Seberapa Banyak Porsi Makan Anak Balita Usia 2 Tahun Dalam Sehari?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 23 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Si kecil sudah masuk usia dua tahun dan Anda bingung dengan porsi makannya? Ada tipe ibu yang takut anaknya tidak mendapatkan makanan yang cukup. Namun, ada pula ibu yang takut porsi makan anaknya terlalu banyak. Maka, penting untuk Anda memahami porsi makan anak balita di usia 2 tahun agar mendapatkan gizi yang tepat.

Bagaimana aturan porsi dan waktu makan anak usia 2 tahun?

Anak balita biasanya menyukai waktu makan sesuai dengan waktu makan keluarga dan waktu makannya harus teratur setiap hari. Sebaiknya, jadwal makan keluarga diatur jadi 3 kali makan utama (sarapan, makan siang, dan makan malam) beserta 2 kali makan selingan.

Untuk makanan utama:

Makanan ini diberikan di pagi, siang, dan malam hari. Contohnya sarapan pukul 7 pagi, makan siang pukul 12, dan makan malam pukul 18.30. Jadwal makan ini sebaiknya dilakukan secara terencana dan teratur.

Sebab, kebiasaan makan sejak balita akan membentuk kebiasaan makannya hingga dewasa nanti. Selain itu, berikan waktu makan anak juga setidaknya tidak lebih dari 30 menit.

Untuk makanan selingan:

Sama pentingnya dengan makan utama, camilan juga sangat penting untuk bantu memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi yang dibutuhkan dalam sehari.

Camilan 2 jam sebelum makan utama

Berikan camilan sehat 2 jam sebelum makanan utama. Pasalnya jika terlalu dekat, dikhawatirkan anak akan merasa kenyang sebelum makan berat berikutnya. Ini yang membuat anak usia 2 tahun kesulitan menghabiskan porsi makan yang sudah disiapkan.

Tidak menjadikan camilan sebagai hadiah

Pernah menjadikan camilan sebagai hadiah? Hindari kebiasaan tersebut. Camilan bukanlah hadiah atau umpan untuk membujuk anak, melainkan jadwal makanan yang memang harus dipenuhi.

Camilan harus sesuai dengan gizi

Sesuai dengan pola gizi seimbang, makanan selingan yang dibutuhkan balita misalnya susu, jus buah, buah segar, dan roti. Anda juga bisa memberikan camilan sehat lainnya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak.

Porsi makan anak usia 2 tahun yang ideal

Pada usia balita, anjuran jumlah energi yang dibutuhkan berbeda-beda pada setiap anak. Mulai dari 1.125 kalori hingga 1.600 kalori. Jika dilihat dari kebutuhan kalori terbesar, begini contoh pembagian porsi makan anak balita usia 2 tahun:

Makanan pokok

Anda bisa memberikan anak nasi dalam sehari sebanyak 300 gram atau sekitar 3-4 centong nasi (berarti satu centong setiap kali makan berat).

Tidak hanya dengan nasi, Anda juga bisa mengganti nasi dengan sumber lain dari karbohidrat sesuai kebutuhannya. Nasi 3-4 centong mengandung 525 kalori – setara dengan 210 gram roti atau 630 gram kentang.

Dari total makanan pokok dalam sehari ini, Anda bisa membagi-bagi jumlah ini di saat makanan utama maupun selingan.

Anda bisa membaginya misal makan nasi di waktu makan pagi 80 gram, siang 100 gram, dan malam 100 gram. Camilan sorenya bisa dengan selembar roti tawar lembar dengan margarin dan meses secukupnya.

Protein hewani

Protein  hewani yang dianjurkan khususnya bagi anak yang sudah 2 tahun ke atas sebanyak 125 gram dalam sehari dan 200 mililiter susu dalam sehari. Lauk hewani ini bisa didapatkan dari ikan, daging sapi, daging ayam, telur, udang, dan lain-lain.

Contohnya saat makan pagi anak makan sebutir telur, kemudian kitar 2 jam kemudian minum secangkir susu.

Selanjutnya, anak akan makan siang dengan sepotong daging ukuran sedang, makan malam dengan sepotong ayam (sekitar 40 gram), dan sebelum tidur minum secangkir susu.

Protein nabati

Protein nabati yang dibutuhkan oleh balita yaitu sekitar 100 gram dalam sehari. Protein nabati bisa didapatkan dari tempe, tahu, kacang hijau, dan kacang-kacangan lainnya.

Sebagai contoh, balita bisa diberikan makan siang protein hewani ditambah sepotong tempe, camilan sore dengan bubur kacang hijau sekitar 1,5 sendok makan (15 gram). Setelahnya, anak bisa makan malam ditambah dengan sepotong tahu ukuran besar.

Sayur dan buah

Anak balita membutuhkan sebanyak 100 gram sayur dan 400 gram buah dan sayur dalam sehari.

Sayur bisa Anda berikan pada setiap makan berat, dari pagi, siang, hingga malam. Seratus gram sayur ini setara dengan semangkuk penuh sayuran yang biasa dimakan orang dewasa. Dari semangkuk penuh sayuran itu bisa Anda bagi 3 waktu makan untuk balita.

Misalnya ¼ mangkuk sayur bayam untuk pagi hari, ½ mangkuk sayur brokoli saat makan siang, dan ¼ mangkuk sayur buncis di malam hari.

Untuk buah, dibutuhkan sekitar 400 gram buah pepaya (2 potong besar) dalam sehari. Selain dengan pepaya, Anda bisa menggantinya dengan yang setara seperti 2 potong besar buah melon, atau 2 buah pisang ambon, atau 1,5 buah mangga dalam sehari. Buah ini bisa Anda berikan sebagai camilan atau setelah makan berat.

Sebagai bayangan, berikut contoh porsi makan balita usia 2 tahun yang bisa menjadi panduan, mengutip dari Very Well Family:

  • 1/4 sampai 1/2 potong roti
  • 1/4 gelas sereal
  • satu sampai dua sendok makan sayuran
  • 1/2 potong buah segar
  • 1/2 buah telur matang
  • 20 gram daging

Bila si kecil masih ingin makan tapi makanannya sudah habis, beri jeda beberapa detik dengan memberi kuah atau sayuran yang ada di meja makan.

Cara ini dilakukan agar mengetahui apakah anak benar-benar masih lapar atau tidak. Selain itu, cara tersebut juga untuk mengurangi risiko mual karena kekenyangan.

Tips saat anak usia 2 tahun tidak menghabiskan porsi makan

Ada saatnya balita sangat lahap dengan kudapan yang dihidangkan, tapi terkadang ia tidak bisa menghabiskan porsi makannya.

Kondisi ini sering membuat bingung orangtua, terutama ibu karena khawatir nutrisi si kecil tidak tercukupi.

Untuk mengatasinya, berikut tips saat anak yang sudah menginjak usia 2 tahun tidak menghabiskan porsi makan:

Mengurangi ekspektasi

Melansir dari Family Doctor, ketika anak tidak menghabiskan porsi makannya, Anda perlu ingat bahwa ekspektasi terlalu tinggi bisa mengecewakan dan anak bisa merasa tertekan. Sama seperti orang dewasa, anak-anak juga memiliki nafsu makan yang naik turun.

Mengurangi porsi

Ketika kemarin ia tidak menghabiskan porsi makan yang sudah disiapkan, hindari memberi dengan jumlah makanan yang sama. Anda bisa memberi anak usia 2 tahun dengan porsi makan yang sedikit, tapi gizinya tetap sesuai kebutuhan.

Kurangi waktu menonton

Tidak sedikit orangtua yang memberi tontonan atau gawai ketika anaknya sedang makan. Cara ini memang bisa mengalihkan perhatian si kecil.

Namun, ini juga bisa membuat anak tidak fokus untuk makan. Anak balita usia 2 tahun sudah bisa diberikan arahan, Anda bisa memberitahunya bahwa ia perlu fokus menghabiskan porsi makan.

Mengganti menu makanan

Di usia 2 tahun, anak balita sudah mengerti menu makanan yang diinginkan. Hal ini yang kerap menjadi persoalan mengapa ia tidak menghabiskan porsi makan yang diberikan.

Ketika anak Anda tidak menghabiskan makanannya, mungkin karena dia sedang bosan. Anda bisa mengganti menunya di keesokan hari, tapi dengan porsi kecil.

Ketika anak Anda terlihat menyukainya, lahap, dan menghabiskannya, tanyakan apakah mau menambah menu. Bila anak terlihat antusias, berarti menu makanan hari itu sukses untuk si kecil.

Beri batasan waktu untuk camilan

Dalam sehari, anak perlu makan tiga kali dan diselingi memberikan camilan sesuai aturan, yaitu dua kali. Terkadang, pemberian camilan terlalu banyak membuat anak tidak menghabiskan porsi makannya.

Ketika waktu ngemil tiba, beri camilan sehat untuk si kecil seperti potongan buah, roti gandung, atau keju. Hindari memberi camilan ketika mendekati waktu makan malam karena bisa membuat anak cepat kenyang.

Beri jeda satu atau dua jam setelah camilan agar perut sudah siap lagi untuk diisi oleh menu makan berat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Seberapa Banyak Kebutuhan Cairan Anak Balita Usia 2-5 Tahun?

Menjaga tubuh agar tetap terhidrasi tidak hanya tugas orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Lalu, seberapa banyak kebutuhan cairan anak balita?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Parenting, Nutrisi Anak 14 April 2020 . Waktu baca 7 menit

Panduan Seputar Kebutuhan Protein untuk Balita Usia 2-5 Tahun

Memenuhi kebutuhan nutrisi balita sangat penting untuk tumbuh kembangnya, termasuk asupan protein. Berikut panduan seputar kebutuhan protein anak.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Parenting, Nutrisi Anak 10 April 2020 . Waktu baca 7 menit

Seberapa Banyak Porsi Makan yang Tepat untuk Anak Usia 5 Tahun?

Meski masih dalam masa pertumbuhan, bukan berarti anak harus makan berlebihan. Berikut porsi makan yang tepat dan sesuai untuk anak usia 5 tahun.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Parenting, Nutrisi Anak 8 April 2020 . Waktu baca 7 menit

Seberapa Banyak Porsi Makan yang Tepat untuk Anak Usia 4 Tahun?

Semakin besar usia si kecil, ia akan semakin sering memilih makanan. Lalu, bagaimana porsi makan yang tepat untuk anak usia 4 tahun?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Parenting, Nutrisi Anak 5 April 2020 . Waktu baca 8 menit

Direkomendasikan untuk Anda

anjuran gizi ibu hamil muda atau trimester pertama

Cara Mengetahui Apakah Porsi Makan Anda Sudah Cukup, Masih Kurang, Atau Terlalu Banyak

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
porsi makan ideal

Cara Menghitung Porsi Makan Ideal untuk Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 20 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
kepala bayi terbentur

Yang Harus Dilakukan Saat Kepala Bayi Terbentur

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit
pembagian porsi makan

Seperti Apa Porsi Makan yang Tepat Agar Diet Cepat Berhasil?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit