Begini Cara Aman Menyajikan Susu Formula untuk Bayi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Susu formula mungkin sangat diperlukan bagi bayi yang tidak bisa mendapatkan ASI eksklusif. Namun, sebenarnya penggunaan susu formula lebih berisiko daripada ASI dari sisi kebersihannya. Penyajian susu formula yang tidak dilakukan dengan baik dapat menyebabkan masalah kesehatan pada bayi, seperti diare. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk menyajikan susu formula dengan cara aman dan higienis.

BACA JUGA: Aturan Memberi Susu Formula Pada Bayi yang Baru Lahir

Bersihkan botol susu bayi dengan baik

Hal pertama yang harus Anda perhatikan agar penyajian susu formula bayi Anda aman adalah selalu jaga kebersihan botol susu bayi Anda. Hal ini penting karena bakteri bisa saja bersarang di botol susu bayi Anda yang kurang bersih, terlebih lagi bentuk botol susu biasanya membuat Anda kesulitan dalam membersihkannya.

Berikut ini merupakan tips dalam membersihkan botol susu bayi Anda.

  • Bersihkan botol susu bayi dengan air hangat dan sabun cuci piring. Gunakan sikat khusus botol agar Anda bisa menjangkau seluruh bagian botol dengan mudah. Lihat juga kebersihan sikat khusus botol yang Anda gunakan, bersihkan sikat tersebut terlebih dahulu sebelum Anda membersihkan botol. Pastikan semua bagian botol sudah Anda bersihkan. Kemudian, bilas dengan air bersih.
  • Tidak cukup dengan dibersihkan, Anda juga harus mensterilkan botol susu. Bagaimana caranya? Anda bisa merebus botol susu yang telah dipisahkan bagiannya (botol, dot, dan tutup botol) di dalam panci berisi air. Pastikan semua bagian botol terendam air. Namun, sebaiknya jangan merebus botol sampai air mendidih karena bisa melepaskan bahan kimia dalam botol. Atau, Anda juga bisa menempatkan botol di dalam air panas selama lima menit untuk mensterilkannya dari kuman dan bakteri.
  • Juga, sebaiknya jangan menghangatkan botol di dalam microwave. Botol dengan bahan plastik tertentu, seperti botol dari polikarbonat atau botol nomor 7 atau “PC”, dapat melepaskan bahan kimia bisphenol A (BPA) yang berbahaya.
  • Biarkan botol kering sendiri dengan udara atau Anda bisa menggunakan tisu jika Anda ingin segera memakainya. Jangan mengelap botol susu dengan kain lap karena bisa jadi terdapat bakteri dalam kain lap.

BACA JUGA: Tips Memilih Botol Susu dan Dot yang Baik untuk Bayi

Menyajikan susu formula bayi dengan aman

Tidak sembarangan saat Anda menyajikan susu formula untuk bayi Anda. Susu formula harus dibuat dengan baik agar aman diminum oleh bayi, terlebih jika bayi Anda masih berusia di bawah 2 bulan. Berikut ini merupakan tahap-tahap dalam menyajikan susu formula.

  • Bersihkan tempat yang Anda gunakan untuk menyajikan susu formula. Jangan lupa juga untuk membersihkan tangan Anda dengan air dan sabun sebelum menyajikan.
  • Siapkan botol susu yang sudah dibersihkan dan disterilkan.
  • Rebus air yang akan digunakan untuk menyeduh susu formula bubuk. Gunakan air hangat (tidak lebih dan tidak kurang dari 70° C) untuk menyeduh susu bubuk. Hal ini bertujuan untuk membunuh bakteri Enterobacter sakazakii yang mungkin terkandung dalam susu formula bubuk. Penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri ini sangat jarang terjadi, tetapi bisa terjadi dalam bentuk yang sangat serius. Selain diseduh dengan air hangat, susu formula harus segera diminum atau disimpan dalam kulkas (refrigerator) untuk mencegah pertumbuhan bakteri E. sakazakii.
  • Siapkan susu formula yang akan digunakan. Lihatlah tanggal kedaluwarsa pada kemasan susu tersebut untuk memastikan susu formula belum kedaluwarsan dan masih aman digunakan. Baca juga petunjuk penyajian yang tertera dalam kemasan. Berapa sendok susu bubuk yang harus Anda larutkan ke dalam sebotol air. (Setelah itu, simpan susu formula bubuk dalam wadah tertutup dan taruh di tempat yang sejuk dan jauh dari kelembaban (dengan suhu penyimpanan optimal adalah 13-24° C). Kelembaban dapat membuat susu formula bubuk menggumpal dan menurunkan kadar nutrisi yang terkandung di dalamnya).
  • Masukkan beberapa sendok takar susu formula ke dalam air hangat di dalam botol (sesuai petunjuk penyajian). Setelah itu, aduk rata atau Anda bisa mengocoknya (pada botol yang sudah ditutup) sampai larut sempurna.
  • Dinginkan botol di bawah air dingin yang mengalir atau tempatkan botol dalam mangkuk yang berisi air dingin. Setelah itu, keringkan botol dengan lap bersih.
  • Jika susu tidak lagi panas atau cukup hangat, Anda bisa langsung memberikannya pada bayi Anda. Periksa suhu susu dengan meneteskan sedikit susu pada kulit Anda sebelum memberikannya ke bayi.
  • Buang sisa susu yang tidak dihabiskan bayi jika sudah lebih dari dua jam sejak waktu penyajian.

BACA JUGA: Cara Memilih Susu Formula yang Tepat untuk Anak

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) Bayi

Makanan pertama untuk bayi (MPASI) perlu diberikan secara bertahap selepas ASI eksklusif selama 6 bulan pertamanya. Bagaimana aturannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 6 Agustus 2020 . Waktu baca 19 menit

Peran Penting Nutrisi untuk Kurangi Dampak Stunting pada Anak

Stunting pada awal kehidupan anak dapat menyebabkan dampak secara fisik dan mental. Salah satu cara untuk mengurangi dampaknya yaitu dengan asupan nutrisi.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
penyebab stunting
Parenting, Nutrisi Anak 27 Juli 2020 . Waktu baca 6 menit

Adakah Perbedaan pada Tumbuh Kembang Anak Minum Susu Sapi dan Soya?

Ketahui apakah terdapat perbedaan antara anak yang minum susu formula sapi dan soya dalam hal tumbuh kemang serta apa kelebihan dari susu soya.

Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
perbedaan susu sapi dan soya
Parenting, Nutrisi Anak 16 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit

Kenali Perbedaan Protein Soya dan Isolat Protein Soya Serta Manfaatnya untuk Tumbuh Kembang Anak

Terdapat perbedaan formula protein soya dan formula dengan isolat protein soya. Apa saja perbedaan dan manfaatnya masing-masing bagi tumbuh kembang anak?

Ditulis oleh: Roby Rizki
Parenting, Nutrisi Anak 3 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
asupan nutrisi yang baik membantu pertumbuhan tinggi badan anak

Peran Penting Nutrisi dalam Pertumbuhan Tinggi Badan Anak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 1 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
kwashiorkor adalah

Kwashiorkor, Masalah Gizi yang Ditandai dengan Rambut Berwarna Kuning Seperti Jagung

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 29 September 2020 . Waktu baca 14 menit
susu kefir

6 Manfaat Susu Kefir yang Ternyata Menyehatkan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 14 September 2020 . Waktu baca 4 menit
susu formula untuk bayi

Aturan dalam Memberikan Susu Formula untuk Bayi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 15 menit