Sesak Napas pada Bayi, Kenali Jenis dan Bahayanya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 30 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Saat bernapas, sistem pernapasan akan memasok oksigen ke darah untuk disalurkan ke seluruh bagian tubuh.  Itu sebabnya sesak napas pada bayi tak bisa disepelekan. Pada beberapa kasus, hal ini bisa menjadi pertanda si kecil  mengalami penyakit tertentu yang membutuhkan perawatan segera. Namun, ada juga masalah pernapasan bayi yang tidak perlu Anda khawatirkan secara berlebihan.

Napas berbunyi belum tentu pertanda sesak napas pada bayi

Untuk bayi yang baru lahir, normal jika sesekali dia mengeluarkan bunyi ketika bernapas. Hal ini bukan berarti si kecil sedang mengalami sesak napas, jadi tidak perlu Anda khawatirkan. Paru-paru dan hidung bayi masih beradaptasi dengan lingkungan baru yang berbeda dengan di dalam rahim.

Organ pernapasannya tersebut harus mulai terbiasa dengan lingkungan yang kering dan menghirup udara. Napas bayi berbunyi yang terlihat mirip seperti sesak napas pada bayi ini kemungkinan akan terjadi selama beberapa minggu dan tidak perlu dirisaukan.

Namun, ada juga napas bayi berbunyi yang menandakan jika si kecil sedang terserang penyakit tertentu. Berikut beberapa jenis napas bayi berbunyi dan penyebabnya. Dengan ini, Anda bisa mengetahui apakah bunyi napas pada si kecil berbahaya atau tidak.

  • Mengi (napas berbunyi seperti siulan lirih atau ngik ngik). Napas bayi berbunyi seperti ini disebabkan oleh penyumbatan kecil di lubang pernapasan, bisa karena saluran napas yang menyempit. Suara siulan juga dapat menjadi tanda mengi, yang disebabkan adanya sumbatan pada saluran napas bawah hingga membuat suara bersiul ketika bayi mengeluarkan napas. Mengi bisa merupakan gejala yang biasa ditemukan pada asma maupun infeksi saluran napas bawah. Hal ini bisa menyebabkan sesak napas pada bayi.
  • Suara melengking dan bernada tinggi, alias stridor atau laringomalasia. Suara ini biasanya terdengar saat bayi menarik napas. Napas bayi berbunyi ini disebabkan kondisi saluran napas bayi yang lebih sempit dan lebih lunak. Hal ini biasanya tidak berbahaya dan bisa hilang ketika si kecil berusia dua tahun.
  • Bersuara serak ketika menangis dan batuk. Napas bayi berbunyi yang satu ini diakibatkan oleh penyumbatan lendir pada laring. Hal ini bisa menjadi gejala croup, yaitu infeksi pada laring, trakea, dan tabung bronkial.
  • Pneumonia. Napas si kecil yang cepat dan sesak, biasanya diakibatkan oleh pneumonia yang diawali dengan adanya cairan dalam saluran udara terkecil atau alveoli. Pneumonia membuat napas si kecil menjadi tersengal-sengal dan cepat, batuk terus-menerus, dan mengeluarkan suara serak ketika didengarkan dengan stetoskop. Penyebab sesak napas pada bayi ini perlu Anda khawatirkan

Cepat pergi ke dokter spesialis anak atau ke UGD jika si kecil mengalami ini

Seperti disebutkan di atas, napas bayi berbunyi memang normal terjadi. Namun, segera hubungi dokter spesialis anak atau segera pergi ke Unit Gawat Darurat jika napas berbunyi disertai dengan tanda berikut ini seperti yang dilansir dari WebMD:

  • Si kecil bernapas lebih dari 60 atau 70 kali dalam semenit.
  • Bayi Anda mendengus terus-menerus, cuping hidung bayi melebar, dan kesulitan di setiap nafas. Ini berarti dia berusaha membuka jalan napas yang tersumbat.
  • Si kecil mengeluarkan suara serak bernada tinggi dan batuk berat.
  • Retraksi, ketika otot-otot di dada dan leher anak tampak naik turun lebih hebat dari biasanya pada saat bayi bernapas. Dada dapat terlihat cekung.
  • Napasnya terhenti selama lebih dari 10 detik.
  • Bibir si kecil tampak kebiruan. Ini berarti darah dalam tubuhnya tidak mendapat cukup oksigen dari paru-paru.
  • Tidak nafsu makan.
  • Terlihat lesu.
  • Mengalami demam.

Jika Anda bingung apakah napas bayi berbunyi yang dialami oleh si kecil bisa menyebabkan sesak napas pada bayi atau tidak, dianjurkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter ahli untuk mendapatkan penanganan terbaik.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tips Memilih Nebulizer Terbaik, Sesuai Kebutuhan Anda

Nebulizer jadi salah satu cara efektif untuk mengatasi sesak napas. Namun, alat nebulizer yang Anda pilih bagus, tepat, dan sesuai dengan kondisi Anda.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Pernapasan 26 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit

Warna Dahak Merah, Hijau, Atau Hitam? Cari Tahu Artinya di Sini

Warna dahak yang normal adalah bening. Jika Anda mengeluarkan dahak yang berwarna, maka hal itu adalah tanda dari kondisi medis. Apa arti dari warna dahak?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Pilek 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Jenis-Jenis Inhaler Asma Beserta Efek Samping dan Cara Pakai yang Benar

Tidak semua pengidap asma perlu pakai inhaler. Anda mungkin juga membutuhkan jenis obat semprot asma yang berbeda dengan pengidap asma lain.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Asma, Kesehatan Pernapasan 25 Februari 2021 . Waktu baca 11 menit

Cara Cepat Meredakan dan Menyembuhkan Batuk yang Perlu Anda Tahu

Batuk yang muncul terus-terusan bisa mengganggu aktivitas dan melelahkan. Simak cara menyembuhkan dan menghilangkan batuk berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Pilek 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sesak napas karena hipertensi paru

Stres Bisa Membuat Anda Sesak Napas, Ini Alasannya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu Lestari
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
produk pembersih rumah

Apakah Produk Pembersih di Rumah Anda Sebabkan Masalah Pernapasan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 3 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
manfaat kopi untuk asma

Fakta Di Balik Manfaat Kopi untuk Pengidap Asma

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
pengencer dahak alami

Cara Mengatasi Dahak yang Mengganggu dan Tak Kunjung Hilang

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 27 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit