7 Penyebab Paling Umum Anak Kurus dan Cara Ampuh Mengatasinya

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Berat badan adalah salah satu indikator dari status gizi seseorang. Tak heran jika banyak orangtua merasa sangat khawatir ketika melihat anaknya terlalu kurus. Namun, tahukah Anda bahwa anak kurus tidak selalu menandakan bahwa dirinya kurang gizi? Ya, faktanya, ada banyak hal yang bisa menyebabkan seorang anak terlihat kurus.

Berbagai penyebab anak kurus

bau mulut pada anak

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan anak kurus, salah satunya faktor genetik. Jadi, apabila Anda atau pasangan memiliki badan kurus, bisa jadi si kecil juga mengalami hal yang serupa.

Selain genetik, berikut hal-hal lain yang bisa menjadi penyebab anak Anda memiliki badan yang kurus:

  • Kurangnya asupan nutrisi (malnutrisi)
  • Aktivitas berlebihan yang tidak didukung dengan asupan nutrisi yang cukup
  • Memiliki penyakit tertentu
  • Mengalami gangguan pencernaan
  • Pemilihan makanan yang tidak tepat, contohnya anak hanya mau makan makanan tinggi gula, junk food, dan yang kurang bergizi lainnya
  • Lingkungan yang kurang higienis, sehingga anak mudah terserang penyakit
  • Stres yang dialami anak

Sebenarnya, perlukah orangtua khawatir kalau punya anak kurus?

anak mampu mengendalikan diri

Setiap orangtua pasti khawatir kalau pertumbuhan dan perkembangan anaknya tidak sama dengan anak-anak lain seusianya.

Namun, seperti yang sudah disebutkan di atas, ada banyak faktor yang bisa jadi penyebab anak Anda kurus.

Secara umum jika anak baik-baik saja, nafsu makannya tetap terjaga, ia pun masih bisa aktif bermain ke sana dan mari, Anda tak perlu khawatir.

Lain ceritanya jika penyebab anak kurus karena kurang gizi alias malnutrisi. Jika sudah begini, Anda perlu khawatir. Malnutrisi membuat tubuh anak kekurangan vitamin dan mineral.

Padahal, vitamin dan mineral sangat penting untuk meningkatkan sistem imun tubuh. Penurunan sistem imun tubuh ini lah yang menyebabkan anak kurus karena kekurangan gizi jadi lebih mudah sakit.

Salah satu penyakit yang paling rentan dialami oleh anak yang kekurangan gizi adalah infeksi, contohnya flu, batuk, dan pilek.

Selain itu, anak yang kekurangan gizi juga lebih mungkin untuk mengalami gangguan hormon, terlihat lemah, lesu, dan tidak bertenaga.

Bahkan jika dibiarkan tanpa pengobatan yang tepat, kurang gizi pada anak bisa sampai memengaruhi kecerdasan dan tumbuh kembangnya kelak.

Lalu, bagaimana cara membedakan anak kurus yang normal dan tidak normal?

mengawasi anak

Pasti Anda bertanya-tanya bagaimana caranya membedakan anak kurus yang memang normal, atau yang karena kondisi tertentu.

Nah, untuk mencari tahu hal ini, cara terbaik yang bisa Anda lakukan adalah berkonsultasi ke dokter spesialis gizi anak.

Nantinya dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk melihat kondisi fisik Anda secara menyeluruh.

Hal paling pertama yang biasa dilakukan dokter adalah melakukan pemeriksaan komposisi tubuh anak.

Pemeriksaan komposisi tubuh melibatkan pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar lengan atas, dan lain sebagainya.

Hasil pemeriksaan ini akan dicocokan dengan kurva pertumbuhan anak dari WHO.

Selain itu, dokter juga akan menilai kebiasaan makan anak Anda dan kondisi kesehatannya secara menyeluruh.

Dokter juga akan menanyakan riwayat kesehatan anak, apakah anak memiliki gangguan pencernaan tertentu atau kondisi medis lain yang mengganggu proses penyerapan nutrisinya.

Bila diperlukan, dokter juga akan melakukan pemeriksaan laboratorium untuk menentukan penyebab medis yang mungkin dialami anak.

Terutama jika anak Anda memiliki kebiasaan makan yang baik tetapi berat badannya tidak naik.

Cara orangtua membantu menaikkan berat badan anak

pola makan sehat anak berat badan ideal anak

Dengan asumsi anak Anda tidak memiliki masalah medis yang mendasarinya, cara paling mudah yang bisa dilakukan untuk membantu menaikkan berat badan anak adalah menambahkan asupan kalori.

Namun ingat, penambahan asupan kalori pada anak yang kurus ini juga harus diperhatikan baik-baik.

Pastikan Anda memberi asupan kalori dari makanan yang mengandung lemak sehat.

Hindari memberi makan makanan “junk food” dalam upaya menaikkan berat badan anak.

Selain lemak sehat, pastikan juga Anda memberikan makanan bergizi kepada anak yang mengacu kepada gizi seimbang seperti karbohidrat, protein, vitamin, mineral, serta serat.

Asupan probiotik dan omega-3 juga diperlukan untuk membantu menaikkan berat badan anak Anda yang terlalu kurus.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Was this article helpful for you ?

Artikel dari ahli dr. Raissa Edwina Djuanda, M. Gizi, Sp.GK.

Daftar Pantangan Makanan untuk Penderita Stroke

Penting bagi Anda untuk mematuhi berbagai pantangan makanan penderita stroke agar penyakit ini tidak kambuh lagi. Yuk, simak daftarnya di sini!

Ditulis oleh: dr. Raissa Edwina Djuanda, M. Gizi, Sp.GK.
pantangan makanan untuk penderita stroke

Alasan Rasa Susu Sapi Organik Lebih Manis dan Khas

Selain lebih alami, susu sapi organik juga punya citra rasa yang lebih khas dibanding susu sapi biasa, lho! Bagaimana rasanya? Yuk, cari tahu di sini.

Ditulis oleh: dr. Raissa Edwina Djuanda, M. Gizi, Sp.GK.
rasa susu organik lebih manis

3 Tips Cerdas Memilih Susu Organik Terbaik Buat Anak

Susu organik aman dan sehat untuk anak. Namun, supaya anak mendapatkan manfaat yang optimal, pastikan Anda tidak membeli produk organik sembarangan.

Ditulis oleh: dr. Raissa Edwina Djuanda, M. Gizi, Sp.GK.
memilih susu organik untuk anak

Yang juga perlu Anda baca

11 Hal yang Paling Sering Jadi Penyebab Gusi Bengkak

Ada banyak hal yang bisa jadi penyebab gusi bengkak dan terasa sakit. Mungkin salah satunya sedang Anda alami tanpa disadari.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Gigi dan Mulut 24 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit

7 Cara Menghadapi Anak Cengeng Tanpa Drama

Anak Anda suka merengek sepanjang hari dan mudah menangis untuk hal-hal yang sepele? Simak tips berikut untuk mengatasi anak cengeng.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 22 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

7 Ciri-Ciri pada Tubuh yang Menandakan Anda Kurang Asupan Makanan

Makan kurang dapat membuat berat badan Anda turun. Namun tak hanya itu, kurang asupan makanan juga dapat menunjukkan tanda-tanda lain.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Fakta Gizi, Nutrisi 22 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Benarkah Makan Buah Plum Bisa Melangsingkan Badan?

Buah plum kerap dijadikan camilan diet kemasan yang ramai dijajakan toko-toko online di media sosial. Namun, benarkah klaim tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Gladys Mangkuliguna
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 18 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit