Rotavirus, Penyebab Diare Kronis yang Bisa Mengancam Jiwa Anak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kata rotavirus mungkin masih terdengar asing di telinga. Ya, tak banyak yang tahu bahwa rotavirus adalah salah satu jenis virus yang bisa menyebabkan infeksi saluran cerna. Virus ini nyatanya menjadi penyebab utama dari kejadian diare pada anak. 

Bahkan, menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia, diare rotavirus menjadi salah satu penyebab tingginya angka kematian anak di Indonesia. Memang, infeksi virus ini bisa mematikan, maka itu Kementerian Kesehatan menyarankan orangtua untuk memberikan bayinya vaksin rotavirus. Sebenarnya, seperti apa sih rotavirus itu? Apa yang terjadi jika si kecil kena rotavirus? Apa saja tandanya? 

Rotavirus adalah virus yang mudah menular dan berbahaya

membunuh virus dalam tubuh

Dilansir dalam laman CDC, pusat pengendalian dan pencegahan penyakit di Amerika Serikat, rotavirus adalah virus menular yang dapat menyebabkan radang lambung dan usus.

Rotavirus ini sangat mudah menular terutama pada anak-anak sehingga menimbulkan diare, mual, demam, sakit perut, dan dehidrasi. Kebanyakan, virus penyebab diare ini akan menginfeksi bayi dan anak di bawah 3 tahun. 

Meskipun begitu, siapa saja sebenarnya bisa terkena infeksi rotavirus, termasuk orang dewasa. Namun, bedanya gejala infeksi rotavirus yang terjadi pada orang dewasa tidak separah anak-anak.

Sayangnya, diare rotavirus tidak bisa diatasi dengan obat, bahkan anak yang sudah mendapatkan vaksin rotavirus pun masih mungkin mengalami infeksi.

Namun, memang anak yang sudah vaksin rotavirus akan mengalami gejala yang jauh lebih ringan ketimbang yang tidak vaksin sama sekali.

Begini infeksi rotavirus menyebar

latihan menggunakan toilet

Perlu diingat bahwa rotavirus adalah penyebab penyakit infeksi yang mudah sekali menyebar dan menular. Virus ini pada awalnya terdapat pada feses orang yang sudah terinfeksi. Meski saat itu orang tersebut belum merasakan gejala apapun, biasanya ia sudah bisa menularkan rotavirus ke orang lain dan lingkungan sekitarnya.

Nah, supaya tidak menular ke mana-mana, Anda harus selalu menjaga kebersihan diri. Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah dari kamar mandi atau sebelum makan, nyatanya bisa memutus penyebaran diare rotavirus ini.

Sayangnya, banyak orang yang mengabaikan kebiasaan mencuci tangan, padahal setelah membersihkan kotoran, rotavirus bisa saja menempel di tangan. Dari tangan, virus akan berpindah barang atau tempat yang Anda sentuh. Nah, dari situ penyebaran rotavirus dimulai. 

Infeksi rotavirus mudah menular bila:

  • Tidak mencuci tangan dengan sabun kemudian menyentuh mulut setelah dari kamar mandi
  • Memegang benda yang sudah terkontaminasi rotavirus, kemudian tangan masuk ke dalam mulut
  • Makan makanan yang sudah terkontaminasi rotavirus

Oleh karena penyebarannya yang sangat mudah, sebenarnya bisa saja rotavirus bisa ada di mana-mana, seperti: 

  • Di alat tulis
  • Di makanan
  • Permukaan bak cuci piring dan meja dapur
  • Mainan
  • handphone
  • Alat masak
  • Air

Tanda dan gejala terjadinya infeksi rotavirus

saat bayi menangis

Gejala dari infeksi rotavirus bisa muncul dalam waktu 2 hari setelah terkena virus. Gejala yang paling umum adalah diare yang parah pada anak. Diare rotavirus bisa terjadi selama 3-8 hari. Selain itu, beberapa kondisi lain yang bisa terjadi ketika si kecil terinfeksi rotavirus adalah:

  • Muntah
  • Nafsu makan menurun
  • Warna feses yang hitam
  • Terasa sangat lelah
  • Demam
  • Dehidrasi (kehilangan banyak cairan tubuh)
  • Nyeri perut

Pada orang dewasa, gejala tersebut juga dialami tapi dalam tingkat yang jauh lebih ringan. Bahkan, dalam beberapa kasus infeksi rotavirus pada orang dewasa, tidak ada gejala apapun yang muncul saat itu. 

Pengobatan infeksi rotavirus

diet minum air putih

Pada dasarnya tidak ada obat yang spesifik mengobati infeksi rotavirus, tetapi dokter akan mengobati berdasarkan gejala yang muncul. Seperti misalnya, diare rotavirus akan menyebabkan penderitanya mengalami dehidrasi. 

Nah, karena dehidrasi sangat rentan dialami oleh balita, anak-anak, dan orang tua, maka dokter akan mengatasi dan mencegah hal-hal ini terjadi. Maka itu, selain obat, salah satu penanganan rotavirus adalah minum banyak air, ini tidak bisa digantikan dengan obat. Jika dehidrasi yang terjadi sudah parah, dibutuhkan asupan cairan secara langsung ke pembuluh darah vena melalui infus.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

11 Cara Mudah Mengatasi Perut Kembung yang Cepat dan Ampuh

Perut kembung alias begah pasti rasanya tidak enak. Namun, jangan bingung dulu! Anda dapat coba berbagai cara mengatasi perut kembung ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Pencernaan 7 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Keracunan Makanan

Keracunan makanan adalah gangguan pencernaan umum. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, serta cara mengobati dan mencegahnya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan, Keracunan Makanan 6 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Infeksi Bakteri E. coli

Infeksi bakteri E. coli adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang biasanya hidup di dalam usus manusia dan hewan. Apa obatnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Kesehatan Pencernaan, Keracunan Makanan 6 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Penyebab Paling Umum Sakit Perut Sebelah Kanan

Beberapa dari Anda mungkin sering merasakan sakit perut sebelah kanan. Hati-hati karena ini bisa menjadi tanda suatu penyakit pada organ di rongga perut.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan Pencernaan 6 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pertolongan pertama keracunan makanan

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
sakit gejala usus buntu

Cara Membedakan Sakit Perut Gejala Usus Buntu dan Maag

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
sakit maag adalah

Maag (Dispepsia)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
penyakit pada sistem pencernaan

11 Penyakit yang Paling Sering Terjadi pada Sistem Pencernaan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit