Ingin berbagi cerita soal anak? Ikut komunitas Parenting sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Granuloma Umbilikalis, Benjolan Kecil di Area Pusar Si Kecil

Apa itu granuloma umbilikalis?|Tanda dan gejala granuloma umbilikalis|Penyebab granuloma umbilikalis|Pengobatan granuloma umbilikalis|Perawatan rumahan
Granuloma Umbilikalis, Benjolan Kecil di Area Pusar Si Kecil

Bayi baru lahir bisa mengalami kelainan pada area pusar setelah talinya lepas. Salah satunya adalah granuloma umbilikalis. Apakah kondisi ini umum terjadi atau berbahaya sehingga si kecil membutuhkan perawatan khusus? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Apa itu granuloma umbilikalis?

Tali pusar atau pusat adalah organ yang menghubungkan bayi ke plasenta selama masa kehamilan. Ini berfungsi untuk membawa nutrisi serta oksigen antara ibu dan bayi.

Saat lahir, tali pusar atau umbilikalis perlu dipotong dan menyisakan sebagian kecil tali di area pusar. Biasanya, sisa tali tersebut akan lepas dengan sendirinya dalam jangka waktu 1 – 2 minggu.

Namun, ada kalanya si kecil mengalami kondisi tertentu seperti granuloma umbilikalis walaupun Anda telah melakukan perawatan tali pusar bayi dengan sebaik-baiknya.

Mengutip dari National Health Service, granuloma umbilikalis adalah pertumbuhan jaringan yang berlebihan selama proses penyembuhan pusar.

Umumnya, kondisi ini akan terlihat seperti benjolan merah muda yang terbentuk karena peradangan atau infeksi.

Orangtua tidak perlu khawatir berlebihan karena granuloma umbilikalis adalah hal yang umum terjadi pada beberapa minggu pertama kehidupan si kecil.

Tak hanya itu saja, mengutip dari American Pediatric Surgical Association, sekitar 1 dari setiap 500 bayi yang lahir kemungkinan mengalami hal ini.

Tanda dan gejala granuloma umbilikalis

Sudah dijelaskan sedikit di atas bahwa granuloma merupakan benjolan kecil berwarna merah muda yang timbul pada area pusar bayi.

Berikut adalah gejala atau tanda lainnya dari granuloma umbilikalis yang mungkin akan anak rasakan, seperti:

  • benjolan timbul keluar,
  • iritasi ringan pada area sekitar pusar,
  • adanya lendir yang terasa lengket, serta
  • pusar mengeluarkan cairan bening atau kuning.

Biasanya, granuloma pada pusar bukanlah kondisi yang perlu Anda khawatirkan karena tidak mengakibatkan rasa sakit berlebih.

Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan anak mengalami infeksi pada area tersebut.

Berikut adalah gejala yang mungkin terjadi saat benjolan pada pusar mengalami infeksi, seperti:

  • rasa sakit serta ketidaknyamanan saat menyentuh pusar,
  • demam pada anak, sekaligus
  • pusar membengkak dan semakin kemerahan.

Kemungkinan masih ada gelaja atau tanda lainnya yang bisa saja muncul. Maka dari itu, Anda harus memberitahukan gejala dan segera bertemu dokter apalagi saat sudah mengalami infeksi.

Penyebab granuloma umbilikalis

Pada kebanyakan kasus, tali pusar bayi akan mengering dan lepas dengan sendirinya dalam beberapa minggu.

Akan tetapi, ada pula kemungkinan area sekitar pusar sedikit meradang atau infeksi sehingga menyebabkan terjadinya granuloma umbilikalis.

Ini juga bisa terjadi saat tali pusat belum benar-benar mengering dan membentuk granuloma atau jaringan parut kecil yang kemerahan.

Pengobatan granuloma umbilikalis

Sebenarnya, granuloma pada area pusar ini tidak menyakitkan atau pun perbahaya bagi si kecil. Perlu pula Anda ketahui bahwa ini bukan pertumbuhan kanker.

Ada kemungkinan dokter akan melakukan perawatan atau tindakan tertentu untuk mencegah pertumbuhan lebih lanjut serta infeksi lainnya.

Berikut adalah perawatan yang mungkin akan dokter lakukan apabila granuloma umbilikalis tidak juga kering dan hilang dengan sendirinya.

1. Menggunakan silver nitrate

Silver nitrate atau perak nitrat adalah bahan kimia yang umumnya akan dokter gunakan untuk pengobatan granuloma pusar.

Dokter akan mengoleskan bahan kimia yang bermanfaat untuk membakar atau memutus jaringan sehingga granuloma akan berhenti tumbuh sekaligus menyusut.

Tidak perlu khawatir karena tidak terdapat saraf pada jaringan granuloma pusar yang tumbuh.

2. Nitrogen cair

Berbeda dengan cara yang sebelumnya, dokter akan memanfaatkan nitrogen cair untuk menghilangkan jaringan granuloma.

Nitrogen cair akan membuat granuloma umbilikalis menjadi membeku sehingga lebih mudah terlepas.

3. Benang khusus bedah

Perawatan lainnya yang akan dokter lakukan untuk menghilangkan granuloma pusar adalah dengan benang bedah.

Ia akan mengikat bagian dasar, lalu memotong suplai darah ke jaringan granuloma sehingga akan terlepas dengan sendirinya.

4. Pembedahan

Ini merupakan tindakan terakhir yang akan dokter lakukan pada kasus tertentu. Ia akan menggunakan pisau bedah untuk mengangkat jaringan granuloma umbilikalis.

Semua prosedur yang mungkin akan dokter lakukan kemungkinan tidak akan memberikan rasa sakit pada si kecil. Pembedahan pun juga akan menggunakan prosedur sederhana.

Perawatan rumahan

Anda bisa mengikuti petunjuk dokter untuk merawat bayi dengan kondisi granuloma umbilikalis, seperti di bawah ini.

  • Sering mengganti popok untuk menjaga area pusar tetap bersih dan mempercepat penyembuhan.
  • Memosisikan popok berada di bawah pusar agar tidak lembap.
  • Bersihkan pusar dengan sabun dan air hangat apabila terkena kotoran.
  • Memandikan bayi dengan menggunakan handuk basah agar area pusar tetap kering.

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Umbilical care. (2021). Retrieved 7 April 2021, from https://raisingchildren.net.au/newborns/health-daily-care/hygiene-keeping-clean/umbilical-care#umbilical-granuloma-nav-title

Umbilical Granuloma in Babies. (2021). Retrieved 7 April 2021, from https://www.ruh.nhs.uk/patients/patients_leaflets/paediatrics/Umbilical_Granuloma_patient_info.pdf

Umbilical Cord Granuloma (Newborn). (2021). Retrieved 7 April 2021, from https://www.fairview.org/patient-education/511182EN

Umbilical Cord Care. (2021). Retrieved 7 April 2021, from https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/bathing-skin-care/Pages/Umbilical-Cord-Care.aspx

Conditions P – Z | American Pediatric Surgical Association. (2021). Retrieved 7 April 2021, from https://apsapedsurg.org/parents/learn-about-a-condition/p-z/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Atifa Adlina Diperbarui 29/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita