Mulai MPASI, Ini Jadwal Makan Bayi di Bawah Usia 6 Bulan

Ketika Sudah Mulai MPASI, Ini Jadwal Makan Bayi di Bawah Usia 6 Bulan

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Tanggal tayang April 4, 2020
Panduan Menerapkan Jadwal MPASI Usia 6-24 Bulan Beserta Aturannya

Panduan Menerapkan Jadwal MPASI Usia 6-24 Bulan Beserta Aturannya

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Tanggal tayang April 1, 2020