4 Tips Agar Puting Tak Mudah Berdarah Saat Menyusui

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Puting berdarah merupakan fenomena yang umum jadi langganan ibu menyusui. Walau demikian, bukan berarti Anda seharusnya membiarkan ASI sampai terus tercampur darah. Coba terapkan berbagai tips berikut ini untuk mencegah puting berdarah lagi saat menyusui.

Tips mencegah puting berdarah buat ibu menyusui

Salah satu penyebab paling umum dari puting yang berdarah saat menyusui adalah puting lecet dan pecah-pecah sehingga terluka. Nah, kunci utama untuk mencegah puting ibu menyusui berdarah terus adalah dengan menjaga kebersihan kulit payudara, serta lebih berhati-hati saat memilih bra

Berikut lebih jelasnya:

1. Cuci tangan sebelum dan sesudah menyusui

cuci tangan sebelum seks

Pertama-tama, biasakan mencuci tangan sebelum dan sesudah menyusui untuk mengurangi risiko perpindahan kuman dan bakteri dari tangan Anda. Kebiasaan ini dapat menjadi salah satu fondasi untuk mencegah puting ibu menyusui berdarah. 

Ketika menyusui, Anda akan menyentuh daerah payudara untuk memudahkan bayi mencari puting. Jika sebelumnya Anda memegang sampah atau barang kotor lainnya, memegang daerah sensitif seperti payudara tanpa mencuci tangan tentu akan meningkatkan risiko infeksi. Oleh karena itu, biasakan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan sesuatu. 

2. Mencuci puting dan payudara saat mandi

mandi

Seperti yang dilansir dari situs Montage Health, gunakan air bersih untuk mencuci payudara dan puting Anda. Namun, tidak usah terlalu sering. Cukup cuci daerah areola (puting) dan payudara hanya ketika Anda sedang mandi saja. 

Jika terlalu sering dicuci, sabun mandi dapat menghilangkan minyak alami yang dihasilkan oleh kulit sekitar puting Anda. Akibatnya, puting berisiko mengalami iritasi, lecet, dan berdarah. Maka itu, jangan terlalu sering mencuci puting dan payudara Anda, ya!

Setelah itu, keringkan puting Anda dengan perlahan menggunakan handuk tapi jangan digosok terlalu kencang. Ini justru dapat melukai daerah tersebut dan membuatnya berdarah.

Usahakan untuk tidak memakai losion apapun setelahnya agar terhindar dari reaksi alergi dari paparan bahan kimia di dalamnya.

3. Menggunakan bra yang bersih

bra untuk payudara besar

Tanpa disadari keringat yang mengucur dari dada akan diserap oleh bra Anda dan menyebabkan penopang payudara tersebut menjadi lembap. Akibatnya, bra Anda berpotensi menjadi tempat berkembangbiaknya kuman yang dapat membuat daerah payudara Anda terinfeksi, termasuk puting. 

Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk sering mengganti bra, terutama para ibu menyusui karena air susu yang bocor dapat meningkatkan kelembapan area tersebut.

Usahakan memakai bra menyusui yang terbuat dari katun, sehingga dapat menyerap keringat lebih efektif dan kering lebih cepat. 

4. Mengoleskan ASI ke puting 

puting susu sakit

Cara lainnya untuk mencegah puting ibu menyusui berdarah adalah dengan mengoleskan ASI Anda sendiri ke daerah puting. Menurut American Pregnancy Association, cara ini cukup efektif agar kelembapan daerah sekitar areola terjaga dan bisa membantu meredakan nyeri pada puting. 

Caranya mudah, Anda hanya perlu mengusapkan sisa-sisa ASI pada daerah sekitar kulit puting yang cukup gelap. Setelah itu, biarkan mengering sendiri sebelum kembali menggunakan bra. 

Jika masih ada darah yang keluar dari puting, silakan konsultasikan dengan dokter Anda agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga: