Panduan Memilih Makanan Setelah Melahirkan Agar Ibu Kembali Berenergi

Oleh Data medis direview oleh dr. Damar Upahita.

Proses persalinan menghabiskan banyak tenaga, tak heran jika setelahnya ibu membutuhkan asupan makanan yang bergizi tinggi untuk menggantikan kalorinya yang terbakar.  Belum lagi, kehidupan sebagai ibu di bulan-bulan pertama setelah kelahiran memaksa Anda untuk tetap bertenaga sepanjang hari. Untuk itu, Anda perlu mengetahui beberapa tips penting dalam memilih makanan setelah melahirkan.

Jangan biarkan energi ibu habis, begini cara memilih makanan setelah melahirkan

Sebaiknya, jangan makan makanan sembarangan setelah melahirkan. Justru Anda butuh makanan yang tepat agar energi Anda kembali lagi usai proses persalinan. Tak perlu bingung, begini cara yang tepat memilih makanan pasca melahirkan.

1. Pilih jenis karbohidrat kompleks

Kathleen Zelman, M.P.H., R.D., konsultan di Atlanta nutrition dan American Dietetic Association mengatakan bahwa makanan karbohidrat kompleks adalah makanan yang tepat setelah melahirkan. Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu cerna lebih lama dibandingkan karbohidrat sederhana.

Hal ini akan memberi ibu energi yang lebih tahan lama sehingga membantu membuatnya kenyang lebih lama. Selain itu, karbohidrat kompleks seperti roti gandum dan sereal  juga mengandung lebih banyak vitamin dan mineral ketimbang karbohidrat sederhana seperti roti putih dan makanan yang mengandung gula.

2. Konsumsi protein tinggi

Sumber protein tinggi harus jadi menu makanan setelah melahirkan. Protein diperlukan untuk menggantikan jaringan yang mungkin rusak setelah persalinan. Selain itu, zat gizi ini juga ada banyak di dalam ASI dan digunakan untuk menunjang pertumbuhan bayi. Makanan yang kaya akan protein memberi ibu tambahan energi yang dikeluarkan sedikit demi sedikit dan akan bertahan selama 3 hingga 5 jam.

Adapun makanan dengan protein berkualitas tinggi di antaranya terdapat pada susu, telur, yoghurt, daging tanpa lemak, kacang polong kering, dan kacang-kacangan. Mengombinasikan kedua nutrisi ini di waktu sarapan menjadi pilihan yang baik untuk memulai hari penuh energi.

3. Kurangi konsumsi gula dan kafein

Apakah anda termasuk penyuka kafein sejati? Jika iya, nampaknya hasrat ini harus Anda tahan. Minuman berkafein seperti kopi dan teh memang bisa merangsang semangat dan bikin Anda kembali bertenaga. Akan tetapi, kafein bisa membuat bayi mudah marah dan gelisah. Ada baiknya untuk menghindari konsumsinya pasca melahirkan. Namun jika Anda tetap ingin mengonsumsinya, konsumsilah maksimal dua cangkir minuman berkafein dalam sehari.

Selain itu, kurangi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula karena dapat membuat kadar gula darah Anda melonjak. Hal ini bisa menyebabkan Anda sangat bertenaga dalam satu waktu, kemudian mengalami penurunan energi yang juga drastis dari sebelumnya. Penting untuk menjaga tubuh untuk kembali bertenaga setelah melahirkan. Cobalah untuk berkonsultasi dengan ahli gizi dan dokter kandungan mengenai pola makan dan nutrisi yang tepat bagi tubuh sesuai kondisi saat ini.

4. Pilih makanan dengan porsi kecil tapi sering

Jika Anda terbiasa makan tiga kali sehari dalam jumlah besar, ada baiknya untuk mengubah pola tersebut. Dikutip dari Baby Center, James Sears, seorang dokter anak di Amerika menyatakan sebaiknya pola makan setelah melahirkan berubah menjadi lebih sedikit tetapi lebih sering.

Singkatnya, Anda membagi porsi makan yang tadinya tiga kali sehari menjadi lima kali sehari dengan porsi yang lebih kecil. Pola ini akan membuat tubuh terus mendapatkan energi dari makanan, sehingga Anda tak merasa kelaparan di tengah hari karena jeda waktu makan yang lama.

5. Minum cairan yang banyak

Anda perlu menjaga hidrasi tubuh dengan mengonsumsi cukup air pasca melahirkan. Pasalnya, dehidrasi akan membuat ibu merasa kelelahan dan mengantuk sepanjang hari. Meminum banyak cairan menjadi cara termudah yang dapat dilakukan untuk mempertahankan energi dan kesegaran sang ibu.

Oleh karena itu, selalu sediakan air putih di dekat Anda. Sehingga jika sewaktu-waktu Anda haus, Anda tinggal mengambilnya tanpa ada alasan malas mengambil minum karena letaknya yang jauh. Terlebih jika Anda menyusui, Anda akan membutuhkan lebih banyak cairan. Minumlah kurang lebih 13 gelas air putih setiap hari.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda untuk membantu memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan We are excited to guide you on your parenting journey. Your first email will arrive shortly. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca